Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#TrumpIssuesUltimatum
Menurut berita terkini, sebuah inisiatif diplomatik baru yang diusulkan oleh Pakistan bertujuan untuk sementara waktu menurunkan ketegangan regional. Menurut informasi yang dilaporkan oleh media internasional, khususnya CNBC, pemerintah Pakistan meminta perpanjangan selama dua minggu terhadap gencatan senjata yang berfokus pada Iran yang ditetapkan oleh Donald Trump. Inisiatif ini juga dinilai sebagai bagian dari kerangka negosiasi yang lebih luas, yang bertujuan untuk memulai kembali arus komersial melintasi Selat Hormuz.
Rencana rancangan, yang diusulkan oleh Pakistan dan disebut dalam sumber-sumber diplomatik sebagai Islamabad Accords, mengharuskan pembentukan gencatan senjata segera antara para pihak serta pembukaan kembali Selat Hormuz selama periode ini. Jalur perairan ini dianggap sebagai salah satu titik transit paling penting untuk perdagangan energi global, dan gangguan di sana secara langsung memengaruhi pasokan minyak dan harga.
Menurut sumber-sumber diplomatik, baik Washington maupun Teheran saat ini sedang menilai proposal tersebut. Mengingat proses ini sensitif, kemungkinan para pihak menyepakati mekanisme de-eskalasi jangka pendek sedang dipantau secara ketat di pasar internasional. Pengaturan sementara semacam itu semakin penting secara strategis, terutama dalam hal keamanan pasokan energi dan kelangsungan rute perdagangan maritim.
Para analis memandang peran mediasi Pakistan sebagai langkah penting bagi stabilitas regional, dengan menyatakan bahwa penerimaan terhadap proposal tersebut dapat membuka jalan bagi negosiasi yang lebih komprehensif antara para pihak. Namun, keberhasilan proses tersebut tetap bergantung pada kemampuan para pihak untuk membangun saling percaya dan mengendalikan ketegangan militer di lapangan.
Secara keseluruhan, permintaan Pakistan untuk penundaan dua minggu ini bukan semata-mata upaya taktis untuk membeli waktu, melainkan langkah diplomatik multifaset dengan konsekuensi yang berpotensi krusial bagi keamanan energi, perdagangan global, dan keseimbangan geopolitik.
#CryptoMarketSeesVolatility
#OilPricesRise
#CreatorLeaderboard
#GateSquareAprilPostingChallenge