Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru saja merangkum sebuah trik analisis teknikal, banyak orang sebenarnya tidak bisa membedakan dua jenis divergence.
Kebanyakan orang hanya tahu bahwa Regular Divergence adalah sinyal pembalikan, tetapi sebenarnya Hidden Divergence adalah kunci saya untuk melakukan bottom fishing atau profit taking saat puncak. Sinyal ini sangat cocok digunakan saat fase koreksi untuk mencari titik masuk.
Pertama, mari bahas situasi Hidden Bullish Divergence. Dalam tren naik, harga akan melakukan koreksi dan membentuk low yang lebih tinggi, terlihat sangat sehat, bukan? Tapi pada saat yang sama, RSI atau MACD justru menciptakan low yang lebih rendah. Apa artinya ini? Indikator sudah mengalami pendinginan, kondisi oversold telah reset, tetapi struktur harga tetap kuat. Ini adalah tanda bahwa para bullish sedang mengumpulkan kekuatan, bersiap untuk menembus ke atas lagi.
Sebaliknya, Hidden Bearish Divergence terjadi dalam tren turun. Harga rebound dan membentuk high yang lebih rendah, tetapi indikator justru menciptakan high yang lebih tinggi. Jangan tertipu oleh rebound ini, para bearish sebenarnya masih mengendalikan situasi sepenuhnya, hanya sedang mengumpulkan kekuatan untuk gelombang penurunan berikutnya.
Singkatnya, Hidden Divergence adalah sinyal kuat kelanjutan tren. Apakah kamu sering melewatkan peluang masuk saat koreksi? Belajar mengenali hidden divergence akan membantumu masuk lebih awal saat orang lain masih ragu.
Tentu saja, grafik hanyalah referensi, bukan saran investasi. Sebelum membuat keputusan, tetap perlu dipikirkan matang-matang.