Nexchain Meluncurkan Tindakan Cerdas Berbasis AI – Masa Depan Infrastruktur Blockchain Otonom

Nexchain telah mengembangkan produk barunya yang bernama Smart Actions, serangkaian modul cerdas yang akan membantu jaringan blockchain bertransisi dari sistem manual dan reaktif menjadi ekosistem otonom dan otomatis sendiri. Dengan pengumuman ini, Nexchain menunjukkan komitmennya untuk bertransisi menuju Web3 yang Cerdas. Di masa depan, model berbasis ML akan menangani semua pekerjaan yang diperlukan untuk mengelola dan mengatur jaringan alih-alih komite yang dijalankan manusia atau kontrak pintar mereka yang kaku dan tidak fleksibel.

Tata Kelola Otonom dan Elastisitas Sumber Daya

Pengantar tata kelola AI membentuk pilar penting dari Smart Actions di platform Nexchain. Secara historis, DAO (Organisasi Otonom Terdesentralisasi) harus bergantung pada proses manual yang lambat, yang menyebabkan banyak gesekan terkait penyusunan proposal dan kelelahan pemilih dari banyak proposal panjang yang dibuat secara bersamaan. Dengan menciptakan evaluasi real-time terhadap proposal dan menganalisis pola pemungutan suara, modul Nexchain dirancang untuk memberikan wawasan berbasis data yang dapat mengurangi waktu pengambilan keputusan secara signifikan.

Selain itu, fitur distribusi sumber daya dinamis dari sistem ini memungkinkan penyesuaian secara real-time berdasarkan penggunaan saat ini. AI dapat mengidentifikasi fluktuasi penggunaan pengguna, termasuk bandwidth dan siklus tugas, di seluruh platform dan secara otomatis menyesuaikannya sesuai kebutuhan. Ini menghilangkan masalah kemacetan atau lalu lintas selama jam sibuk yang sering terjadi di jaringan lain seperti Ethereum, memungkinkan infrastruktur yang elastis.

Meningkatkan Kecepatan Transaksi Melalui Verifikasi Berbasis AI

Nexchain mengatasi trilemma blockchain, termasuk keamanan, skalabilitas, dan desentralisasi, melalui penggunaan verifikasi berbasis AI. Ketika terjadi lonjakan permintaan secara mendadak, node konvensional mungkin gagal menyelesaikan transaksi yang menyebabkan biaya tinggi atau bahkan keruntuhan jaringan.

Sistem Nexchain memiliki modul cerdas yang dapat memprediksi beban dan mengoptimalkan penyelesaian serta validasi transaksi. Dengan demikian, jaringan Nexchain dapat mempertahankan tingkat throughput yang tinggi sekaligus memastikan proses validasi tetap aman. Analisis industri terbaru menunjukkan bahwa penggunaan teknologi AI dengan cepat menjadi umum dalam generasi berikutnya dari teknologi Layer-1 dan Layer-2. Para ahli di CoinDesk percaya bahwa teknologi AI dapat berfungsi sebagai “perisai” untuk kontrak pintar dengan memungkinkan pengguna mencari kerentanan yang mungkin sebelum mereka dapat dieksploitasi.

Memperkuat Ekosistem Web3

Kemunculan Smart Actions menandai gerakan yang lebih luas menuju integrasi lintas sektor melalui Web3. Otak Nexchain dapat menjadi fondasi untuk jenis aplikasi tertentu ini, sekaligus memastikan bahwa jaringan dasar mampu mendukung kompleksitas dApps yang multifaset.

Kesimpulan

Smart Actions dari Nexchain adalah langkah besar ke depan untuk blockchain yang tangguh dan lebih sadar dari sebelumnya. Nexchain telah menetapkan standar baru untuk apa yang dapat dilakukan oleh blockchain “modern” melalui kemampuannya untuk memperbaiki dan mengoptimalkan dirinya sendiri tanpa perlu intervensi manusia. Selain itu, seiring berkembangnya AI dan menjadi semakin cerdas, garis antara kontrak pintar dan tindakan cerdas kemungkinan akan menetapkan standar untuk mengukur keberhasilan dalam ekosistem terdesentralisasi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan