Saya baru saja menyadari satu hal yang cukup menarik tentang psikologi investasi yang mungkin banyak dari kalian juga pernah alami. Ketika harga turun dan kamu mengalami kerugian, menahan kerugian itu jauh lebih mudah dibandingkan menjual saat sedang untung. Terdengar aneh tapi itu adalah kenyataan.



Psikologi menahan kerugian adalah mentalitas di mana kamu tetap mempertahankan posisi investasi meskipun harga sedang merah. Kamu takut menjual akan menyebabkan kerugian, jadi terus berharap bahwa nanti harga akan rebound. Di sisi lain, psikologi menahan keuntungan adalah saat kamu cepat menjual saat harga sedang hijau, karena takut kehilangan keuntungan berikutnya. Kedua psikologi ini umum terjadi, tapi mana yang membuat menahan kerugian lebih keras kepala?

Mungkin itu adalah sifat manusia. Kita lebih takut kehilangan apa yang sudah dimiliki daripada kehilangan peluang baru. Ketika sudah mengalami kerugian, otak secara otomatis melekat pada harapan ilusi yang kita ciptakan sendiri. Saat itu, otak lupa untuk menilai risiko lain. Ia hanya ingin membuktikan bahwa keputusan awal benar. Itulah mengapa menahan kerugian lebih mudah daripada menahan keuntungan.

Tapi di sinilah keahlian analisis pasar menjadi penting. Jika kamu tidak tahu cara membedakan gelombang kenaikan dan koreksi, atau tidak memiliki keahlian teknikal untuk menentukan waktu cut loss, keputusan ini bisa menyebabkan kerugian besar. Saya sudah melihat banyak orang mengalami kerugian 20-30% lalu menyerah total.

Namun, menahan kerugian tidak selalu salah. Itu tergantung pada seberapa paham kamu tentang proyek tersebut. Misalnya, jika kamu berinvestasi di proyek yang bagus tapi harganya belum naik, kamu bisa melakukan DCA dan menahan koin untuk menunggu gelombang kenaikan berikutnya. Beberapa altcoin atau NFT-Fi terlihat di dasar dalam tren turun beberapa bulan, tapi saat pasar rebound, harganya bisa naik 10-20 kali lipat.

Solana adalah contoh klasik. Ketika SOL dari $5 naik ke $240, banyak orang menjual di $100 karena takut kehilangan. Tapi jika mereka memahami potensi proyek tersebut, mereka bisa tetap bertahan dan mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar. Itu adalah perbedaan antara menahan kerugian berdasarkan pengetahuan dan menahan kerugian karena ketakutan.

Kuncinya adalah memahami proyek dan pasar dengan baik. Jika kamu tahu apa yang sedang kamu pegang, kamu akan bisa memutuskan apakah harus menahan kerugian atau menjual. Tapi jika hanya menahan kerugian karena takut dan harapan ilusi, itu adalah jalan menuju kerugian.
SOL-1,6%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan