Perkembangan penting dalam penegakan hukum global telah terjadi saat She Zhijiang, warga negara Tiongkok yang berbasis di Kamboja dan terlibat dalam kejahatan keuangan terkait blockchain berskala besar, dipindahkan dari Thailand ke Tiongkok setelah keputusan pengadilan bersejarah. Ekstradisi ini merupakan langkah krusial dalam kerjasama internasional untuk memerangi jaringan penipuan canggih yang telah menimpa ribuan orang di seluruh Asia.
Skala Operasi Kriminal: Ratusan Platform Ilegal dan Triliunan Dana Ilegal
She Zhijiang diduga mengatur salah satu skema penipuan digital terbesar di kawasan ini. Dokumen pengadilan mengungkapkan bahwa jaringan kriminalnya mengoperasikan 239 situs judi ilegal, menghasilkan transaksi lebih dari 12,63 triliun Baht Thailand—setara sekitar 2,77 triliun Yuan Tiongkok. Volume aktivitas ilegal yang besar ini menunjukkan kompleksitas dan jangkauan operasi tersebut, yang memanfaatkan platform online untuk menipu dan mengeksploitasi warga Tiongkok melalui skema penipuan.
Pusat Operasi: Nexus Perbatasan Thailand-Myanmar
Jejak geografis jaringan kriminal ini meluas ke wilayah perbatasan yang sensitif, dengan She Zhijiang mendirikan basis operasional di daerah Myawaddy, Myanmar, terutama di zona terkenal KK Park. Selain operasi judi tradisional, ia terlibat dalam penipuan telekomunikasi, secara sistematis merekrut warga Tiongkok melalui platform online yang menipu. Dalam ekspansi strategis, She Zhijiang mengembangkan proyek Asia-Pacific New City di wilayah Shwe Koko, Thailand, dekat perbatasan. Pengembangan ini dipasarkan sebagai inisiatif inovatif yang menggunakan teknologi blockchain untuk layanan keuangan global, tetapi hasil penyelidikan mengungkapkan bahwa proyek tersebut terutama berfungsi sebagai kedok untuk operasi judi ilegal dan penipuan telekomunikasi.
Pengadilan Thailand Konfirmasi Ekstradisi: Proses Hukum Berlanjut
Pada 10 November, Kantor Jaksa Agung Thailand mengumumkan bahwa pengadilan banding telah mempertahankan keputusan pengadilan tingkat bawah untuk mengizinkan She Zhijiang dipindahkan ke Tiongkok untuk diadili. Konfirmasi yudisial ini memvalidasi permintaan ekstradisi berdasarkan pelanggaran hukum pidana Tiongkok, termasuk tuduhan terkait operasi judi ilegal dan pelanggaran regulasi lainnya. Keputusan ini mencerminkan komitmen Thailand terhadap kerjasama hukum internasional dan upaya bersama untuk membongkar jaringan penipuan transnasional.
Aliansi Penegakan Hukum Internasional Melawan Kejahatan Berbasis Blockchain
Kasus She Zhijiang menyoroti semakin canggihnya kejahatan keuangan lintas negara yang memanfaatkan teknologi blockchain dan zona perbatasan. Koordinasi yang berhasil antara otoritas Thailand dan Tiongkok menunjukkan peran penting kemitraan internasional dalam menangkap buron dan membongkar perusahaan kriminal yang beroperasi di berbagai yurisdiksi. Saat She Zhijiang menghadapi persidangan, kasus ini menandai meningkatnya upaya global untuk melindungi warga dari skema penipuan digital yang rumit dan memperkuat kerangka hukum yang mengatur aktivitas terkait blockchain.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ekstradisi She Zhijiang dari Thailand Menandai Penindakan Internasional Besar terhadap Penipuan Blockchain Lintas Negara
Perkembangan penting dalam penegakan hukum global telah terjadi saat She Zhijiang, warga negara Tiongkok yang berbasis di Kamboja dan terlibat dalam kejahatan keuangan terkait blockchain berskala besar, dipindahkan dari Thailand ke Tiongkok setelah keputusan pengadilan bersejarah. Ekstradisi ini merupakan langkah krusial dalam kerjasama internasional untuk memerangi jaringan penipuan canggih yang telah menimpa ribuan orang di seluruh Asia.
Skala Operasi Kriminal: Ratusan Platform Ilegal dan Triliunan Dana Ilegal
She Zhijiang diduga mengatur salah satu skema penipuan digital terbesar di kawasan ini. Dokumen pengadilan mengungkapkan bahwa jaringan kriminalnya mengoperasikan 239 situs judi ilegal, menghasilkan transaksi lebih dari 12,63 triliun Baht Thailand—setara sekitar 2,77 triliun Yuan Tiongkok. Volume aktivitas ilegal yang besar ini menunjukkan kompleksitas dan jangkauan operasi tersebut, yang memanfaatkan platform online untuk menipu dan mengeksploitasi warga Tiongkok melalui skema penipuan.
Pusat Operasi: Nexus Perbatasan Thailand-Myanmar
Jejak geografis jaringan kriminal ini meluas ke wilayah perbatasan yang sensitif, dengan She Zhijiang mendirikan basis operasional di daerah Myawaddy, Myanmar, terutama di zona terkenal KK Park. Selain operasi judi tradisional, ia terlibat dalam penipuan telekomunikasi, secara sistematis merekrut warga Tiongkok melalui platform online yang menipu. Dalam ekspansi strategis, She Zhijiang mengembangkan proyek Asia-Pacific New City di wilayah Shwe Koko, Thailand, dekat perbatasan. Pengembangan ini dipasarkan sebagai inisiatif inovatif yang menggunakan teknologi blockchain untuk layanan keuangan global, tetapi hasil penyelidikan mengungkapkan bahwa proyek tersebut terutama berfungsi sebagai kedok untuk operasi judi ilegal dan penipuan telekomunikasi.
Pengadilan Thailand Konfirmasi Ekstradisi: Proses Hukum Berlanjut
Pada 10 November, Kantor Jaksa Agung Thailand mengumumkan bahwa pengadilan banding telah mempertahankan keputusan pengadilan tingkat bawah untuk mengizinkan She Zhijiang dipindahkan ke Tiongkok untuk diadili. Konfirmasi yudisial ini memvalidasi permintaan ekstradisi berdasarkan pelanggaran hukum pidana Tiongkok, termasuk tuduhan terkait operasi judi ilegal dan pelanggaran regulasi lainnya. Keputusan ini mencerminkan komitmen Thailand terhadap kerjasama hukum internasional dan upaya bersama untuk membongkar jaringan penipuan transnasional.
Aliansi Penegakan Hukum Internasional Melawan Kejahatan Berbasis Blockchain
Kasus She Zhijiang menyoroti semakin canggihnya kejahatan keuangan lintas negara yang memanfaatkan teknologi blockchain dan zona perbatasan. Koordinasi yang berhasil antara otoritas Thailand dan Tiongkok menunjukkan peran penting kemitraan internasional dalam menangkap buron dan membongkar perusahaan kriminal yang beroperasi di berbagai yurisdiksi. Saat She Zhijiang menghadapi persidangan, kasus ini menandai meningkatnya upaya global untuk melindungi warga dari skema penipuan digital yang rumit dan memperkuat kerangka hukum yang mengatur aktivitas terkait blockchain.