Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Komandan Indo-Pasifik Amerika Serikat (AS) Laksamana Samuel John Paparo Jr. mengakui Bitcoin bukan sekadar crypto, melainkan teknologi yang berpotensi menjadi senjata digital dalam peta kekuatan global.
Dalam sidang Komite Angkatan Bersenjata Senat AS, jenderal bintang empat di Angkatan Laut AS tersebut menyoroti bagaimana Bitcoin dapat dimanfaatkan sebagai instrumen strategis, terutama di tengah persaingan geopolitik dengan China di kawasan Indo-Pasifik.
“Bitcoin itu sudah jadi realitas, bekerja lewat sistem peer-to-peer tanpa pihak ketiga, dan mampu mendukung berbagai elemen kekuatan nasional Amerika secara menyeluruh,” ujar Paparo.
Ia menjelaskan fokus penelitian militer bukan pada nilai pasar Bitcoin, melainkan pada fondasi teknologinya seperti kriptografi, blockchain, serta mekanisme proof-of-work yang dinilai punya dampak strategis.
“Teknologi di balik Bitcoin menunjukkan potensi luar biasa sebagai alat ilmu komputer, bahkan bisa dimanfaatkan untuk proyeksi kekuatan, termasuk keamanan siber,” tambahnya.
Follow untuk berita menarik lainnya.
#Gate13thAnniversaryLive
$BTC
$ETH