#Gate廣場發帖領五萬美金紅包


Deutsche Bank memperdalam kerjasama dengan Ripple, teknologi blockchain merombak pola pembayaran lintas batas

Tanggal Rilis: 20 Februari 2026

Raksasa keuangan global Deutsche Bank secara diam-diam mempercepat penempatan teknologi blockchain-nya. Menurut berita terbaru, bank ini secara besar-besaran memperluas penerapan infrastruktur pembayaran Ripple, bertujuan untuk merevolusi pembayaran lintas batas, perdagangan valuta asing, dan layanan penitipan aset digital melalui teknologi buku besar terdistribusi.

Langkah strategis ini menandai fase baru dalam integrasi antara raksasa keuangan tradisional dan infrastruktur blockchain yang sedang berkembang. Sebagai bank terbesar di Jerman, pilihan Deutsche Bank sering dianggap sebagai indikator tren industri, dan pengembangan lebih dalam terhadap teknologi Ripple ini berpotensi memicu perhatian lebih banyak institusi keuangan tradisional terhadap solusi pembayaran berbasis blockchain.

Inovasi Teknologi: dari beberapa hari menjadi beberapa detik

Pembayaran lintas batas tradisional selama ini bergantung pada jaringan SWIFT dan sistem bank perantara, di mana sebuah transfer biasanya memerlukan 2-5 hari kerja untuk penyelesaian, dan melibatkan banyak pihak perantara, menyebabkan biaya tinggi dan transparansi rendah.

Berdasarkan informasi yang diungkapkan, Deutsche Bank memanfaatkan platform integrasi Ripple untuk memperpendek waktu penyelesaian, melewati sistem perantara tradisional yang memakan waktu beberapa hari. Protokol pembayaran berbasis blockchain Ripple mampu melakukan penyelesaian hampir secara real-time, sekaligus menyediakan visibilitas transaksi end-to-end, yang pasti akan meningkatkan efisiensi aliran dana dan pengalaman pelanggan secara signifikan.

Strategi Dual: Pendalaman Internal dan Eksplorasi Eksternal

Perlu dicatat bahwa Deutsche Bank mengadopsi strategi dual dalam jalur teknologi. Dalam operasi internal, bank ini fokus pada integrasi mendalam teknologi Ripple untuk mengoptimalkan aliran dana dan proses penyelesaian internalnya. Aplikasi internal ini memungkinkan verifikasi cepat efektivitas teknologi blockchain sekaligus mengurangi risiko operasional.

Sementara itu, dalam proses yang ditujukan kepada pelanggan eksternal, Deutsche Bank juga aktif mengeksplorasi solusi pembayaran berbasis blockchain dari SWIFT. Strategi yang inklusif ini menunjukkan bahwa bank tidak sekadar “berpihak”, melainkan berupaya membangun kemampuan komprehensif yang dapat menghubungkan berbagai jaringan pembayaran, guna menyesuaikan diri dengan kemungkinan munculnya ekosistem keuangan multi-chain di masa depan.

Lingkungan Regulasi dan Ekspektasi Pasar

Perlu dicatat bahwa Ripple Labs dan CEO-nya selama beberapa tahun terakhir aktif mendorong kejelasan kerangka regulasi aset kripto di Amerika Serikat. Bersamaan dengan pengumuman ini, CEO Ripple kembali menyuarakan bahwa peluang pengesahan “Clarity Act” diperkirakan mencapai 90%. Jika disahkan, undang-undang ini akan memberikan panduan yang lebih jelas dalam pengklasifikasian dan pengawasan aset digital, sekaligus menghapus hambatan hukum bagi adopsi teknologi blockchain secara besar-besaran oleh institusi keuangan.

Respon pasar terhadap berita ini cukup positif, harga XRP mengalami kenaikan kecil setelah pengumuman. Investor jelas melihat langkah Deutsche Bank sebagai bukti kuat tren adopsi institusional.

Dampak Industri dan Prospek

Inisiatif Deutsche Bank ini bukan sekadar peningkatan teknologi bank, melainkan juga mencerminkan transformasi mendalam yang sedang dialami infrastruktur keuangan global. Seiring solusi blockchain berbasis Ripple, SWIFT, dan teknologi lainnya semakin matang, batas antara keuangan tradisional dan teknologi desentralisasi mulai kabur.

Bagi industri perbankan secara keseluruhan, bagaimana memanfaatkan teknologi blockchain untuk meningkatkan efisiensi dan menurunkan biaya sambil memastikan kepatuhan dan keamanan, menjadi tantangan utama dalam transformasi digital. Praktik Deutsche Bank ini pasti akan menjadi contoh penting dalam eksplorasi tersebut.

Di tengah regulasi yang semakin jelas dan teknologi yang semakin matang, tahun 2026 mungkin akan menjadi tahun kunci di mana pembayaran berbasis blockchain beralih dari konsep ke aplikasi skala besar.
BTC1,1%
ETH-0,02%
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)