Rencana valuasi Tether sebesar 500 miliar dolar AS terhambat? Target pendanaan menyusut menjadi 50 miliar dolar AS

GateNews
BTC0,6%

Menurut laporan dari Financial Times Inggris, penerbit stablecoin USDT, Tether, telah menarik kembali rencana pendanaan yang sebelumnya diinterpretasikan oleh pihak luar sebagai “hingga 20 miliar dolar AS”. CEO Tether Paolo Ardoino menyatakan bahwa valuasi sebesar 500 miliar dolar AS yang disebutkan oleh pihak luar bukanlah target tetap perusahaan, melainkan hanya kisaran harga tertinggi secara teoritis.

Beberapa orang yang mengetahui situasi tersebut mengungkapkan bahwa setelah reaksi dari calon investor yang cenderung konservatif, tim penasihat Tether (termasuk institusi seperti Cantor Fitzgerald) telah menyarankan agar skala pendanaan aktual dikurangi menjadi sekitar 5 miliar dolar AS. Negosiasi terkait masih berlangsung, tetapi jumlah saham yang akan dijual akhir belum dipastikan, dan beberapa internal tetap berhati-hati terhadap potensi dilusi kepemilikan.

Sejak September 2025, telah dilaporkan bahwa Tether sedang melakukan kontak awal dengan berbagai pihak, mempertimbangkan untuk mengumpulkan dana eksternal melalui penerbitan saham baru, bukan menjual saham yang ada. Latar belakang meningkatnya diskusi ini terkait dengan semakin jelasnya legislasi stablecoin di Amerika Serikat dan keberhasilan pesaing utama, Circle, yang berhasil masuk pasar melalui IPO. Namun, beberapa lembaga tetap berhati-hati terhadap potensi risiko kepatuhan dan regulasi yang dihadapi Tether.

Secara operasional, laba Tether pada tahun 2025 menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Ardoino menyebutkan bahwa penurunan ini disebabkan oleh kinerja Bitcoin yang lemah pada kuartal sebelumnya, serta peningkatan alokasi aset bergejolak tinggi seperti Bitcoin dan emas, yang juga menyebabkan peringkat cadangan mereka diturunkan ke tingkat terendah oleh S&P Global Ratings.

Meskipun menghadapi tantangan, USDT tetap kokoh di posisi inti pasar stablecoin, dengan kapitalisasi pasar terbaru lebih dari 185 miliar dolar AS. Sementara itu, Tether terus menambah kepemilikan emas dalam beberapa bulan terakhir, dan selama periode kenaikan harga logam mulia ini, perusahaan memperoleh sekitar 8 hingga 10 miliar dolar AS dalam laba buku.

Seiring perubahan regulasi, sentimen pasar, dan lingkungan modal, langkah pendanaan berikutnya dari raksasa stablecoin ini akan tetap menjadi perhatian utama seluruh industri kripto.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Tether Meluncurkan Dompet Non-Kustodian yang Mendukung Transfer Lintas-Chain Tanpa Biaya Gas dan Alamat Berformat Email

Tether meluncurkan Tether Wallet, sebuah dompet non-penahanan untuk aset digital, pada 14 April. Dompet ini memungkinkan pengguna mentransfer aset lintas blockchain tanpa token gas terpisah dan mendukung alamat yang ramah pengguna. Tether Wallet menekankan kontrol pengguna atas kunci privat dan bertujuan untuk meningkatkan transaksi digital bagi miliaran orang.

GateNews28menit yang lalu

Tether Meluncurkan Dompet Self-Custodial dengan Alamat yang Dapat Dibaca dan Tanpa Kebutuhan Token Gas

Tether telah meluncurkan tether.wallet, sebuah dompet digital self-custodial yang mudah digunakan untuk menyederhanakan transaksi dengan pengidentifikasi yang mudah dibaca dan menghilangkan kebutuhan akan token jaringan terpisah untuk biaya gas. Mula-mula mendukung USDT, XAU₮, dan Bitcoin, dompet ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas bagi pengguna.

GateNews5jam yang lalu

Tether Meluncurkan Dompet Multirantai Self-Custodial Menggunakan Open-Source WDK

Tether meluncurkan dompet self-custodial bernama “People's Wallet”, dengan fokus pada inklusi keuangan dan kemudahan penggunaan. Dompet ini mendukung mata uang kripto seperti USDT, Bitcoin, dan XAUT, dengan tujuan menyederhanakan transaksi serta menghapus perantara.

GateNews10jam yang lalu

Penerbit Tether USDT meluncurkan dompet kripto Tether.wallet! Lihat tiga fitur utama sekaligus

Tether meluncurkan dompet digital self-custody bernama “tether.wallet”, yang menandai ekspansi besar mereka kepada pengguna akhir. Dompet ini menyederhanakan proses transfer, memungkinkan pengguna membayar biaya transaksi langsung menggunakan aset, serta menekankan kontrol penuh pengguna atas kunci privat. Produk ini bertujuan untuk mendorong inklusi keuangan, terutama bagi mereka yang belum terlayani oleh sistem keuangan tradisional.

ChainNewsAbmedia11jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar