Ketidakpastian politik menekan permintaan obligasi Jepang

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Obligasi adalah instrumen keuangan yang menarik investor konservatif selama periode stabilitas, tetapi menjadi sasaran kekhawatiran saat terjadi fluktuasi politik. Inilah gambaran yang kita amati di Jepang, di mana pemilihan DPR yang akan datang secara serius menurunkan minat investor terhadap utang negara.

Apa yang terjadi di lelang obligasi Jepang

Pada 3 Februari, Jin10 mencatat penurunan permintaan yang mencolok untuk obligasi pemerintah Jepang jangka 10 tahun. Rasio permintaan terhadap penawaran hanya sebesar 3,02 — terendah dalam setahun terakhir. Sebagai perbandingan: pada lelang sebelumnya, rasio ini mencapai 3,30, dan rata-rata 12 bulan berada di level 3,24. Distribusi tail tetap di 0,05, namun dinamika permintaan itu sendiri secara jelas menunjukkan kehati-hatian pasar.

Pemilihan sebagai katalis ketidakpastian di pasar

Alasan kekhawatiran terletak pada bidang politik. Pada 8 Februari, pemilihan DPR akan berlangsung, dan para trader sudah bersiap menghadapi potensi volatilitas. Menurut survei terbaru, koalisi pemerintahan Jepang kemungkinan akan memperoleh sekitar 300 dari 465 kursi, dan Partai Liberal Demokrat kemungkinan besar akan mencapai mayoritas mutlak sendiri. Skenario ini akan memungkinkan Perdana Menteri Sanae Takai untuk mempercepat pelaksanaan rencana stimulus fiskal, yang tak terelakkan akan meningkatkan utang negara — inilah yang menakut-nakuti pemegang obligasi.

Mengapa utang meningkat: rencana pajak dan dampaknya

Usulan terbaru tentang pelonggaran pajak konsumsi telah mendorong hasil obligasi Jepang ke level tertinggi dalam bertahun-tahun. Meskipun sejak itu indikator sedikit menurun, tingkat dasar obligasi 10 tahun tetap di sekitar 2,25% — tertinggi dalam hampir tiga dekade, sejak tahun 1999. Pertumbuhan hasil ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap beban utang yang semakin membesar pada anggaran.

Ekspektasi pasar untuk bulan-bulan mendatang

Pasar keuangan sudah memasukkan ke dalam harga asumsi tertentu tentang langkah bank sentral. Indeks swap mata uang menunjukkan peluang 76% untuk kenaikan suku bunga paling cepat pada April tahun ini. Selain itu, pasar sepenuhnya memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin hingga Juni. Kalkulasi ini menunjukkan bahwa peserta pasar mengharapkan kebijakan moneter yang aktif sebagai respons terhadap perluasan anggaran, yang menciptakan dinamika kompleks untuk obligasi dan menuntut perhatian lebih dari investor terhadap risiko.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)