Sebuah kejutan baru dari Elon Musk.



Dia mengatakan bahwa kecerdasan buatan dan robot akan menciptakan jumlah produksi yang besar, melebihi jumlah uang beredar. Akibatnya, tidak akan ada inflasi, dan tidak perlu bekerja. Pemerintah kemudian harus membayar orang dengan gaji tinggi untuk mengkompensasi kehilangan pekerjaan.

Gagasan ini, seambisius kedengarannya—seperti hidup di utopia di mana mesin memproduksi dan manusia bersenang-senang—

Saya menganggapnya terlalu jauh dari kenyataan. Pertama:
Siapa yang akan memiliki robot-robot ini?

Perusahaan atau pemerintah?

Perusahaan, tentu saja.

Jadi, keuntungan dari produksi ini akan masuk ke perusahaan, dan pemerintah mendapatkan pendapatan dari pajak.

Tapi kita tahu bahwa perusahaan, terutama yang besar, tidak membayar pajak dan menghindarinya melalui metode yang sudah dikenal.

Jadi, siapa yang akan membiayai gaji-gaji ini?

Kedua:

Berapa besar gaji-gaji ini? Dan berdasarkan apa mereka akan ditentukan?

Apakah semua orang akan mendapatkan jumlah yang sama?

Atau akan ada kelas sosial juga?

Ketiga:

Di mana orang-orang yang menganggur ini akan menghabiskan waktu mereka? Tidak semua manusia adalah pelukis, penyair, atau seniman. Mari kita bayangkan kita menyaksikan banjir output kreatif—kemudian di mana orang-orang ini akan menghabiskan waktu mereka?

Sampai ada jawaban logis untuk pertanyaan-pertanyaan ini, saya percaya pernyataan Musk hanyalah iklan untuk robot-robot yang diproduksi perusahaannya.
DOGE0,53%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan