Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Amerika Serikat Menghukum Operasi Zero: Kisah Pencurian Rahasia dan Cryptocurrency
Kementerian Keuangan Amerika Serikat melalui Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) mengumumkan penerapan sanksi tegas terhadap sebuah perusahaan Rusia yang berspesialisasi dalam aktivitas siber ilegal. Sanksi tersebut tidak hanya menjangkau perusahaan tersebut, tetapi juga terhadap kepala eksekutifnya, Sergei Sergeyevich Zelenyuk, dan lima individu lainnya, yang dituduh mengembangkan dan memasarkan alat serangan siber yang ditujukan terhadap kepentingan Amerika.
Bagaimana Operation Zero bekerja dalam memanfaatkan kerentanan
Operation Zero berspesialisasi dalam perdagangan alat eksploitasi perangkat lunak (exploits), yaitu program canggih yang menargetkan kerentanan keamanan dalam sistem komputer. Alat ini memungkinkan para penyerang untuk mengakses sistem yang dilindungi secara tidak sah, mencuri data, atau mengendalikan perangkat secara penuh. Yang lebih penting, mereka menyediakan sistem insentif berupa hadiah untuk mendorong pelaku kejahatan lain berkontribusi dan berinovasi di bidang ini, sehingga menciptakan jaringan kejahatan siber global yang terkoordinasi.
Kasus Peter Williams: kebocoran rahasia sebagai imbalan mata uang kripto
Investigasi yang dilakukan Departemen Kehakiman AS tahun lalu mengungkap peran seorang warga Australia bernama Peter Williams. Williams bekerja di sebuah perusahaan pertahanan AS, di mana ia memiliki akses ke perangkat lunak dan teknologi eksklusif. Namun, ia memutuskan untuk mengkhianati kepercayaan tersebut dengan mentransfer informasi rahasia dan sangat sensitif ke Operation Zero. Sebagai imbalannya, Williams menerima sejumlah besar uang dalam bentuk aset kripto yang bernilai jutaan dolar. Williams mengaku bersalah atas dua tuduhan terkait pencurian rahasia dagang dan spionase terhadap kepentingan Amerika.
Mekanisme pencegahan dan komitmen AS dalam perlindungan
Kementerian Keuangan AS, melalui Menteri Scott Bisset, menegaskan bahwa setiap upaya pencurian rahasia dagang Amerika akan mendapatkan respons yang kuat dan tegas. Bisset menjelaskan bahwa pemerintah AS akan bertanggung jawab penuh dalam melindungi teknologi sensitif dan keamanan nasional. Sanksi terhadap Operation Zero ini merupakan sinyal jelas bahwa Amerika Serikat akan terus memburu aktor-aktor kejahatan siber di mana pun mereka berada, dan akan menghukum siapa saja yang berkontribusi terhadap ancaman terhadap stabilitas teknologi dan ekonomi AS.