Investor kripto terus-menerus menghadapi dilema: stablecoin tradisional unggul dalam memindahkan nilai antar platform, tetapi menawarkan sedikit insentif bagi pengguna yang menyimpan modal diam. Buck Labs, sebuah perusahaan yang terdaftar di Kepulauan Cayman yang didirikan oleh Travis VanderZanden ( yang sebelumnya dari Bird, Lyft, dan Uber ), sedang berusaha untuk menciptakan solusi inovatif.

**Gambar logo Buck Labs**
Perusahaan ini berfokus pada pengembangan protokol keuangan terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna mendapatkan imbal hasil dari aset yang tidak aktif, sekaligus memudahkan transfer nilai secara efisien dan aman.
**Misi mereka adalah mengubah cara orang memanfaatkan aset digital mereka dan mendorong adopsi luas dari teknologi blockchain.**
### Fitur Utama Buck Labs:
- **Imbal hasil untuk aset yang tidak aktif**
- **Transfer nilai yang cepat dan biaya rendah**
- **Keamanan dan transparansi tingkat tinggi**
- **Integrasi dengan berbagai platform blockchain**
Dengan inovasi ini, Buck Labs berharap dapat mengatasi kekurangan stablecoin tradisional dan memberikan insentif nyata kepada pengguna untuk tetap berpartisipasi aktif dalam ekosistem keuangan digital.
**Perusahaan ini juga bermitra dengan berbagai platform dan pengembang untuk memperluas jangkauan dan fungsionalitas layanan mereka.**
Kesimpulannya, Buck Labs berusaha menjadi pelopor dalam dunia keuangan terdesentralisasi, menawarkan solusi yang menguntungkan bagi pengguna dan mendorong pertumbuhan ekosistem blockchain secara keseluruhan.