Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Investor asing mencatat rekor penjualan saham domestik terbesar dalam risiko Timur Tengah
Seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, investor asing secara rekord besar menjual bersih saham domestik pada Maret 2026, dan investasi obligasi juga berbalik menjadi penarikan bersih setelah lima bulan.
Berdasarkan “Perkembangan Investasi Sekuritas Asing Maret 2026” yang dirilis oleh Badan Pengawasan Keuangan pada tanggal 16, asing menjual bersih saham listed domestik sebesar 43,505 triliun won bulan lalu. Ini lebih dari dua kali lipat dari jumlah penjualan bersih sebesar 19,558 triliun won pada Februari. Menurut pasar, di pasar Bursa Korea, asing menjual bersih sebesar 43,888 triliun won, sementara di pasar Kosdaq, mereka membeli bersih sebesar 3,84 triliun won. Ini menunjukkan bahwa modal asing terutama keluar dari pasar Bursa Korea yang didominasi saham besar.
Fenomena pelepasan yang membesar ini diartikan sebagai dampak dari kenaikan harga minyak internasional akibat perang di Timur Tengah dan penguatan psikologi pengurangan aset berisiko. Ketika ketidakstabilan geopolitik meningkat, investor global cenderung beralih ke aset yang dianggap relatif aman, dan dalam proses ini pasar saham domestik juga terkena dampaknya secara langsung. Dari segi wilayah, hanya Timur Tengah yang menunjukkan pembelian bersih sebesar 200 miliar won, sementara Eropa mencatat penjualan bersih terbesar sebesar 26,4 triliun won. Selanjutnya, Amerika mencatat penjualan bersih sebesar 9,8 triliun won, dan Asia sebesar 5,6 triliun won, menunjukkan volume arus keluar yang besar. Dari segi negara, Qatar melakukan pembelian bersih sebesar 500 miliar won, Kepulauan Cayman 300 miliar won, sementara Inggris menjual bersih sebesar 16,3 triliun won, dan AS sebesar 9,5 triliun won, menunjukkan performa yang menonjol.
Jumlah saham listed domestik yang dimiliki oleh asing juga menurun secara signifikan. Berdasarkan data akhir Maret, jumlah kepemilikan mencapai 1576,2 triliun won, berkurang sebesar 449,4 triliun won dari sebulan sebelumnya. Dalam total kapitalisasi pasar, proporsi kepemilikan asing juga turun menjadi 30,7%. Proporsi kepemilikan asing dianggap sebagai indikator utama yang mengukur permintaan dan penawaran di pasar saham domestik serta tren nilai tukar, dan penurunan proporsi ini diartikan sebagai sinyal bahwa psikologi investasi terhadap pasar Korea menyusut.
Suasana pasar obligasi juga serupa. Investor asing bulan lalu melakukan pembelian bersih obligasi listed sebesar 5,442 triliun won, tetapi karena pelunasan jatuh tempo dan penarikan kembali sebesar 16,359 triliun won, secara keseluruhan terjadi penarikan bersih sebesar 10,916 triliun won. Penarikan bersih berarti dana yang kembali karena jatuh tempo atau alasan lain lebih besar daripada investasi baru. Dari segi wilayah, hanya Amerika yang melakukan investasi bersih sebesar 900 miliar won, sementara Asia melakukan penarikan kembali bersih sebesar 7 triliun won, dan Eropa sebesar 3,4 triliun won. Dari segi jenis, obligasi pemerintah sebesar 6,8 triliun won dan obligasi stabilitas mata uang sebesar 2,2 triliun won semuanya tercatat sebagai penarikan kembali bersih. Berdasarkan data akhir Maret, total kepemilikan obligasi listed oleh asing mencapai 323,799 triliun won, yang mewakili 11,6% dari total saldo obligasi listed.
Modal asing di pasar saham dan obligasi menunjukkan karakter yang sensitif terhadap variabel eksternal yang berfluktuasi. Oleh karena itu, jika situasi di Timur Tengah, harga minyak internasional, nilai tukar won/USD, dan arah kebijakan moneter utama negara-negara besar tidak stabil dalam jangka pendek, volatilitas modal asing kemungkinan besar akan berlanjut. Tren ini berpotensi memicu penyesuaian harga di pasar keuangan domestik, ketidakstabilan nilai tukar, dan penurunan psikologi investasi, sehingga penting untuk memantau indikator terkait secara bersamaan.