Mengapa Nvidia Bisa Menjadi Saham AI Terbaik yang Perlu Dipantau pada 2026

Lomba untuk supremasi kecerdasan buatan masih jauh dari selesai. Sementara para hyperscaler telah menyelesaikan investasi modal besar mereka di tahun 2025, mereka sudah memberi sinyal kepada pasar bahwa pada tahun 2026 akan ada pengeluaran yang lebih agresif lagi untuk infrastruktur komputasi. Bagi investor yang mencari saham AI terbaik untuk memanfaatkan tren ini, melacak perusahaan yang berada di pusat pembangunan ini menjadi sangat penting. Nvidia muncul sebagai salah satu kandidat terkuat yang patut dipantau, dan kondisi pasar saat ini mungkin menawarkan titik masuk yang menarik untuk prediksi saham AI terbaik yang potensial.

Krisis Pasokan yang Mengubah Bentuk Pasar

Narasi tentang dominasi pasar Nvidia telah berubah secara dramatis. Kritikus menunjuk pada munculnya kompetisi dari AMD, chip kustom dari perusahaan seperti Amazon dan Broadcom, dan menyarankan bahwa kendali Nvidia mulai melemah. Namun kenyataannya menunjukkan cerita yang berbeda.

Dalam panggilan pendapatan terakhirnya, CEO Nvidia Jensen Huang mengakui secara mencolok: perusahaan benar-benar kehabisan GPU cloud. Meskipun produksi telah ditingkatkan ke kapasitas maksimum, Nvidia tidak dapat memenuhi permintaan pasar saat ini. Kendala ini memaksa penyedia cloud utama untuk mencari sumber daya komputasi dari pemasok alternatif—bukan karena pilihan, tetapi karena kebutuhan. Mereka lebih memilih menunggu chip Nvidia, tetapi beberapa kemampuan komputasi lebih baik daripada tidak sama sekali.

Keterbatasan pasokan ini sebenarnya memperkuat posisi kompetitif Nvidia. Ini menunjukkan bahwa permintaan jauh melebihi pasokan, dan solusi kompetitor mengisi kekosongan tersebut daripada menggantikan teknologi Nvidia. Ini adalah kebalikan dari ancaman pangsa pasar—ini adalah cerita pertumbuhan pasar.

Peluang Besar dengan Ruang untuk Banyak Pemenang

Pasar yang dapat dijangkau untuk perangkat keras komputasi AI sangat besar skala-nya. Pengeluaran modal pusat data global saat ini mencapai sekitar 600 miliar dolar AS pada tahun 2025. Proyeksi analis menunjukkan angka ini bisa membengkak menjadi 3 triliun hingga 4 triliun dolar setiap tahun pada tahun 2030. Itu adalah ekspansi sepuluh kali lipat dalam jangka waktu lima tahun.

Dalam pasar sebesar ini, kompetisi dari AMD, Broadcom, Amazon, dan lainnya tidak selalu mengancam Nvidia. Sebaliknya, ini menandakan bahwa pembangunan infrastruktur AI nyata dan semakin cepat. Banyak vendor dapat berkembang ketika total pasar yang dapat dijangkau sebesar ini. Tantangan Nvidia bukanlah mempertahankan pangsa pasar terhadap pesaing—melainkan mengikuti permintaan.

Pertanyaan penting bukanlah apakah Nvidia akan menghadapi kompetisi. Melainkan apakah pengeluaran AI global akan terus meningkat hingga 2026 dan seterusnya. Semua indikator saat ini menunjukkan bahwa hal itu akan terjadi.

Valuasi Menunjukkan Potensi Kenaikan

Setelah koreksi pasar terakhir pada saham AI, Nvidia telah turun sekitar 15% dari puncaknya. Saham ini kini diperdagangkan sekitar 23 kali laba yang diproyeksikan untuk tahun depan—sebuah valuasi yang tampak wajar untuk perusahaan dalam fase pertumbuhan tinggi.

Ketika pertumbuhan diperkirakan akan berlanjut selama bertahun-tahun setelah 2026, dan ketika kendala pasokan menunjukkan bahwa perusahaan kemungkinan dapat tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan konsensus saat ini, harga ini menjadi menarik. Valuasi ini tidak mencerminkan euforia atau multipel yang tidak berkelanjutan. Ini mencerminkan penilaian yang berhati-hati terhadap posisi strategis perusahaan.

Risikonya tentu ada: jika hyperscaler tiba-tiba memangkas pengeluaran pusat data mereka, cerita pertumbuhan Nvidia akan menghilang. Tetapi bukti yang ada menunjukkan bahwa skenario sebaliknya lebih mungkin terjadi.

Mengapa Ini Bisa Menjadi Cerita Saham AI Terbaik 2026

Prediksi saham AI terbaik untuk 2026 kemungkinan besar bergantung pada apakah ledakan infrastruktur kecerdasan buatan akan terus berlanjut. Dominasi Nvidia dalam teknologi GPU, dikombinasikan dengan kendala pasokan yang mencegahnya memenuhi permintaan saat ini, menciptakan dinamika yang unik.

Perusahaan ini bukan kehilangan pangsa pasar kepada pesaing—melainkan terbatas oleh pasokan di saat pertumbuhan permintaan yang sangat pesat. Valuasinya cukup wajar untuk trajektori pertumbuhannya. Dan total pasar untuk produknya berkembang ke skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Faktor-faktor ini bersatu menjadikan Nvidia sebuah tesis menarik untuk 2026. Meskipun tidak ada saham yang menjamin kinerja luar biasa, konvergensi keunggulan pasokan, pertumbuhan pasar yang besar, dan valuasi yang masuk akal menciptakan kondisi di mana Nvidia berpotensi memberikan pengembalian yang berarti bagi investor yang bersedia bertindak saat pasar sedang lesu saat ini.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)