Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Krisis Pasokan Perak: Defisit Keenam Berturut-turut, Harga Rekor, Dan Penambang Masih Kesulitan Memproduksi
Kondisi pasokan yang ketat di pasar perak menarik perhatian baru setelah data terbaru menunjukkan defisit tahunan keenam berturut-turut, dan situasinya tampak lebih rumit daripada sekadar kenaikan harga. Permintaan industri terus meningkat, cadangan global terus menyusut, dan penambang kesulitan mengikuti kecepatan bahkan saat perak diperdagangkan mendekati level tertinggi.
Wawasan yang dibagikan oleh Wall Street Mav menggambarkan gambaran pasar yang berada di bawah tekanan dengan jelas. Cadangan perak global yang disimpan di vault telah turun sebesar 762 juta ons sejak 2021. Penurunan tersebut terjadi saat permintaan meningkat di beberapa industri penting.
Produksi panel surya terus mengkonsumsi volume besar perak, dan tren yang sama muncul di elektronik, pembuatan semikonduktor, dan kendaraan listrik. Masing-masing sektor ini bergantung pada perak untuk konduktivitas dan daya tahannya, yang membuat substitusi menjadi sulit. Dinamika ini menciptakan dasar permintaan yang stabil yang tidak berkurang saat harga naik.
Perkembangan penting lainnya melibatkan perusahaan besar yang semakin dekat dengan sumbernya. Wall Street Mav menjelaskan bahwa perusahaan seperti Samsung mulai bekerja langsung dengan perusahaan tambang untuk mengamankan kesepakatan pasokan. Langkah ini menandakan kekhawatiran tentang ketersediaan di masa depan dan menunjukkan betapa ketatnya pasar saat ini.
Kesulitan Produksi Penambangan Perak Meskipun Harga Perak Mencapai Rekor
Harga yang lebih tinggi sering mendorong peningkatan produksi, namun pasar perak tidak mengikuti pola tersebut. Wall Street Mav mencatat bahwa output tambang perak global diperkirakan akan menurun sekitar 2%, meskipun harga tetap tinggi.
Ketidaksesuaian ini mengungkapkan tantangan struktural di sektor pertambangan. Banyak tambang yang ada menghadapi penurunan kadar bijih, dan proyek baru membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dikembangkan. Biaya juga terus meningkat, yang membatasi seberapa cepat perusahaan dapat memperbesar operasi.
Wall Street Mav menunjuk perusahaan tambang tertentu yang mungkin menonjol dalam kondisi ini. Aya dan Silver X disebut sebagai contoh perusahaan yang menggabungkan profitabilitas dengan potensi peningkatan output dari waktu ke waktu.
Produksi saat ini dari Aya berada di sekitar 6 juta ons di tambang Zgounder, namun cerita pertumbuhan jangka panjangnya berpusat pada proyek Boumadine. Proyek tersebut dapat menghasilkan sekitar 37 juta ons setara perak mulai tahun 2029, yang menciptakan jalur untuk ekspansi pendapatan bahkan jika harga perak tetap stabil.
Perkiraan Harga Perak Mengarah Pada Pasokan Ketat yang Mendukung Kenaikan Masa Depan
Defisit pasokan yang berkelanjutan menimbulkan pertanyaan penting tentang ke mana harga perak bisa bergerak selanjutnya. Wall Street Mav menekankan bahwa permintaan terus meningkat di berbagai sektor, dan tren pasokan bergerak ke arah yang berlawanan.
Baca Juga: Bitcoin (BTC) Ditolak Lagi di $78.000; Analis Teratas Katakan Penurunan Lebih Besar Bisa Terjadi
Polanya menunjukkan bahwa defisit yang berlangsung lama sering menyebabkan tekanan ke atas pada harga dari waktu ke waktu. Permintaan industri cenderung tetap stabil selama siklus ekonomi, yang berarti pasar tidak mudah melakukan koreksi melalui pengurangan konsumsi. Pasokan, di sisi lain, memerlukan waktu panjang untuk merespons, yang menciptakan keterlambatan yang dapat menjaga pasar tetap ketat untuk periode yang lama.
Dua skenario yang mungkin saat ini menonjol. Defisit yang berkelanjutan dapat mendorong harga perak lebih tinggi saat pembeli bersaing untuk pasokan yang terbatas. Hasil yang berbeda bisa muncul jika kondisi ekonomi melemah cukup untuk memperlambat permintaan industri, meskipun tren saat ini tidak menunjukkan arah yang sangat kuat ke sana.