Pasar mata uang kripto di Afrika benar-benar sedang menjadi perhatian. Jika ada wilayah yang perlu diperhatikan akhir-akhir ini, saya rasa itu adalah Afrika sub-Sahara.



Kabar bahwa Nigeria dan Ethiopia memimpin adopsi mata uang kripto di wilayah ini terdengar, dan jika mereka masuk dalam 15 besar dunia, itu menunjukkan pertumbuhan yang sangat cepat. Baru-baru ini, laporan dari Ripple memberikan gambaran yang lebih rinci.

Volume transaksi on-chain di Afrika sub-Sahara benar-benar mengesankan. Mencapai 205 miliar dolar dan meningkat 52% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini bukan sekadar perhatian, tetapi sinyal bahwa partisipasi nyata sedang meningkat.

Jika kita memikirkan mengapa minat terhadap mata uang digital dan teknologi blockchain menyebar begitu cepat, mungkin karena ada kebutuhan untuk mengatasi keterbatasan infrastruktur keuangan yang ada. Terutama di negara seperti Nigeria dan Ethiopia, adopsi kripto tampaknya sangat terkait dengan kondisi lingkungan keuangan di wilayah tersebut.

Jika tren ini berlanjut, Afrika berpotensi menjadi pasar utama baru dalam adopsi mata uang kripto. Saya benar-benar menantikan bagaimana perkembangan selanjutnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan