Jadi saya sedang melihat bagaimana cara membaca dinamika pasar dengan lebih baik, dan menyadari bahwa banyak orang sebenarnya tidak benar-benar memahami apa yang terjadi di dalam buku pesanan. Biarkan saya jelaskan karena ini sebenarnya salah satu alat paling berguna jika Anda tahu apa yang harus dilihat.



Pada dasarnya, buku pesanan hanyalah gambaran waktu nyata dari semua pesanan beli dan jual yang ada di pasar saat ini. Anggap saja sebagai negosiasi langsung antara pembeli dan penjual. Di satu sisi, ada orang yang mengatakan "Saya akan bayar sebanyak ini" (bids), dan di sisi lain, penjual mengatakan "Saya ingin setidaknya sebanyak ini" (asks). Perbedaan antara bid tertinggi dan ask terendah disebut spread, dan spread yang lebih kecil biasanya menunjukkan likuiditas yang lebih baik.

Dalam pasar yang aktif, ini terus bergerak. Pesanan baru masuk, perdagangan dieksekusi, pesanan menghilang. Ini bersifat dinamis. Yang saya anggap berguna adalah dengan memantau buku pesanan bisa menunjukkan di mana support dan resistance mungkin terbentuk. Jika ada tembok besar pesanan beli yang menumpuk di level harga tertentu, itu sering kali bertindak sebagai support. Logika yang sama berlaku untuk tembok jual yang menciptakan resistance.

Di sinilah menariknya untuk trading. Anda bisa menggunakan grafik kedalaman (depth chart) untuk memvisualisasikan buku pesanan secara visual. Sumbu x menunjukkan harga, sumbu y menunjukkan volume. Anda akan melihat kurva hijau untuk pesanan beli dan merah untuk jual. Analisis ini memberi Anda gambaran tentang kedalaman pasar dan di mana harga mungkin secara alami menemukan pembeli atau penjual.

Mekanismenya cukup sederhana. Ketika Anda menempatkan order pasar, itu langsung cocok dengan harga terbaik yang tersedia di buku pesanan. Order limit berbeda - Anda menetapkan harga dan menunggu pasar datang ke Anda. Order stop bersifat kondisional, akan aktif ketika harga mencapai level tertentu. Semua order ini bisa duduk di buku menunggu atau dieksekusi dan menghilang.

Tapi inilah yang penting - dan ini penting bagi siapa saja yang benar-benar trading - buku pesanan bisa dimanipulasi. Orang bisa membuat tembok beli atau jual palsu untuk memanipulasi persepsi tentang pasokan dan permintaan, lalu menariknya sebelum perdagangan terjadi. Jadi jangan hanya mengandalkan buku pesanan. Gunakan bersama alat analisis teknikal dan indikator lain untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas.

Kesimpulan praktisnya adalah membaca buku pesanan dengan benar membantu Anda memahami likuiditas dan mengantisipasi pergerakan. Jika Anda melihat banyak pesanan tertunda di level harga tertentu, itu memberi tahu Anda sesuatu tentang di mana pasar mungkin menemukan support atau resistance. Ini adalah keterampilan berharga baik saat trading crypto, saham, atau apa pun yang menggunakan sistem perdagangan buku pesanan. Ingat, ini hanyalah salah satu alat, bukan seluruh ceritanya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan