Saham terkait makanan: 8 pilihan utama yang tidak boleh dilewatkan dalam portofolio investasi 2026

Investor yang mencari peluang di pasar saham Thailand dan dunia sering memandang saham terkait makanan karena alasan sederhana: barang konsumsi ini adalah kebutuhan yang dibutuhkan orang sepanjang waktu, tidak peduli kondisi ekonomi apa pun. Pada tahun 2026 ini, industri makanan dan minuman sedang bersiap memasuki fase ekspansi baru yang menarik bagi para investor.

Mengapa Saham Terkait Makanan Menarik Perhatian Investor

Karakteristik utama dari industri makanan adalah kestabilan dan keberlanjutan. Apapun kondisi ekonomi, konsumen tetap harus makan dan minum. Inilah sebabnya saham terkait makanan dianggap sebagai “saham defensif” yang memiliki volatilitas lebih rendah dibandingkan bagian lain pasar.

Selain itu, merek yang jelas dan basis pelanggan yang kokoh membantu perusahaan di sektor ini menghasilkan laba yang konsisten dan mampu membayar dividen secara terpercaya. Banyak perusahaan juga memiliki potensi inovasi produk untuk merespons tren konsumsi baru, seperti makanan sehat, daging pengganti, dan produk makanan yang berkelanjutan.

Kategori Saham Terkait Makanan yang Perlu Diketahui

Saham terkait makanan sangat beragam dan dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

  • Kelompok pertanian dan pengolahan makanan: Produsen daging dan produk pertanian utama seperti Charoen Pokphand (CPF) dari Thailand
  • Kelompok produsen minuman: Perusahaan utama seperti Coca-Cola (KO) dan Pepsi (PEP) dari Amerika Serikat
  • Kelompok produsen gula dan bahan baku: Perusahaan yang mendukung rantai produksi makanan
  • Kelompok restoran dan ritel: Perusahaan seperti Minor Food (MINT) dari Thailand

8 Saham Terkait Makanan Berpotensi Tinggi dalam Portofolio 2026

Model pasar Asia: Charoen Pokphand dan perusahaan makanan Thailand

Thailand merupakan pusat produksi makanan penting bagi Amerika Serikat. Ada perusahaan terkemuka yang berkembang secara global:

1. Charoen Pokphand (CPF) - Pemimpin industri makanan
Perusahaan Charoen Pokphand Foods didirikan tahun 1978 dari grup besar Charoen Pokphand. Memimpin produksi makanan secara menyeluruh mulai dari pakan ternak, peternakan, hingga pengolahan makanan jadi. Saat ini CPF beroperasi di lebih dari 17 negara dan mengekspor ke 40 negara di seluruh dunia. Produk mereka dikenal luas di pasar barang konsumsi regional.

Harga saat ini: 22.0 THB | P/E Ratio: 11.9 kali | Target harga: 30.00 THB | Imbal hasil dividen: 2.06%

2. Thai Union (TU) - Pemimpin pasar makanan laut
Didirikan tahun 1977, awalnya memproduksi dan mengolah produk laut. TU menjadi salah satu pemimpin pasar global dalam makanan laut olahan, dengan merek terkenal seperti Seafood, TUNY, Chicken of the Sea, dan Fish Snacks. Perusahaan ini juga berinvestasi di bisnis terkait kesehatan dan suplemen.

Harga saat ini: 12.40 THB | P/E Ratio: -4.01 kali | Target harga: 16.90 THB | Imbal hasil dividen: 4.51%

3. Asian Sea (ASIAN) - Eksportir makanan laut olahan
Didirikan tahun 1983, salah satu produsen dan eksportir makanan laut olahan terbesar Thailand. Dikenal secara internasional dan memiliki jaringan pemasaran luas di berbagai negara.

Harga saat ini: 7.85 THB | P/E Ratio: 7.8 kali | Target harga: 30.00 THB | Imbal hasil dividen: 9.29%

4. Minor Food (MINT) - Pusat rantai makanan
Didirikan tahun 1978 dari restoran gaya Prancis (The Pizza Company). Kemudian berkembang ke bisnis makanan dan minuman secara keseluruhan, termasuk akuisisi merek global seperti The Coffee Club, Burger King, dan Dairy Queen.

Harga saat ini: 22.0 THB | P/E Ratio: 42.7 kali | Target harga: 30.00 THB | Imbal hasil dividen: 2.06%

Raksasa global: Perusahaan makanan dan minuman AS dan Eropa

Perluasan perusahaan makanan global menawarkan peluang investasi menarik, dengan operasi di berbagai negara dan portofolio produk yang beragam:

5. Nestlé (NESN) - Pemimpin makanan dan minuman dunia
Didirikan tahun 1866 di Swiss oleh Henri Nestlé. Perusahaan ini berkembang dari makanan bayi menjadi perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia, dengan portofolio meliputi makanan, minuman, makanan hewan, dan produk kesehatan seperti Nescafé, KitKat, Milo, dan Purina. Beroperasi di lebih dari 190 negara.

Harga saat ini: 74.04 CHF | P/E Ratio: 17.28 kali | Target harga: 87.64 CHF | Imbal hasil dividen: 3.99%

6. Coca-Cola (KO) - Simbol kesegaran
Didirikan tahun 1886 oleh Dr. John Stith Pemberton di Atlanta. Coca-Cola berkembang menjadi perusahaan yang tumbuh pesat dan paling dikenal di dunia, dengan portofolio lebih dari 200 merek di lebih dari 200 negara, termasuk Coca-Cola, Sprite, Fanta, Minute Maid, Smartwater, dan Dasani.

Harga saat ini: 25.37 USD | P/E Ratio: 4.05 kali | Imbal hasil dividen: 3.14% | Nilai pasar: 263.08 Miliar USD

7. Pepsi (PEP) - Pemimpin rasa dan kesehatan
Berbeda dari anggapan banyak orang, Pepsi bukan hanya perusahaan minuman. Pada tahun 1965, Pepsi didirikan dari penggabungan Pepsi-Cola dan Frito-Lay Inc. Saat ini menjadi salah satu perusahaan makanan dan minuman terbesar dunia, dengan merek populer seperti Pepsi, Lay’s, Gatorade, Tropicana, Quaker Oats, Mountain Dew, Cheetos, dan Doritos.

Harga saat ini: 142.64 USD | P/E Ratio: 20.91 kali | Target harga: 177.89 USD | Imbal hasil dividen: 3.70% | Nilai pasar: 195.70 Miliar USD

8. Unilever (UL) - Pemimpin perawatan pribadi dan makanan
Hasil penggabungan Margarine Unie (produsen margarin Belanda) dan Lever Brothers (produsen sabun Inggris). Saat ini beroperasi di lebih dari 190 negara, dengan tiga kelompok utama: makanan dan minuman, produk perawatan pribadi, dan produk pembersih rumah tangga, termasuk Knorr, Hellmann’s, Dove, Lux, Magnum, dan Wall’s.

Harga saat ini: 55.13 USD | P/E Ratio: 21.56 kali | Imbal hasil dividen: 3.29% | Nilai pasar: 139.56 Miliar USD

Tabel Perbandingan: 8 Saham Terkait Makanan

Perusahaan Harga Saat Ini P/E Ratio Target Harga Imbal Hasil Dividen Nilai Pasar
CPF (Charoen Pokphand) 22.0 THB 11.9 30.00 THB 2.06% 183.41 Miliar THB
TU (Thai Union) 12.40 THB -4.01 16.90 THB 4.51% 52.93 Miliar THB
ASIAN (Asian Sea) 7.85 THB 7.8 30.00 THB 9.29% 6.31 Miliar THB
MINT (Minor Food) 22.0 THB 42.7 30.00 THB 2.06% 183.41 Miliar THB
NESN (Nestlé) 74.04 CHF 17.28 87.64 CHF 3.99% 193.12 Miliar CHF
KO (Coca-Cola) 25.37 USD 4.05 - 3.14% 263.08 Miliar USD
PEP (Pepsi) 142.64 USD 20.91 177.89 USD 3.70% 195.70 Miliar USD
UL (Unilever) 55.13 USD 21.56 - 3.29% 139.56 Miliar USD

Eksplorasi Sub-Kelompok: Saham makanan sehat yang sedang naik daun di 2026

Permintaan produk makanan dan minuman sehat meningkat pesat. Pasar besar mendukung tren ini:

Beyond Meat (BYND) - Pemimpin protein nabati, menawarkan burger, sosis, dan nugget yang memenuhi kebutuhan konsumen yang menghindari daging.

Oatly (OTLY) - Pemimpin minuman susu nabati, khususnya susu oat yang populer di kalangan penghindar susu sapi.

Tattoed Chef (TTCF) - Produsen makanan siap saji berbasis nabati yang praktis dan cocok untuk gaya hidup modern.

The Hain Celestial Group (HAIN) - Spesialis makanan organik, teh herbal, dan camilan tanpa bahan tambahan.

Danone (DANOY) - Perusahaan terkemuka di bidang susu dan yogurt, serta produk minuman nabati.

Nomad Foods (NOMD) - Produsen makanan beku premium dengan bahan berkualitas tinggi.

Sprouts Farmers Market (SFM) - Rantai supermarket yang fokus menjual makanan organik dan produk kesehatan.

Ingredion (INGR) - Perusahaan pengembangan bahan makanan, seperti pemanis alami dan tepung dari tumbuhan.

Cara Memilih Saham Terkait Makanan untuk Portofolio

Mencari dan mengikuti saham terkait makanan dapat dilakukan melalui berbagai cara:

  • Situs web trading saham: Gunakan alat pencarian di Yahoo Finance, Google Finance, Bloomberg, atau CNBC untuk menyaring saham berdasarkan sektor makanan.
  • Media keuangan: Ikuti surat kabar keuangan dan situs berita keuangan terbaru.
  • Software analisis: Gunakan tools seperti INVESTING.COM atau MITRADE yang mampu mencari saham berdasarkan sektor bisnis.
  • Perusahaan sekuritas online: Eksplorasi data di platform trading dengan fitur pencarian canggih.
  • Konsultan investasi: Konsultasikan dengan analis investasi untuk saran spesifik.

Kelebihan dan Risiko Investasi: Dua sisi mata uang

Kelebihan memasukkan saham terkait makanan ke dalam portofolio

1. Keberlanjutan nilai barang
Industri makanan memiliki karakteristik unik: permintaan yang terus-menerus. Konsumsi makanan adalah kebutuhan, sehingga perusahaan memiliki basis bisnis yang stabil dan lebih mudah diprediksi dibandingkan industri lain.

2. Stabilitas dan pengembalian dividen
Perusahaan makanan umumnya memiliki arus kas yang konsisten dan banyak yang rutin membayar dividen. Investor yang mencari pendapatan tetap akan tertarik pada saham ini.

3. Inovasi menciptakan peluang
Meskipun industri makanan stabil, tetap terjadi perubahan rasa, tren kesehatan, dan perhatian terhadap lingkungan. Perusahaan yang mampu berinovasi sesuai tren ini akan membuka peluang pertumbuhan baru.

4. Diversifikasi geografis
Perusahaan makanan terkemuka beroperasi di berbagai negara dan benua, membantu mereka melindungi diri dari risiko regional tertentu.

Risiko yang perlu diwaspadai

1. Resesi ekonomi
Meski permintaan makanan adalah kebutuhan dasar, kondisi ekonomi dapat mempengaruhi pengeluaran konsumen, terutama produk premium.

2. Persaingan ketat
Peluncuran produk baru yang sukses sering menarik pemain baru ke pasar, menekan harga.

3. Biaya yang meningkat
Inflasi mempengaruhi biaya energi, tenaga kerja, dan bahan baku, yang terkadang tidak seluruhnya dapat diteruskan ke konsumen.

4. Perubahan gaya konsumsi
Tren kesehatan bisa berubah dengan cepat, mempengaruhi permintaan produk tertentu secara tak terduga.

Mengapa Tidak Boleh Lewatkan Saham Terkait Makanan dalam Portofolio Anda

Berikut 6 alasan utama untuk mempertimbangkan memasukkan saham terkait makanan ke dalam strategi investasi Anda:

1. Melindungi dari volatilitas
Di saat pasar saham berfluktuasi tajam, saham makanan cenderung menunjukkan kestabilan lebih tinggi karena faktor kebutuhan manusia.

2. Efisiensi dalam menghasilkan hasil
Kemampuan perusahaan makanan menghasilkan laba dari bisnis yang stabil sering berdampak positif pada performa harga saham.

3. Pertumbuhan populasi dunia
Dengan jumlah penduduk yang terus meningkat, permintaan makanan diperkirakan akan meningkat secara jangka panjang.

4. Imbal hasil dividen menarik
Banyak perusahaan di sektor ini tetap membayar dividen secara konsisten dan dapat diandalkan.

5. Adaptasi terhadap tren baru
Perusahaan yang berhasil berinovasi sesuai tren (seperti protein nabati, kesehatan) memiliki potensi pertumbuhan tinggi.

6. Diversifikasi global
Perusahaan utama beroperasi di seluruh dunia, membantu mengurangi risiko dari perubahan pasar di satu wilayah.

Cara Investasi Nyata: 3 Pendekatan Pilihan

Setelah memutuskan, berikut adalah metode investasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda:

Metode 1: Investasi langsung di saham
Buka rekening efek dengan broker lokal maupun internasional, seperti Bualuang Securities, Finansia, atau platform luar negeri. Beli saham makanan pilihan Anda. Keuntungannya, Anda menjadi pemilik saham asli, berhak atas dividen, dan hak suara dalam rapat umum.

Metode 2: Investasi melalui reksa dana
Investor dapat berinvestasi bersama investor lain melalui reksa dana yang fokus pada sektor makanan atau barang konsumsi. Manajer dana akan mengelola portofolio, menawarkan diversifikasi dan pengelolaan profesional.

Metode 3: Investasi melalui CFD (Contract For Difference)
CFD adalah instrumen derivatif yang memungkinkan trader berspekulasi atas pergerakan harga tanpa memiliki saham secara langsung. Keuntungannya, leverage tinggi dan bisa trading naik maupun turun, tetapi risiko juga lebih tinggi, cocok untuk trader berpengalaman.

Kesimpulan: Pengambilan Keputusan Investasi yang Cerdas

Saham terkait makanan menawarkan peluang yang cocok bagi investor yang mencari kombinasi kestabilan dan pertumbuhan. Pada tahun 2026 ini, saat permintaan makanan dan minuman terus berkembang dan inovasi membuka peluang baru, memilih saham di sektor ini adalah strategi investasi yang masuk akal.

Baik melalui saham langsung, reksa dana, maupun CFD, yang terpenting adalah mempelajari detail masing-masing perusahaan, menganalisis indikator keuangan seperti P/E Ratio, pertumbuhan pendapatan, margin laba, dan pembayaran dividen agar sesuai dengan tujuan dan toleransi risiko Anda.

Di era meningkatnya perhatian terhadap kesehatan dan keberlanjutan, perusahaan makanan yang mampu beradaptasi dan berinovasi akan menjadi pemenang kompetisi. Inilah peluang bagi investor yang ingin membangun portofolio investasi yang kokoh.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)