Komite Tata Kelola Komunitas Flow telah menyelesaikan operasi teknis untuk menghapus 87,4 miliar token FLOW yang tidak sah, menandai akhir dari fase pemulihan pasca-insiden yang kritis. Menurut laporan Foresight News, penghancuran permanen aset yang disusupi ini dieksekusi langsung di blockchain, menjamin bahwa tidak ada token palsu yang dapat beredar kembali di masa mendatang.
87.4 Miliar Token Dihapus Secara Permanen dari Sirkulasi
Proses penghapusan adalah langkah kunci dalam rencana pemulihan kemandirian yang diluncurkan sebelumnya. Setiap token yang hancur dihapus secara permanen dari sistem Flow, di bawah pengawasan otoritas tata kelola, memastikan transparansi lengkap di setiap tahap operasi. Penghancuran dana palsu ini menegaskan komitmen ekosistem Flow untuk menjaga integritas jaringan dan kepercayaan pemegang token.
Jaringan Aliran Dipulihkan: Protokol DeFi Bekerja Secara Normal
Pertama, node validator jaringan menerapkan perbaikan keamanan dalam waktu satu hari setelah pecahnya insiden pada 27 Desember 2025. Sejak itu, infrastruktur Flow telah beroperasi tanpa gangguan, dan langkah-langkah tingkat protokol tambahan telah memperkuat pertahanan sistem.
Data operasional mengkonfirmasi pemulihan penuh: dalam periode terakhir, jaringan Flow telah memproses lebih dari 3 juta transaksi, dan aplikasi DeFi referensi beroperasi dengan parameter normal. Performa tetap stabil, menunjukkan bahwa mekanisme keamanan yang baru diterapkan bekerja secara efektif dan tidak memengaruhi kecepatan atau keandalan jaringan.
Langkah Keamanan yang Diperkuat dan Orientasi Ekspansi
Dengan penghancuran selesai dan sistem pulih sepenuhnya, Flow sekarang fokus untuk memperkuat langkah-langkah perlindungan dan mempercepat pengembangan produk dalam ekosistem. Rencana masa depan termasuk memperluas kemitraan DeFi dan meluncurkan inisiatif baru yang memanfaatkan infrastruktur jaringan yang stabil.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Flow Lengkapkan Penghapusan Token Palsu dari Insiden Keamanan
Komite Tata Kelola Komunitas Flow telah menyelesaikan operasi teknis untuk menghapus 87,4 miliar token FLOW yang tidak sah, menandai akhir dari fase pemulihan pasca-insiden yang kritis. Menurut laporan Foresight News, penghancuran permanen aset yang disusupi ini dieksekusi langsung di blockchain, menjamin bahwa tidak ada token palsu yang dapat beredar kembali di masa mendatang.
87.4 Miliar Token Dihapus Secara Permanen dari Sirkulasi
Proses penghapusan adalah langkah kunci dalam rencana pemulihan kemandirian yang diluncurkan sebelumnya. Setiap token yang hancur dihapus secara permanen dari sistem Flow, di bawah pengawasan otoritas tata kelola, memastikan transparansi lengkap di setiap tahap operasi. Penghancuran dana palsu ini menegaskan komitmen ekosistem Flow untuk menjaga integritas jaringan dan kepercayaan pemegang token.
Jaringan Aliran Dipulihkan: Protokol DeFi Bekerja Secara Normal
Pertama, node validator jaringan menerapkan perbaikan keamanan dalam waktu satu hari setelah pecahnya insiden pada 27 Desember 2025. Sejak itu, infrastruktur Flow telah beroperasi tanpa gangguan, dan langkah-langkah tingkat protokol tambahan telah memperkuat pertahanan sistem.
Data operasional mengkonfirmasi pemulihan penuh: dalam periode terakhir, jaringan Flow telah memproses lebih dari 3 juta transaksi, dan aplikasi DeFi referensi beroperasi dengan parameter normal. Performa tetap stabil, menunjukkan bahwa mekanisme keamanan yang baru diterapkan bekerja secara efektif dan tidak memengaruhi kecepatan atau keandalan jaringan.
Langkah Keamanan yang Diperkuat dan Orientasi Ekspansi
Dengan penghancuran selesai dan sistem pulih sepenuhnya, Flow sekarang fokus untuk memperkuat langkah-langkah perlindungan dan mempercepat pengembangan produk dalam ekosistem. Rencana masa depan termasuk memperluas kemitraan DeFi dan meluncurkan inisiatif baru yang memanfaatkan infrastruktur jaringan yang stabil.