Saham emas dan Bitcoin sedang turun secara bersamaan, membingungkan investor yang terbiasa dengan hubungan terbalik mereka. Secara tradisional, emas menjadi lindung nilai terhadap inflasi sementara BTC adalah "emas digital," tetapi dinamika terbaru menunjukkan korelasi.
Faktor-faktor termasuk kenaikan suku bunga yang mengikis daya tarik aset tanpa hasil. Penambang emas seperti Newmont menghadapi biaya yang lebih tinggi, turun 12%, sementara BTC turun 10%. Ketidakpastian makro, seperti kekhawatiran utang AS, mendorong pergeseran ke aset aman seperti obligasi.
Analis mencatat kekurangan likuiditas yang mempengaruhi keduanya; penjualan besar-besaran oleh institusi di aset berisiko menyebar ke komoditas. Namun, dalam jangka panjang, divergensi mungkin akan kembali jika adopsi crypto meningkat.
Memahami ini memerlukan pemantauan kebijakan Fed. Untuk portofolio, seimbangkan dengan kepemilikan yang terdiversifikasi. Sinkronisasi ini menyoroti perilaku pasar yang berkembang di tahun 2026.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#WhyAreGoldStocksandBTCFallingTogether?
Mengapa Saham Emas dan BTC Turun Bersamaan
Saham emas dan Bitcoin sedang turun secara bersamaan, membingungkan investor yang terbiasa dengan hubungan terbalik mereka. Secara tradisional, emas menjadi lindung nilai terhadap inflasi sementara BTC adalah "emas digital," tetapi dinamika terbaru menunjukkan korelasi.
Faktor-faktor termasuk kenaikan suku bunga yang mengikis daya tarik aset tanpa hasil. Penambang emas seperti Newmont menghadapi biaya yang lebih tinggi, turun 12%, sementara BTC turun 10%. Ketidakpastian makro, seperti kekhawatiran utang AS, mendorong pergeseran ke aset aman seperti obligasi.
Analis mencatat kekurangan likuiditas yang mempengaruhi keduanya; penjualan besar-besaran oleh institusi di aset berisiko menyebar ke komoditas. Namun, dalam jangka panjang, divergensi mungkin akan kembali jika adopsi crypto meningkat.
Memahami ini memerlukan pemantauan kebijakan Fed. Untuk portofolio, seimbangkan dengan kepemilikan yang terdiversifikasi. Sinkronisasi ini menyoroti perilaku pasar yang berkembang di tahun 2026.