Festival Pertengahan Musim Gugur adalah festival tradisional terpenting kedua di Tiongkok (yang terpenting adalah Tahun Baru Imlek). Ini adalah hari keluarga di Tiongkok seperti Thanksgiving. Ada banyak perayaan tradisional dan baru. Baca terus untuk mengetahui bagaimana masyarakat Tiongkok merayakan Festival Pertengahan Musim Gugur.
1. Makan Malam Bersama Saat Reuni Keluarga Bahagia Karena Festival Pertengahan Musim Gugur mewakili reuni keluarga, keluarga makan malam bersama pada malam itu. Orang-orang yang tidak punya waktu untuk tinggal bersama orang tuanya selama liburan berusaha sekuat tenaga untuk pulang dan setidaknya makan malam bersama. Oleh karena itu, bisa saja terjadi kemacetan, terutama pada hari festival ini. 2. Makan Kue Bulan - Tradisi Paling Mewakili Kue Bulan, juga dikenal sebagai kue reuni, awalnya dibuat sebagai persembahan kepada Dewa Bulan dan kemudian menjadi makanan terpenting untuk merayakan Festival Pertengahan Musim Gugur. Kue bulan melambangkan reuni dan digunakan sebagai makanan festival, masih oleh sebagian orang sebagai persembahan kepada bulan dan dewa-dewanya, dan sebagai hadiah kepada kerabat dan teman. Makan kue bulan adalah kebiasaan penting di Tiongkok dan negara-negara Asia lainnya untuk merayakan Festival Pertengahan Musim Gugur. 3. Menghargai Bulan Simbol Reuni Keluarga Dikatakan bahwa bulan adalah yang paling bulat dan paling terang pada malam Festival Pertengahan Musim Gugur. Dalam kepercayaan Tiongkok, bulan purnama merupakan simbol reuni keluarga. Mengagumi bulan purnama di festival ini sudah menjadi kebiasaan sejak zaman kuno. 4. Menyembah Bulan - Tradisi yang Menghilang Kegiatan penting untuk merayakan festival ini dulunya adalah pemujaan bulan. Setelah makan malam, setiap keluarga akan meletakkan meja di luar pintu atau di halaman untuk menyembah bulan dan berdoa memohon berkah. Persembahan juga diberikan kepada dewa bulan yang terkenal, Chang'e, yang dikenal sebagai 'Dewi Bulan Keabadian'. 5. Membuat dan Menonton Lentera Warna-warni Kegiatan Favorit Anak Membuat lampion warna-warni merupakan kegiatan yang membahagiakan bagi keluarga yang memiliki anak kecil. Lentera memiliki bentuk yang berbeda-beda dan bisa juga menyerupai binatang, tumbuhan, atau bunga. Anak-anak suka membuat lentera warna-warni. Mereka membuatnya dalam berbagai bentuk untuk digantung di pohon atau rumah, atau diapungkan di sungai. 6. Memberikan Hadiah - Kepada Teman, Kerabat, dan Staf Memberikan hadiah kepada teman dan kerabat saat Festival Pertengahan Musim Gugur merupakan hal yang sangat populer. Selama festival, orang-orang melakukan kunjungan singkat ke teman atau kerabat, sambil membawa hadiah. Biasanya mereka berangkat sebelum jam makan malam. Ini saat yang tepat untuk lebih dekat dengan teman dan kerabat. Perusahaan juga suka memberikan hadiah kepada setiap anggota staf. Hadiah paling populer dan umum adalah kue bulan dan buah. 7. Menyaksikan Gelombang Pasang Terbesar di Dunia Menyaksikan air pasang adalah kebiasaan tradisional yang populer di Provinsi Zhejiang, Tiongkok Timur. Lubang pasang surut di Sungai Qiantang paling besar terjadi pada sekitar Festival Pertengahan Musim Gugur, dengan tinggi gelombang pasang (gelombang pasang) mencapai beberapa meter. Banyak orang berkumpul di sepanjang tepi Sungai Qiantang Tiongkok di Teluk Hangzhou untuk menyaksikan keajaiban alam yang menakjubkan. Banyak stasiun TV juga menyiarkan acara tersebut secara langsung. 8. Membakar "Pagoda" Di beberapa tempat di Tiongkok selatan, membakar api unggun mirip pagoda selama Festival Pertengahan Musim Gugur adalah tradisi lainnya. Pada malam festival, orang-orang berkumpul di tempat terbuka dan mengambil pecahan batu bata dan ubin untuk menumpuk beberapa pagoda, besar dan kecil. Pagoda tersebut berlubang dan diisi dengan kayu bakar. Saat kayu bakar dinyalakan, nyala api merah menyala dan percikan api meledak. 9. Menikmati Tarian Naga Api Tarian naga telah menjadi simbol budaya Tiongkok. Hal ini terlihat pada perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur. Tarian naga api di Hong Kong cukup istimewa. Hampir setiap tahun, malam sebelum Festival Pertengahan Musim Gugur, seekor naga api menari di Tai Hang, sebuah lingkungan di Pulau Hong Kong. Selama tiga malam, seekor naga sepanjang lebih dari 70 meter (76 yard) yang ditenun dari rumput kasar, dihiasi dengan dupa yang menyala, dan diangkat tinggi-tinggi oleh puluhan pemain berjalan melalui jalan-jalan sempit. 10. Minum Osmanthus- Anggur Rasa Bunga Osmanthus mekar di musim gugur. Dalam budaya Tiongkok, bunga osmanthus telah lama melambangkan cinta, kekayaan, dan kesuburan. Minum anggur osmanthus di Festival Pertengahan Musim Gugur melambangkan keluarga yang harmonis, kekayaan, dan keberuntungan. Kegiatan ini sangat populer di provinsi Zhejiang dan Jiangsu di Tiongkok. Teman-teman yang terkasih, saya bangga berbagi informasi ini dengan Anda. #GateioMidAutumn
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Festival Pertengahan Musim Gugur adalah festival tradisional terpenting kedua di Tiongkok (yang terpenting adalah Tahun Baru Imlek). Ini adalah hari keluarga di Tiongkok seperti Thanksgiving. Ada banyak perayaan tradisional dan baru. Baca terus untuk mengetahui bagaimana masyarakat Tiongkok merayakan Festival Pertengahan Musim Gugur.
1. Makan Malam Bersama Saat Reuni Keluarga Bahagia
Karena Festival Pertengahan Musim Gugur mewakili reuni keluarga, keluarga makan malam bersama pada malam itu. Orang-orang yang tidak punya waktu untuk tinggal bersama orang tuanya selama liburan berusaha sekuat tenaga untuk pulang dan setidaknya makan malam bersama. Oleh karena itu, bisa saja terjadi kemacetan, terutama pada hari festival ini.
2. Makan Kue Bulan - Tradisi Paling Mewakili
Kue Bulan, juga dikenal sebagai kue reuni, awalnya dibuat sebagai persembahan kepada Dewa Bulan dan kemudian menjadi makanan terpenting untuk merayakan Festival Pertengahan Musim Gugur.
Kue bulan melambangkan reuni dan digunakan sebagai makanan festival, masih oleh sebagian orang sebagai persembahan kepada bulan dan dewa-dewanya, dan sebagai hadiah kepada kerabat dan teman. Makan kue bulan adalah kebiasaan penting di Tiongkok dan negara-negara Asia lainnya untuk merayakan Festival Pertengahan Musim Gugur.
3. Menghargai Bulan Simbol Reuni Keluarga
Dikatakan bahwa bulan adalah yang paling bulat dan paling terang pada malam Festival Pertengahan Musim Gugur. Dalam kepercayaan Tiongkok, bulan purnama merupakan simbol reuni keluarga. Mengagumi bulan purnama di festival ini sudah menjadi kebiasaan sejak zaman kuno.
4. Menyembah Bulan - Tradisi yang Menghilang
Kegiatan penting untuk merayakan festival ini dulunya adalah pemujaan bulan. Setelah makan malam, setiap keluarga akan meletakkan meja di luar pintu atau di halaman untuk menyembah bulan dan berdoa memohon berkah. Persembahan juga diberikan kepada dewa bulan yang terkenal, Chang'e, yang dikenal sebagai 'Dewi Bulan Keabadian'.
5. Membuat dan Menonton Lentera Warna-warni Kegiatan Favorit Anak
Membuat lampion warna-warni merupakan kegiatan yang membahagiakan bagi keluarga yang memiliki anak kecil. Lentera memiliki bentuk yang berbeda-beda dan bisa juga menyerupai binatang, tumbuhan, atau bunga. Anak-anak suka membuat lentera warna-warni. Mereka membuatnya dalam berbagai bentuk untuk digantung di pohon atau rumah, atau diapungkan di sungai.
6. Memberikan Hadiah - Kepada Teman, Kerabat, dan Staf
Memberikan hadiah kepada teman dan kerabat saat Festival Pertengahan Musim Gugur merupakan hal yang sangat populer. Selama festival, orang-orang melakukan kunjungan singkat ke teman atau kerabat, sambil membawa hadiah. Biasanya mereka berangkat sebelum jam makan malam. Ini saat yang tepat untuk lebih dekat dengan teman dan kerabat. Perusahaan juga suka memberikan hadiah kepada setiap anggota staf. Hadiah paling populer dan umum adalah kue bulan dan buah.
7. Menyaksikan Gelombang Pasang Terbesar di Dunia
Menyaksikan air pasang adalah kebiasaan tradisional yang populer di Provinsi Zhejiang, Tiongkok Timur. Lubang pasang surut di Sungai Qiantang paling besar terjadi pada sekitar Festival Pertengahan Musim Gugur, dengan tinggi gelombang pasang (gelombang pasang) mencapai beberapa meter.
Banyak orang berkumpul di sepanjang tepi Sungai Qiantang Tiongkok di Teluk Hangzhou untuk menyaksikan keajaiban alam yang menakjubkan. Banyak stasiun TV juga menyiarkan acara tersebut secara langsung.
8. Membakar "Pagoda" Di beberapa tempat di Tiongkok selatan, membakar api unggun mirip pagoda selama Festival Pertengahan Musim Gugur adalah tradisi lainnya.
Pada malam festival, orang-orang berkumpul di tempat terbuka dan mengambil pecahan batu bata dan ubin untuk menumpuk beberapa pagoda, besar dan kecil. Pagoda tersebut berlubang dan diisi dengan kayu bakar. Saat kayu bakar dinyalakan, nyala api merah menyala dan percikan api meledak.
9. Menikmati Tarian Naga Api
Tarian naga telah menjadi simbol budaya Tiongkok. Hal ini terlihat pada perayaan Festival Pertengahan Musim Gugur. Tarian naga api di Hong Kong cukup istimewa.
Hampir setiap tahun, malam sebelum Festival Pertengahan Musim Gugur, seekor naga api menari di Tai Hang, sebuah lingkungan di Pulau Hong Kong. Selama tiga malam, seekor naga sepanjang lebih dari 70 meter (76 yard) yang ditenun dari rumput kasar, dihiasi dengan dupa yang menyala, dan diangkat tinggi-tinggi oleh puluhan pemain berjalan melalui jalan-jalan sempit.
10. Minum Osmanthus- Anggur Rasa
Bunga Osmanthus mekar di musim gugur. Dalam budaya Tiongkok, bunga osmanthus telah lama melambangkan cinta, kekayaan, dan kesuburan.
Minum anggur osmanthus di Festival Pertengahan Musim Gugur melambangkan keluarga yang harmonis, kekayaan, dan keberuntungan. Kegiatan ini sangat populer di provinsi Zhejiang dan Jiangsu di Tiongkok.
Teman-teman yang terkasih, saya bangga berbagi informasi ini dengan Anda.
#GateioMidAutumn