Saya memperhatikan statistik menarik tentang mata uang dan paspor dunia. Ternyata, mata uang termahal di dunia bukan dolar maupun euro, melainkan dinar Kuwait. Bahkan sulit membayangkan bahwa satu KWD bernilai lebih dari beberapa dolar. Mata uang termahal didominasi oleh negara-negara Timur Tengah: Kuwait, Bahrain, Oman, kemudian diikuti oleh kekuatan Eropa seperti poundsterling dan franc Swiss.



Tapi yang lucu — mata uang termahal tidak berarti bahwa negara tersebut memiliki paspor paling kuat. Misalnya, Kuwait dengan dinarnya berada di posisi tinggi dalam nilai uang, tetapi paspornya tidak masuk dalam 15 besar berdasarkan mobilitas tanpa visa. Sedangkan Singapura, Korea Selatan, dan Jepang — itu baru luar biasa, paspor mereka benar-benar kerajaan. Warga negara mereka bisa bepergian hampir ke semua negara tanpa visa sebelumnya.

Orang Eropa juga tidak kalah: Jerman, Prancis, Spanyol, Italia — semuanya masuk dalam daftar teratas kekuatan paspor. Menariknya, mata uang termahal dari Eropa adalah franc Swiss, dan paspor Swiss juga termasuk yang terdepan. Secara umum, jika melihat peringkat, terlihat korelasi yang jelas: negara maju memiliki mata uang yang kuat dan paspor yang berdaya.

Sedangkan AS dan Kanada — sedikit berbeda. Dolar meskipun tidak yang termahal, tetapi yang paling banyak digunakan di dunia. Paspor warga mereka membuka pintu hampir ke mana saja. Terlihat bahwa kekayaan dan pengaruh negara tidak hanya tergantung pada seberapa mahal mata uangnya, tetapi juga pada seberapa bebas warga negara tersebut dapat bepergian di seluruh dunia.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan