Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Gubernur Bank Korea, Shin Seong-sung, dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perencanaan dan Keuangan, Choo Kyung-hwa, mengirimkan sinyal kolaborasi kebijakan
Bank Sentral Korea (Bank of Korea) Presiden Shin Hyun-sung akan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perencanaan dan Keuangan Choo Kyung-ho pada tanggal 23, tiga hari setelah menjabat, untuk bertukar pandangan tentang situasi ekonomi domestik dan internasional. Pertemuan awal antara pejabat kebijakan moneter yang baru dan pejabat kebijakan ekonomi ini menarik perhatian apakah akan menjadi awal dari kerjasama kebijakan.
Menurut Bank Korea, Presiden Shin diperkirakan akan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Choo pada 23 April 2026. Diketahui bahwa pertemuan ini lebih menitikberatkan pada ucapan selamat dari Wakil Perdana Menteri Choo kepada Presiden Shin atas pelantikannya dan saling menyampaikan salam. Dijelaskan bahwa ini bukanlah forum untuk langsung membahas isu-isu spesifik seperti suku bunga acuan atau langkah-langkah penanganan ekonomi.
Namun, pertemuan antara Presiden Bank Korea dan Wakil Perdana Menteri memiliki makna simbolis yang cukup besar. Bank Korea bertanggung jawab atas kebijakan moneter seperti suku bunga dan likuiditas, sementara pemerintah menjalankan kebijakan fiskal melalui anggaran, sistem pajak, dan langkah-langkah ekonomi tambahan. Semakin kompleks lingkungan ekonomi, semakin penting untuk mengurangi perbedaan persepsi antara kedua pilar utama ini dan menyelaraskan arah kebijakan. Pertemuan ini juga dapat dilihat sebagai konfirmasi terhadap sistem kerjasama tersebut.
Melihat kondisi ekonomi terkini, kebutuhan untuk komunikasi semacam ini semakin meningkat. Dalam negeri, perlu memperhatikan kecepatan pemulihan permintaan domestik, tren harga, dan beban utang keluarga; sementara di luar negeri, menghadapi berbagai variabel seperti perubahan kebijakan moneter negara utama, nilai tukar, dan kondisi perdagangan. Pertemuan langsung antara Presiden bank sentral dan pejabat ekonomi pemerintah segera setelah pelantikan, serta berbagi gambaran umum tentang situasi ekonomi, dapat diartikan sebagai sinyal kepada pasar bahwa ketidakpastian yang tidak perlu akan dikurangi.
Meskipun pertemuan ini tidak secara langsung menandai perubahan kebijakan, kemungkinan besar menjadi momen pertama untuk mengukur sejauh mana sistem baru Presiden Bank Korea dan tim ekonomi pemerintah berbagi kesadaran terhadap isu-isu tertentu. Gerak langkah semacam ini bisa menjadi awal dari sinyal bahwa otoritas akan melakukan negosiasi yang lebih erat terkait keputusan suku bunga, langkah penanganan ekonomi, dan stabilitas pasar keuangan di masa depan.