Bitcoin menembus kuat di atas 90.000 dolar AS, konflik Rusia-Ukraina meningkat dan mendorong harga minyak naik, pasar kripto mengikuti penguatan secara bersamaan

BTC1,14%
ETH-0,26%
XRP0,14%
SOL1,29%

Dalam latar belakang ketegangan geopolitik yang kembali meningkat, harga Bitcoin mengalami kenaikan yang signifikan. Seiring prospek kesepakatan damai Rusia-Ukraina kembali melemah, harga minyak internasional menguat, dan ekspektasi safe haven serta inflasi meningkat secara bersamaan, mendorong Bitcoin (BTC) menembus batas 90.000 USD secara kuat pada hari Senin, menjadi indikator penting dalam pasar kripto.

Data menunjukkan bahwa kenaikan Bitcoin hari itu lebih dari 2%, berhasil menembus angka bulat 90.000 USD, secara signifikan meningkatkan sentimen pasar. Dipicu oleh Bitcoin, aset kripto utama secara keseluruhan menguat, dengan Ethereum, XRP, dan Solana serta altcoin utama lainnya mencatat kenaikan lebih dari 3%, kapitalisasi pasar kripto secara bersamaan pulih, dan preferensi risiko jangka pendek membaik.

Sementara itu, pasar energi tradisional juga mengalami fluktuasi. Terpengaruh oleh peningkatan konflik Rusia-Ukraina, kekhawatiran pasokan minyak mentah meningkat, dan harga minyak internasional terus rebound. Harga minyak mentah West Texas Intermediate naik di atas 57 USD per barel, dan minyak Brent juga naik mendekati 60 USD. Pasar secara umum percaya bahwa jika risiko geopolitik terus berkembang, harga energi masih memiliki ruang untuk naik lebih jauh, yang akan memperburuk tekanan inflasi global.

Di pasar saham, karena mendekati liburan akhir tahun, aktivitas pasar global secara keseluruhan cenderung tenang, dan pasar saham Asia menunjukkan kehati-hatian. Di antaranya, indeks saham gabungan Korea Selatan mengalami kenaikan melawan tren didorong oleh sektor chip, menunjukkan bahwa dana masih mencari peluang pasti secara struktural.

Dalam hal konflik geopolitik, operasi militer terbaru Rusia dan Ukraina semakin melemahkan ekspektasi terhadap kesepakatan damai. Infrastruktur energi utama rusak, membuat pasar kembali menilai ulang dampak perang terhadap pasokan energi global dan stabilitas ekonomi jangka panjang. Meski pemimpin negara terkait sempat mengeluarkan sinyal positif, situasi nyata tetap membuat pasar tetap waspada tinggi.

Dalam kondisi ini, Bitcoin kembali dipandang sebagai aset penting untuk melindungi terhadap ketidakpastian makro dan risiko inflasi. Dengan harga minyak yang naik, risiko geopolitik yang meningkat, dan ekspektasi daya beli fiat yang tertekan, tren harga Bitcoin semakin terkait dengan faktor makro. Dalam jangka pendek, apakah BTC dapat mempertahankan batas 90.000 USD akan menjadi poin pengamatan utama dalam menilai kelanjutan tren pasar kripto.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Seekor Paus Bitcoin Mengirim $20M dalam BTC ke Binance, Menuding Kemungkinan Penjualan

Sebuah paus bitcoin memindahkan 300 BTC senilai lebih dari $20 juta ke Binance, memicu spekulasi tentang kemungkinan penjualan. Meskipun demikian, dompet tersebut masih memegang 200 BTC, yang saat ini bernilai sekitar $13,8 juta, sehingga menunjukkan bahwa pemiliknya mungkin mengalami kerugian.

CryptoNewsFlash1jam yang lalu

Seorang Penambang Solo Bitcoin Mengambil Imbalan Blok $210K dalam Kemenangan Langka di CKpool

Seorang penambang Bitcoin solo yang menggunakan CKpool meraih keberhasilan langka, memecahkan sebuah blok dan memperoleh 3,139 BTC senilai sekitar $210,000, meskipun menjalankan pengaturan yang sederhana sebesar 230 TH/s, yang memiliki peluang sukses 1 banding 28.000 setiap hari.

CryptoNewsFlash1jam yang lalu

Bitcoin Mematahkan $72K saat $280M Likuidasi Bear Menguji Gencatan Rapuh

Bitcoin mengalami kenaikan tajam intraday pada hari Selasa, naik sekitar 6% dalam waktu empat jam karena selera risiko membaik seiring dengan reli yang lebih luas di ekuitas global setelah kabar adanya gencatan senjata dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran. Lonjakan harga yang cepat bertepatan dengan gelombang likuidasi i

CryptoBreaking2jam yang lalu

BTC turun 0,62% dalam 15 menit: arus masuk bersih bursa makin meningkat, dan resonansi antara arbitrase jangka pendek memicu gejolak

9 April 2026 pukul 18:00 hingga 18:15 (UTC), imbal hasil harga BTC tercatat -0,62%, ditutup pada kisaran 71857,8 hingga 72375,1 USDT, dengan amplitudo 0,72%. Perhatian pasar terlihat signifikan, volatilitas meningkat, dan dana beredar dengan cepat dalam waktu singkat. Secara keseluruhan, suasana pasar cenderung lebih berhati-hati. Dorongan utama untuk pergerakan kali ini adalah peningkatan arus masuk bersih BTC di bursa selama jendela pergerakan: arus masuk bersih 10 menit mencapai 755,92 BTC, yang mencerminkan sebagian investor memilih untuk memindahkan dana ke bursa saat volatilitas terjadi guna mencari peluang arbitrase

GateNews3jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar