Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Strategy Naikkan Dividen STRC Hingga 11,5% di Tengah Tekanan Pasar MSTR
Situasi pasar crypto yang bergejolak telah menciptakan dinamika unik bagi Strategy, perusahaan penyimpan bitcoin terkemuka. Meskipun harga Bitcoin berfluktuasi, Strategy tetap fokus pada strategi untuk menjaga stabilitas investasi pemegang sahamnya, salah satunya melalui peningkatan dividen pada saham preferensinya. Dengan terus memantau kondisi pasar global dan dampak geopolitik, perusahaan berusaha meminimalkan volatilitas yang menghampiri pasar aset digital.
Strategi Dividen untuk Menstabilkan Saham Preferensi STRC
Dipimpin oleh Ketua Eksekutif Michael Saylor, Strategy baru-baru ini mengumumkan peningkatan dividen pada saham preferensi perpetualnya yang dikenal dengan ticker STRC (“Stretch”). Dividen tahunan ditingkatkan sebesar 25 basis poin, mencapai tingkat 11,5%. Langkah ini merupakan yang ketujuh kalinya sejak STRC mulai diperdagangkan pada Juli 2025, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pemegang saham preferensi.
STRC dirancang sebagai instrumen investasi dengan imbal hasil yang konsisten dan stabil. Saham preferensi perpetual ini membayarkan distribusi kas bulanan kepada pemegang saham, dan tingkat dividen ditetapkan setiap bulan dengan tujuan strategis: mempertahankan harga perdagangan mendekati nilai nominal $100 dan membatasi volatilitas harga yang terlalu ekstrem. Hingga hari Jumat terakhir, STRC ditutup pada level $100, menunjukkan mekanisme price stabilization ini bekerja dengan efektif meskipun periode Februari yang menantang bagi pasar kripto.
MSTR Terus Tertekan, Dividen STRC Jadi Penyelamat
Kontras tajam terlihat ketika membandingkan performa STRC dengan saham biasa Strategy, MSTR. Saham umum perusahaan ini mengalami penurunan beruntun selama delapan bulan terakhir, dengan Februari menandai kerugian bulanan kedelapan berturut-turut. Pada bulan terakhir saja, MSTR merosot 14%, seiring dengan penurunan Bitcoin hampir 20% dalam periode yang sama.
Jatuhnya MSTR mencerminkan ketergantungan langsung saham biasa terhadap pergerakan harga Bitcoin. Sementara Treasury Bitcoin holdings Strategy merupakan aset fundamental, volatilitas pasar crypto menyebabkan saham ekuitas biasa mengalami tekanan signifikan. Inilah mengapa strategi dividen yang progresif pada STRC menjadi semakin penting—untuk memberikan alternatif dengan imbal hasil yang lebih terprediktif bagi investor yang menginginkan eksposur terhadap Bitcoin namun dengan risiko yang lebih terkendali.
Gerak Bitcoin dan Sentimen Pasar Mempengaruhi Strategi Dividen
Harga Bitcoin mencapai level $70.49K (berdasarkan data terakhir per 24 Maret 2026), mempertahankan sebagian besar keuntungannya setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penundaan selama lima hari untuk operasi militer terhadap infrastruktur energi Iran. Sinyal geopolitik ini memberikan relief sementara kepada pasar, meskipun ketegangan tetap tinggi.
Altcoin juga merespons positif dengan kenaikan sekitar 5%, termasuk Ether, Solana, dan Dogecoin. Saham pertambangan yang terhubung dengan industri kripto juga mengalami penguatan seiring dengan rally di pasar ekuitas yang lebih luas, dengan S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik sekitar 1,2%. Momentum ini menciptakan ruang bagi Strategy untuk menyesuaikan struktur dividen STRC guna memastikan relevansinya dalam lingkungan pasar yang dinamis.
Para analis pasar memproyeksikan langkah selanjutnya Bitcoin bergantung pada stabilitas harga minyak dan jalur pengiriman melalui Selat Hormuz. Apabila kondisi tetap stabil, Bitcoin berpotensi menguji kembali kisaran $74.000 hingga $76.000. Sebaliknya, jika situasi memburuk, harga dapat tertekan kembali ke rentang pertengahan $60.000. Dalam skenario volatile semacam ini, peningkatan dividen STRC menjadi mekanisme penyeimbang yang crucial untuk memberikan certainty kepada investor preferensi Strategy, terlepas dari fluktuasi pasar eksternal.
Strategi berkelanjutan untuk meningkatkan dividen ini menunjukkan bahwa Strategy tidak hanya berfokus pada apresiasi capital dari Bitcoin holdings, tetapi juga pada penciptaan value yang stabil dan berkelanjutan bagi pemegang saham melalui struktur dividen yang kompetitif.