Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pernyataan dari kubu Donald Trump dan pesan keras dari Iran dalam 24 jam terakhir menunjukkan bahwa ketegangan antara kedua negara berfluktuasi antara manajemen krisis yang terkendali dan ketidakpastian strategis. Sementara pemerintahan Washington berusaha menjaga ruang diplomasi tetap terbuka dengan memperpanjang gencatan senjata, mereka juga secara jelas menegaskan bahwa opsi militer tetap dipertimbangkan.
Pernyataan Trump bahwa "kami memenangkan perang" adalah pesan politik yang kuat yang ditujukan kepada audiens domestik, sementara penekanannya pada "kesepakatan yang tidak boleh terburu-buru" mengungkapkan bahwa proses ini berkembang menjadi strategi negosiasi jangka panjang. Pendekatan ini menunjukkan bahwa AS mempertahankan keseimbangan klasik antara tekanan dan diplomasi. Secara khusus, pernyataan bahwa "dibutuhkan 20 tahun bagi kapasitas militer Iran untuk pulih" menunjukkan bahwa tingkat penangkalan secara sengaja dipertahankan tinggi.
Di pihak Iran, retorikanya jauh lebih keras dan lebih langsung. Pesan yang disampaikan melalui Kantor Berita Tasnim secara eksplisit menyatakan bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka selama tekanan militer berlanjut, dan bahwa kekuatan akan digunakan jika diperlukan. Ini bukan sekadar ancaman militer; ini juga menandakan penggunaan chip tawar-menawar strategis terkait aliran energi global. Pembatalan kunjungan Iran ke Pakistan juga dapat diartikan sebagai sinyal penarikan secara terkendali dari aktivitas diplomatik regional.
Pernyataan Trump mengenai China menunjukkan bahwa krisis ini bisa berkembang menjadi dimensi multipolar. Klaim bahwa unsur-unsur China ditemukan di kapal yang terkait Iran menimbulkan pertanyaan tentang peran tidak langsung China. Ini menunjukkan bahwa ketegangan mungkin tidak akan terbatas pada kedua negara dan bahwa kompetisi kekuatan besar bisa berpindah ke arena baru.
Dari sudut pandang ekonomi global dan pasar minyak, peningkatan persepsi risiko terhadap Selat Hormuz memperkuat tekanan ke atas pada harga minyak. Gangguan potensial di jalur penting ini, melalui mana sebagian besar pasokan minyak dunia melewati, dapat meningkatkan biaya energi dan memicu tekanan inflasi secara global. Ini menimbulkan risiko penurunan terhadap pertumbuhan, terutama bagi negara-negara pengimpor energi, dan menyebabkan volatilitas pasar meningkat.
Melihat gambaran keseluruhan, sementara pihak-pihak menghindari konflik langsung, mereka terus memposisikan diri berdasarkan tekanan maksimum dan ketidakpastian strategis. Meskipun jalur diplomasi akan tetap terbuka dalam periode mendatang, sebuah periode keseimbangan sedang muncul di mana risiko militer dan geopolitik di lapangan akan tetap tinggi.