Jaksa Agung New York kritik RUU stablecoin GENIUS: Perlindungan konsumen tidak memadai

Jaksa Agung Negara Bagian New York Letitia James dan empat jaksa distrik di negara bagian itu baru-baru ini mengirim surat kepada sejumlah anggota parlemen Demokrat, mengkritik Undang-Undang Stablecoin GENIUS, yang ditandatangani oleh Trump tahun lalu, karena memiliki kelemahan besar dalam perlindungan konsumen, terutama tidak mengharuskan penerbit stablecoin untuk mengembalikan dana curian jika terjadi pencurian.

Surat tersebut menamai Tether (USDT) dan Circle (USDC), dengan alasan bahwa dua penerbit stablecoin utama masih dapat menghasilkan pendapatan bunga atas aset terkait setelah dana dicuri, sementara korban tidak memiliki saluran bantuan yang efektif. Jaksa New York menunjukkan bahwa meskipun RUU tersebut memberikan stablecoin “dukungan legitimasi” yang lebih tinggi, itu tidak secara bersamaan memperkuat persyaratan peraturan utama seperti pendanaan kontra-terorisme, anti pencucian uang, dan pencegahan penipuan kripto.

Undang-Undang GENIUS saat ini memasuki fase implementasi konkretnya, mengharuskan stablecoin untuk sepenuhnya dicadangkan dalam dolar AS atau aset yang sangat likuid dan melakukan audit tahunan emiten dengan kapitalisasi pasar lebih dari $50 miliar. Namun, jaksa New York percaya langkah-langkah ini masih tidak cukup untuk mengatasi penggunaan stablecoin yang meluas dalam aliran dana ilegal.

Menurut data Chainalysis, sekitar 84% transaksi kripto ilegal pada tahun 2025 melibatkan stablecoin, dan New York telah menyerukan penguatan lebih lanjut kerangka peraturan untuk melindungi hak-hak konsumen dengan lebih baik.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Tether Membukukan Laba Kuartal I Senilai $1,04 miliar, Cadangan Berlebih Mencapai Rekor $8,23 miliar

Menurut The Block, Tether mempublikasikan atestasi Q1 2026 pada Jumat, mencatat profit bersih $1,04 miliar dan mencapai rekor excess reserves sebesar $8,23 miliar per 31 Maret. Audit independen oleh BDO menunjukkan cadangan penerbit stablecoin tersebut tetap sangat terkonsentrasi pada instrumen berdurasi pendek, hig

GateNews36menit yang lalu

Anchorage Digital Mengajukan Komentar tentang Rangka Regulasi Stablecoin dalam UU GENIUS

Menurut ChainCatcher, Anchorage Digital mengajukan komentar kepada U.S. Office of the Comptroller of the Currency (OCC) terkait implementasi GENIUS Act, yang menguraikan usulan regulasinya untuk stablecoin. Sebagai penerbit stablecoin berizin federal pertama, Anchorage Digital saat ini menerbitkan sta

GateNews5jam yang lalu

Kepemilikan Emas Tether Hampir 19,8 Miliar Dolar AS Setelah Pembelian Kuartal Pertama Sebanyak 6 Ton

Berdasarkan laporan triwulanan, Tether mengakhiri bulan Maret dengan 132 ton emas senilai sekitar $19,8 miliar, setelah membeli lebih dari 6 ton pada kuartal pertama 2026. Perusahaan ini juga mengambil saham di dealer logam mulia berbasis AS Gold.com pada Februari, sehingga membentuk emas senilai $100 juta

GateNews5jam yang lalu

Tether Memposting Laba Kuartal 1 Sebesar $1,04 Miliar karena Cadangan Mencapai Rekor $8,23 Miliar

Tether mempublikasikan penegasan (attestation) Q1 2026 pada Jumat, mencatat laba bersih sebesar $1,04 miliar dengan cadangan berlebih mencapai rekor $8,23 miliar, menurut audit independen oleh BDO. Total aset penerbit stablecoin tersebut berada di $191,7 miliar per 31 Maret, dengan liabilitas sebesar $183,5 miliar, pri

GateNews6jam yang lalu

Tether Membukukan Laba Kuartal 1 Senilai $1,04B karena Cadangan Mencapai Rekor $8,23B

Berdasarkan sebuah attestation yang disiapkan oleh firma akuntansi independen BDO, Tether membukukan laba bersih sebesar 1,04 miliar dolar AS untuk Q1 2026, dengan cadangan berlebih mencapai rekor 8,23 miliar dolar AS per 31 Maret. Cadangan perusahaan masih terkonsentrasi pada instrumen likuid berkualitas tinggi dengan durasi singkat, termasuk sebuah

GateNews12jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar