Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
21 April 2026, calon kandidat Ketua Federal Reserve Kevin Woorz menghadiri sidang konfirmasi nominasi di Komite Perbankan Senat, tetapi sidang yang seharusnya fokus pada kebijakan moneter ini berubah menjadi pertarungan sengit seputar independensi politik dan permainan partisan.
Independensi dipertanyakan. Apakah Federal Reserve dapat mempertahankan independensi kebijakan moneternya menjadi salah satu fokus sidang hari itu. Woorz menyatakan dirinya bukanlah “boneka Trump”, dan membantah bahwa presiden pernah meminta dia untuk menentukan keputusan suku bunga terlebih dahulu. Namun, senator Demokrat tidak percaya begitu saja. Elizabeth Warren secara langsung menyebutnya sebagai “boneka Trump”, dan tiga kali menanyakan apakah Woorz mengakui bahwa Trump kalah dalam pemilihan 2020, tetapi Woorz tidak memberi jawaban tegas. Analisis menunjukkan bahwa selama lebih dari dua jam sidang, Woorz menolak setiap kesempatan untuk menjauh dari Trump.
Permainan partisan menjadi variabel terbesar. Senator Partai Republik Thillis secara tegas menyatakan bahwa dia tidak akan mendukung nominasi Woorz sampai Departemen Kehakiman menyelesaikan penyelidikan pidana terhadap Ketua Fed saat ini, Powell. Mengingat bahwa di Komite Perbankan Senat, Partai Republik hanya memiliki dua kursi lebih banyak dari Partai Demokrat, satu suara Thillis sudah cukup untuk menggagalkan pemungutan suara penuh. Ini berarti, keberhasilan Woorz menjabat tergantung pada apakah Trump bersedia berkompromi terkait penyelidikan Powell.
Agenda reformasi yang radikal memicu kontroversi. Woorz dalam sidang mengkritik kesalahan kebijakan Federal Reserve selama 2021-2022 sebagai “kesalahan fatal”, dan menyatakan perlunya “transformasi sistem operasi kebijakan”. Naskah kesaksiannya yang hampir 2000 kata jauh lebih panjang dari saat Powell dan mantan Ketua Janet Yellen pertama kali sidang, tetapi pernyataan tentang arah kebijakan moneter sangat terbatas. Selain itu, logika “peningkatan produktivitas AI—penurunan suku bunga” yang dia ajukan juga mendapat kritik terbuka dari beberapa pejabat Fed saat ini dan mantan pejabat.
Kerahasiaan pengungkapan keuangan dipertanyakan. Woorz melaporkan aset lebih dari 1 miliar dolar AS, tetapi posisi investasi utamanya tidak diungkapkan karena perjanjian kerahasiaan. Kantor Etika Pemerintah AS hanya memberikan “sertifikasi bersyarat”, menunjukkan bahwa laporan tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan aturan terkait “puluhan posisi”. Demokrat meragukan apakah dia memegang saham di bank yang diawasi Fed, dan berpendapat bahwa tanpa pemeriksaan rinci, konflik kepentingan tidak dapat dipastikan.
Secara keseluruhan, sidang Woorz mencerminkan tantangan serius terhadap independensi Federal Reserve, dan prospek nominasi ini tergantung pada permainan politik partisan, bukan diskusi rasional tentang kebijakan ekonomi.