Keuntungan 264%: Apa yang Terjadi pada Investor Emas dari Krisis 2008

Ketika krisis keuangan melanda pada tahun 2008, kebanyakan orang tidak memikirkan untuk membeli aset—mereka berjuang untuk bertahan hidup. Pasar saham anjlok hampir 40%, dan rumah tangga menyaksikan triliunan menguap. Tapi ada satu aset yang diam-diam menjadi pembangun kekayaan: emas.

Perjalanan Harga Emas Sejak 2008

Saat itu, harga emas dipatok murah sekitar $924 per ons. Melompat ke pertengahan 2025, dan satu ons yang sama bernilai sekitar $3.359. Itu lebih dari tiga kali lipat peningkatan nilainya.

Tentu saja, itu tidak berjalan lurus ke atas. Pada akhir 2015, emas sempat turun ke $1.060—hampir sama dengan titik awalnya di 2008, membuat banyak investor cemas. Tapi kesabaran membuahkan hasil. Logam mulia ini melakukan pemulihan yang luar biasa, naik secara stabil selama dekade berikutnya dengan hanya sedikit gangguan di sepanjang jalan.

Hitung-Hitung: Berapa Nilai $924 Investasi Anda Sekarang

Bayangkan Anda memberanikan diri membeli satu ons emas saat titik terendah krisis: $924 yang diinvestasikan pada 2008 akan bernilai sekitar $3.359 hari ini—keuntungan 264% selama 17 tahun.

Kalikan sedikit. Jika Anda membeli 10 ons seharga $9.240, nilai saat ini sekitar $33.590. Tidak buruk untuk investasi yang banyak orang anggap usang.

Emas Masih Masuk Akal Sebagai Lindung Nilai

Tentu, Anda tidak bisa membeli emas lagi di $924 sekarang. Tapi itu tidak membuatnya tidak relevan sebagai investasi hari ini.

Emas berfungsi sebagai penyeimbang portofolio—terutama saat saham menjadi tidak stabil atau ketidakpastian ekonomi meningkat. Nilainya tidak berkorelasi dengan saham, artinya sering bergerak berlawanan arah saat pasar panik. Bank sentral masih mengumpulkannya secara agresif (mereka membeli 244 ton di kuartal pertama 2025 saja), menandakan kepercayaan institusional.

Angka-angka juga mendukung optimisme tersebut. Emas telah mengungguli indeks saham utama selama 25 tahun terakhir, memberikan hasil yang mengalahkan S&P 500 melalui berbagai siklus pasar.

Apa Selanjutnya untuk Emas?

Akankah emas melanjutkan tren pasar bullish-nya tanpa henti? Tidak ada yang bisa memprediksi itu dengan pasti. Tapi permintaan struktural terlihat solid. Pembelian bank sentral, ketegangan geopolitik, dan kekhawatiran inflasi yang terus-menerus harus menjaga relevansi emas selama lima sampai sepuluh tahun ke depan.

Pelajaran nyata dari kisah emas 2008 bukanlah bahwa Anda melewatkannya—melainkan bahwa aset yang tidak berkorelasi dengan permintaan institusional yang stabil layak mendapatkan tempat dalam portofolio yang terdiversifikasi, bahkan saat mereka tampak usang.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • بالعربية
  • Português (Brasil)
  • 简体中文
  • English
  • Español
  • Français (Afrique)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • Português (Portugal)
  • Русский
  • 繁體中文
  • Українська
  • Tiếng Việt