Peluncuran Roket dari Lebanon Menewaskan Wanita Israel di Utara Israel

(MENAFN) Seorang perempuan asal Israeli tewas pada hari Selasa di Israel utara setelah sebuah roket yang ditembakkan dari Lebanon menghantam wilayah tersebut, demikian menurut laporan. Sirene peringatan serangan udara berbunyi di seluruh Galilea saat rentetan proyektil diluncurkan.

Sirene yang memberi peringatan adanya serangan rudal dan roket dipicu di Galilea Atas, termasuk Hulata dan Yesud HaMa’ala, sementara peringatan tambahan dilaporkan di Galilea Panhandle dan wilayah seperti Margaaliot, Kiryat Shmona, serta permukiman di sekitarnya.

Layanan darurat nasional Israel MDA mengonfirmasi bahwa seorang perempuan mengalami luka kritis dalam serangan tersebut dan kemudian dinyatakan meninggal. Dua orang lainnya mengalami luka ringan.

Sekitar 30 proyektil menargetkan Galilea Atas, dengan sebagian besar mendarat di area terbuka, menurut laporan.

Hezbollah telah meluncurkan serangan roket berulang ke Israel sejak awal Maret, sementara Israel telah merespons dengan serangan udara dan operasi ofensif darat di Lebanon selatan di tengah konflik regional yang makin meningkat. Otoritas Lebanon melaporkan bahwa setidaknya 1.039 orang telah tewas dan 2.876 orang mengalami luka akibat serangan Israel sejak 2 Maret.

Secara terpisah, tujuh orang mengalami luka di Bnei Brak setelah serpihan dari rudal tipe klaster jatuh, menyebabkan kerusakan besar pada sebuah bangunan tempat tinggal. Seorang individu lain mengalami luka sedang di Petah Tikva, dekat Tel Aviv, setelah puing menghantam sebuah bangunan.

MENAFN25032026000045017640ID1110903938

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan