Baru-baru ini saya perhatikan ada beberapa signal menarik di pasar Bitcoin yang sebetulnya layak diperhatikan lebih dalam. Harga Bitcoin baru saja kembali naik ke level tertinggi sejak pertengahan November lalu, dan ini terjadi meski ada beberapa tekanan regulasi di sisi lain. Saat ini BTC sedang bergerak di sekitar level yang cukup signifikan, dan kalau kita lihat dari perspektif teknikal maupun fundamental, ada beberapa alasan mengapa bitcoin price 2026 ini bisa terus mengalami momentum positif.



Kalau dilihat dari grafik mingguan, Bitcoin masih berada dalam tren naik yang cukup kuat. Sejak mencapai titik terendah di $15.370 pada Desember 2022, koin ini telah melakukan rally yang impressive, meski tidak selalu berjalan mulus. Ada beberapa koreksi yang terjadi di tengah jalan, tapi yang menarik adalah setiap kali Bitcoin turun, selalu ada pembeli yang siap menangkap dip tersebut.

Saya perhatikan bahwa harga Bitcoin konsisten berada di atas garis tren naik yang menghubungkan swing low dari Januari, Agustus 2024, dan November tahun lalu. Garis support ini sudah terbukti efektif berkali-kali dalam memberikan bounce yang kuat. Selain itu, koin ini juga tetap berada di atas Exponential Moving Average 100 minggu, yang merupakan indikator bullish jangka panjang. Setiap kali harga turun ke level tersebut, selalu ada momentum pembelian yang membawa BTC kembali naik.

Dari sisi teknikal murni, Bitcoin sedang berusaha menembus Major S&R Pivot Point dari Murrey Math Lines. Ini adalah sinyal bullish yang cukup signifikan. Kalau momentum ini berlanjut, kemungkinan Bitcoin akan terus mengejar level psikologis di $100.000 terlebih dahulu. Menembus level itu akan membuka peluang untuk FOMO masif dari investor yang sebelumnya masih ragu. Setelah itu, proyeksi bullish menunjukkan Bitcoin bisa mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sekitar $126.080, dengan level resistance ultimate di sekitar $150.000. Tapi tentu saja, kalau harga jatuh di bawah garis tren naik itu, maka proyeksi bullish ini bisa langsung hangus.

Salah satu hal yang paling menarik untuk diperhatikan adalah arus masuk ke ETF Bitcoin spot. Data terbaru menunjukkan bahwa investor ritel dan institusional Amerika mulai aktif lagi membeli ETF Bitcoin setelah ada pemotongan suku bunga. Pada hari Rabu lalu, ETF Bitcoin spot menambah aset senilai $843 juta, yang merupakan inflow harian terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Ini didorong terutama oleh IBIT dari BlackRock yang menambah $648 juta, diikuti oleh BTC dari Fidelity dengan $125 juta, dan ARKB dari Ark dengan lebih dari $25 juta. Trend inflow ini sangat penting karena selama bulan ini saja, ETF-ETF ini sudah menerima dana lebih dari $1,5 miliar, jauh melampaui outflow yang terjadi pada Desember sebesar $1,02 miliar. Ini menunjukkan bahwa sentimen investor terhadap bitcoin price 2026 sudah mulai berubah menjadi lebih positif.

Dari perspektif makro, kebijakan moneter juga mendukung scenario bullish untuk Bitcoin tahun ini. Inflasi AS terus menurun, data terbaru menunjukkan indeks harga konsumen inti turun dari 2,7% pada November menjadi 2,6% pada Desember. Sementara itu, pasar tenaga kerja juga menunjukkan tanda-tanda kesulitan dengan tingkat pengangguran yang sudah mencapai 4,4%. Dengan kondisi ini, sebagian besar trader memperkirakan Federal Reserve akan melakukan tiga kali pemotongan suku bunga tahun ini, meskipun Fed sendiri hanya mengisyaratkan satu kali pemotongan. Kalau pemotongan suku bunga benar-benar terjadi seperti yang diharapkan, ini akan menjadi tailwind yang sangat positif untuk aset-aset risk-on seperti Bitcoin.

Ada juga faktor regulasi yang perlu dipertimbangkan. Di Amerika Serikat, ada beberapa rancangan undang-undang yang sedang dalam proses yang bisa memberikan clarity untuk industri crypto. Salah satu yang paling penting adalah UU Kejelasan yang sempat terhambat di Kongres, tapi masih ada kemungkinan untuk disetujui pada akhir tahun ini. Ini akan datang setelah Kongres sebelumnya sudah mengesahkan Undang-Undang GENIUS tahun lalu. Selain itu, ada proposal dari pemerintah untuk memungkinkan rekening pensiun berinvestasi dalam cryptocurrency, yang akan membuka aliran dana institusional baru yang sangat signifikan. Kombinasi dari regulasi yang lebih ramah ini dengan pasokan Bitcoin yang menurun di bursa akan menciptakan kondisi yang sangat bullish.

Jadi kalau saya lihat dari semua angle ini, prediksi harga bitcoin 2026 memang memiliki dasar yang kuat untuk terus bergerak naik. Teknikal menunjukkan tren bullish yang solid, inflows ETF sudah mulai terlihat lagi, kebijakan moneter supportive, dan regulasi mulai membuka peluang baru. Tentu saja ada risk yang perlu diwaspadai, terutama kalau tren teknikal itu pecah di bawah garis support utama. Tapi untuk saat ini, setup-nya cukup menarik bagi yang bullish Bitcoin.

Kalau kamu tertarik untuk monitor pergerakan Bitcoin dan aset crypto lainnya, Gate punya tools yang cukup lengkap untuk tracking price Bitcoin 2026 dan melakukan analisis lebih mendalam. Banyak yang sudah mulai aktif di sana untuk catch momentum ini sebelum terlambat.
BTC-0,07%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan