Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#GateLaunchesPreIPOS #GateSqua$50KRedPacketGiveaway Sikap Indonesia dalam menghadapi penutupan kembali Selat Hormuz oleh Iran (per April 2026) adalah tetap mengedepankan diplomasi aktif guna memastikan keamanan jalur energi nasional sembari melakukan langkah antisipasi ekonomi yang cepat.
Instagram
Instagram
Berikut adalah poin-poin utama sikap dan langkah pemerintah Indonesia:
Menjalankan Diplomasi Selektif: Indonesia memanfaatkan kebijakan Iran yang menerapkan sistem "buka-tutup" jalur bagi negara-negara yang tidak terlibat konflik (selain AS dan Israel). Pemerintah secara intensif berkomunikasi dengan Iran agar kapal tanker Pertamina dapat terus melintas dengan aman.
Pengalihan Sumber Impor: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pemerintah telah mulai mengalihkan pasokan LPG dan minyak mentah dari Timur Tengah ke negara lain, seperti Amerika Serikat, untuk menjaga ketahanan stok energi dalam negeri.
Menjaga Harga BBM Domestik: Di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berkomitmen untuk tidak menaikkan harga BBM dalam waktu dekat guna melindungi daya beli masyarakat dari guncangan harga minyak dunia yang melonjak akibat penutupan selat.
Pemanfaatan Sumber Daya Domestik: Sebagai respons jangka panjang terhadap kerentanan Selat Hormuz, pemerintah mempercepat penggunaan bahan bakar nabati (seperti kelapa sawit dan tebu) untuk mengurangi ketergantungan pada impor minyak mentah.
Kewaspadaan Geopolitik: Indonesia mendesak seluruh pihak yang terlibat untuk melakukan deeskalasi konflik dan menghormati hukum internasional demi stabilitas maritim dan ekonomi global