Analisis Standard Chartered: Bitcoin Bakal Terkoreksi ke $50,000 Sebelum Rebound Kuat

Standard Chartered merilis pandangan bearish untuk kuartal mendatang terhadap aset digital, memproyeksikan bitcoin akan melemah menjadi sekitar $50,000 dan ethereum turun ke $1,400. Meskipun mengecilkan target tahunan 2026, bank investasi terkemuka ini tetap optimis terhadap prospek jangka panjang hingga 2030.

Penurunan proyeksi ini datang seiring dengan tekanan berkelanjutan pada pasar kripto akibat pengeluaran dana masif dari exchange-traded fund (ETF) dan ketidakpastian lingkungan makroekonomi global. Saat publikasi, bitcoin diperdagangkan di sekitar $70,77K dengan kenaikan 3,95% dalam 24 jam, sedangkan ethereum berada di $2,15K naik 4,47%, menunjukkan volatilitas tinggi di pasar.

Target Harga Jangka Pendek: Potensi Koreksi Dalam hingga Beberapa Bulan

Geoff Kendrick, kepala riset aset digital Standard Chartered, memproyeksikan bitcoin akan mengalami koreksi signifikan menjadi $50,000 dalam horizon beberapa bulan ke depan. Ethereum diperkirakan akan terkoreksi sejauh $1,400, jauh lebih rendah dari level saat ini.

Penurunan target tahun ini termasuk altcoin utama:

  • Bitcoin: dari $150,000 menjadi $100,000
  • Ethereum: dari $7,500 menjadi $4,000
  • Solana: dari $250 menjadi $135
  • BNB Chain: dari $1,755 menjadi $1,050
  • Avalanche: dari $100 menjadi $18

Pendapat Kendrick mencerminkan analisis mendalam atas perilaku investor ETF. Banyak pemegang saham ETF yang mengalami kerugian belum terealisasi sekitar 25% cenderung menjual untuk mengurangi eksposur, bukan menambah posisi saat harga turun. Kepemilikan bitcoin ETF telah menurun hampir 100,000 BTC dari puncak Oktober 2025, ketika harga pembelian rata-rata berkisar $90,000.

Tekanan Makro dan Sentimen Pasar: Kombinasi Faktor Menyebabkan Koreksi

Pasar kripto menghadapi tekanan berlapis di awal tahun 2026. Bitcoin telah terkoreksi hampir 23% sejak awal tahun, terus menguji support level sambil berurusan dengan volatilitas yang meningkat dan likuidasi posisi leverage berskala besar.

Faktor-faktor penekan termasuk:

Ketidakpastian Suku Bunga: Meskipun data ekonomi AS menunjukkan pelemahan, pasar tidak mengantisipasi pemotongan suku bunga sebelum pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal pertama di bawah kepemimpinan baru Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve pada pertengahan Juni. Hal ini membatasi dukungan jangka pendek untuk aset berisiko seperti kripto.

Aliran Pengeluaran ETF: Outflow dana dari produk ETF menciptakan tekanan jual berkelanjutan, terutama ketika investor institusional mencari diversifikasi risiko.

Korelasi dengan Ekuitas: Kripto menunjukkan korelasi yang lebih erat dengan penurunan pasar saham global, dengan sentimen risk-off mendorong alokasi modal ke aset lindung nilai tradisional seperti emas.

Ketidakjelasan Regulasi: Terutama di Amerika Serikat, dampak regulasi yang belum jelas terus memberikan tekanan pada kepercayaan investor.

Kondisi ini menghasilkan volatilitas tinggi dan sentiment bearish di banyak token, mengurangi pendapatan perdagangan bagi perusahaan yang terekspos industri kripto.

Kapan Pemulihan Terjadi? Kendrick Bersikap Optimis Setelah Capitulation

Meski mengakui potensi koreksi, Kendrick mengindikasikan bahwa pemulihan diharapkan terjadi sepanjang sisa tahun 2026 setelah pasar mencapai dasar. Analisis ini didukung oleh fakta bahwa pasar kripto saat ini menunjukkan resiliensi yang lebih baik dibanding siklus sebelumnya.

Pada titik terburuknya di awal Februari, bitcoin hanya turun sekitar 50% dari all-time high Oktober 2025. Jumlah supply yang masih dalam keuntungan tetap mencapai sekitar setengah dari total, menunjukkan penurunan yang tajam namun tidak sedrastis dibanding krisis masa lalu.

Yang lebih penting, siklus 2026 ini tidak disertai keruntuhan platform kripto besar-besaran seperti yang terjadi pada 2022 dengan Terra/Luna dan FTX. Kendrick melihat hal ini sebagai indikasi bahwa aset digital telah mencapai tingkat kematangan yang lebih tinggi dan menunjukkan ketahanan struktural yang lebih kuat.

Saat ini, bitcoin naik di atas $70,000 setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan jeda lima hari untuk serangan terhadap infrastruktur energi Iran. Altcoin termasuk Solana ($91,34) dan Avalanche ($9,52) juga turut naik sekitar 5%, disertai penguatan saham pertambangan kripto.

Proyeksi Jangka Panjang Tetap Tidak Berubah: $500,000 BTC dan $40,000 ETH

Meskipun menurunkan target 2026, Standard Chartered mempertahankan pandangan bullish jangka panjangnya hingga 2030 tanpa perubahan. Bank tersebut tetap menargetkan bitcoin pada $500,000 dan ethereum pada $40,000 pada akhir dekade.

Optimisme ini didasarkan pada tren adopsi yang berkelanjutan dan faktor-faktor struktural fundamental yang tetap intact. Pandangan jangka panjang ini mencerminkan kepercayaan bahwa tekanan saat ini bersifat sementara, dengan cicilan regulasi yang lebih jelas dan kematangan infrastruktur akan membuka fase pertumbuhan baru.

Langkah pasar ke depan tergantung pada stabilitas geopolitik, khususnya harga minyak dan pengiriman melalui Selat Hormuz. Jika kondisi tetap stabil, bitcoin berpotensi menguji kembali kisaran $74,000 hingga $76,000. Namun jika situasi memburuk, harga dapat terdorong kembali ke kisaran pertengahan $60,000.

Analisis Standard Chartered menunjukkan bahwa meski volatilitas tinggi dan tekanan jangka pendek dominan, fondasi untuk pemulihan jangka panjang masih solid. Investor perlu mempersiapkan diri untuk potensi koreksi lebih lanjut sambil menunggu titik balik siklus yang diperkirakan akan datang menjelang paruh kedua 2026.

BTC-0,89%
ETH-0,02%
SOL-0,57%
BNB-1,11%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan