BNB (sebelumnya Binance Coin) terus mengalami tekanan jual yang berat saat harga turun di bawah level 750 USD pada hari Senin, di tengah pasar kripto global yang tenggelam dalam merah. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan Bitcoin (BTC) yang diperdagangkan di bawah 75.000 USD, meningkatkan sentimen menghindari risiko di kalangan investor. Perkembangan ini memicu likuidasi besar-besaran dan juga membawa struktur pasar derivatif ke kondisi negatif. Dari sudut pandang teknikal, prospek jangka pendek BNB sangat bergantung pada area Fibonacci retracement sekitar 735 USD – yang dianggap sebagai level support penting dan berperan dalam menahan risiko harga terus menurun.
Data dari CoinGlass menunjukkan bahwa open interest (OI) di pasar futures BNB telah menurun lebih dari 6% dalam 24 jam terakhir, menjadi sekitar 1,15 miliar USD. Perkembangan ini mencerminkan penyusutan posisi terbuka secara signifikan, sekaligus menunjukkan bahwa sentimen “risk-off” sedang mendominasi pasar.
Yang menarik, posisi long yang dilikuidasi dalam periode yang sama mencapai 4,65 juta USD, jauh melampaui angka kecil 313.090 USD di sisi berlawanan. Ini menunjukkan tekanan jual yang meningkat pesat, menghapus harapan kenaikan harga dan memaksa investor untuk bermain aman.
Data tentang produk derivatif BNB | Sumber: CoinGlass## Prospek teknikal: Apakah harga BNB bisa turun ke 620 USD?
BNB terus mengalami tekanan jual saat turun lebih dari 1% pada hari Senin, memperpanjang rangkaian penurunan selama empat hari dengan total penurunan lebih dari 16%. Saat ini, token Binance ini diperdagangkan jauh lebih rendah dibandingkan dua moving average penting: EMA 50 hari di sekitar 881 USD dan EMA 200 hari di 880 USD. Menariknya, kedua EMA ini berpotensi membentuk pola “Death Cross” – sinyal teknikal yang biasanya menandakan tren penurunan kuat ketika garis rata-rata jangka pendek memotong ke bawah garis jangka panjang.
Indikator momentum juga memperkuat skenario negatif. MACD tetap berada di bawah garis sinyal, sementara histogram membesar ke zona negatif, menunjukkan kecepatan penurunan yang semakin meningkat. Selain itu, RSI turun ke level 23, secara resmi memasuki wilayah oversold, mencerminkan tekanan jual masih mendominasi.
Grafik harian BNB/USDT | Sumber: TradingView
Gelombang penjualan saat ini membawa BNB untuk menguji support jangka pendek di level Fibonacci retracement 61,8%, sekitar 735 USD, yang diukur dari dasar bulan 2/2025 di 500 USD hingga puncak bulan 10/2025 di 1.375 USD. Dalam skenario negatif, jika BNB menutup hari di bawah 735 USD, support berikutnya bisa berada di level Fibonacci 78,6% sekitar 620 USD.
Sebaliknya, untuk melemahkan tren penurunan jangka pendek, BNB perlu pulih dan bertahan di atas area Fibonacci retracement 50% di 829 USD, membuka peluang untuk menstabilkan kembali struktur harga.
Artikel Terkait
BNB Menahan $600 saat Hard Fork Semakin Dekat dan Bidik Terobosan
BNB Memegang $600 saat Hard Fork Mendekat dan Mengincar Breakout
Token Meme B BNB Chain Melonjak Memecahkan $325M Kapitalisasi Pasar, Naik 155% dalam 24 Jam
BNB Memegang $600 saat Hard Fork Akan Segera Hadir dan Mengincar Terobosan
BNB Menahan $600 saat Hard Fork Makin Dekat dan Menargetkan Kenaikan Breakout
Claw Intelligence Bermitra dengan Block Sec Arena untuk Memperkuat Keamanan BNB Chain