Pada tanggal 5 Maret, harga Solana dan XRP secara bertahap stabil setelah mengalami volatilitas pasar pada bulan Februari. Para trader sedang memantau dengan ketat laporan ketenagakerjaan AS yang akan segera dirilis untuk menilai langkah selanjutnya dari kedua aset kripto ini. Data non-pertanian yang kuat dapat memperkuat ekspektasi Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga tinggi, sehingga menekan permintaan terhadap aset berisiko; sebaliknya, data yang lemah dapat meningkatkan minat investor terhadap mata uang kripto.
Harga Solana akhir-akhir ini mendekati $90,9, menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah turun ke sekitar $70 dari puncaknya mendekati bulan Februari. Grafik harian menunjukkan indikator akumulasi/distribusi yang meningkat, mengindikasikan bahwa investor mulai masuk dan menambah posisi saat harga rendah. Indikator kekuatan bullish/bearish (BBP) telah berbalik positif, dan jika SOL menembus level resistansi $95, kemungkinan besar akan melanjutkan dorongan menuju level psikologis $100. Namun, risiko penurunan tetap ada; jika harga menembus support di $85, ini dapat memicu aksi jual baru yang menurunkan harga kembali ke kisaran $80-$78.
XRP saat ini diperdagangkan di sekitar $1,42, setelah mengalami penurunan dari puncaknya mendekati $2 dan memasuki fase konsolidasi. Indikator teknikal menunjukkan bahwa tekanan jual mulai melemah, Awesome Oscillator secara bertahap berbalik positif, indikator aliran dana Chaikin stabil, dan tekanan keluar dana berkurang. Jika pembeli semakin kuat, XRP berpotensi menembus resistansi di $1,50 dan melanjutkan penguatan ke area $1,60. Support di bawahnya berada di $1,35, dan jika ditembus, harga bisa turun lagi ke sekitar $1,25.
Para analis menunjukkan bahwa Solana dan XRP saat ini berada dalam fase konsolidasi, dan laporan ketenagakerjaan AS yang akan datang akan menjadi katalis utama dalam menentukan apakah kedua token ini dapat melanjutkan tren pemulihan atau menghadapi gelombang volatilitas baru. Investor institusional dan trader sedang memantau secara ketat perkembangan kebijakan dan data makroekonomi untuk menilai risiko pasar dan peluang potensial.