Saya melihat Trump mengeluh di media sosial tentang sebuah keputusan Mahkamah Agung yang sama sekali tidak dia setujui. Pada dasarnya, menurut dia, entitas yang mendapatkan manfaat dari Amerika Serikat selama puluhan tahun sekarang sedang meminta pengembalian dana sebesar 159 miliar dolar karena apa yang dia sebut sebagai putusan yang sepenuhnya tidak masuk akal.



Di sinilah bagian menariknya: Trump berpendapat bahwa cukup menambahkan satu kalimat dalam putusan—sesuatu seperti 'AS tidak harus mengembalikan pembayaran yang sudah dilakukan'—dan boom, negara akan menghemat 159 miliar dolar. Jumlah yang menurut dia melebihi PDB dari seluruh negara.

Saya tidak tahu kalian, tetapi saat membaca hal-hal ini saya pikir menarik untuk dicatat bagaimana tarif dan isu perdagangan terus memicu kontroversi hukum sebesar ini. Trump secara terbuka bertanya mengapa hal seperti ini tidak bisa langsung diterapkan demi kepentingan negara. Ini adalah salah satu momen di mana politik, perdagangan, dan tarif saling terkait dengan cukup mencolok, dan seseorang mulai berpikir betapa rumitnya mengelola isu-isu ini di tingkat pemerintahan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan