Pasar keuangan global mengalami turbulensi hebat semalam (5 Februari 2026). Cryptocurrency, terutama Bitcoin (BTC), serta aset tradisional seperti emas dan perak, sangat terdampak saat investor melarikan diri dari posisi berisiko. BTC turun hingga 12% selama hari itu, melewati $64.000 dan mencapai level terendah sejak Oktober 2024. Kapitalisasi pasar cryptocurrency total terkikis lebih dari $1,2 triliun, harga emas turun 1%, sementara perak mengalami penurunan tajam sebesar 6,6%. Pergerakan ini diartikan sebagai bagian dari gelombang luas penghindaran risiko; namun, sementara emas tetap relatif stabil, likuidasi posisi leverage dalam aset crypto memperdalam krisis. Penurunan kemarin bukan disebabkan oleh satu pemicu tunggal; melainkan, dipercepat oleh pertemuan ketidakpastian makroekonomi, perkembangan politik, dan dinamika pasar. Berikut adalah faktor utama:
1. 👉 Pelarian dari Aset Berisiko dan Efek Penjualan Teknologi: Investor, yang dipengaruhi oleh penjualan saham teknologi, meninggalkan aset spekulatif seperti cryptocurrency. BTC mengalami penurunan 11-13%, menunjukkan korelasi tinggi dengan indeks Nasdaq. Ini menunjukkan bahwa BTC, yang dipromosikan sebagai "emas digital," gagal dalam uji stres; sementara harga emas nyata mempertahankan tren naik selama periode yang sama, BTC bergerak ke arah yang berlawanan. Menurut analisis bersama, pelarian ini disebabkan oleh penarikan likuiditas: "Seiring pendanaan mengerut, perintah stop-loss dipicu, leverage dilikuidasi secara paksa, dan aset likuid dijual terlebih dahulu." 2. 👉 Tekanan Politik dan Kebijakan Moneter: Penunjukan Kevin Warsh oleh Presiden AS Donald Trump untuk memimpin Fed menciptakan ketakutan akan kebijakan "hawkish" di pasar. Penunjukan Warsh dipersepsikan sebagai sinyal bahwa kebijakan moneter akan diperketat, meningkatkan ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi. Ini mempengaruhi aset sensitif suku bunga seperti cryptocurrency; Seperti yang disorot di X, "Pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent bahwa pemerintah tidak akan mendukung crypto mempercepat penjualan." Demikian pula, penurunan emas dan perak dipicu oleh pembalikan posisi spekulatif: Emas turun 9%, perak dua digit, tetapi ini lebih disebabkan oleh perdagangan leverage daripada penurunan fundamental dalam permintaan. 3. 👉 Dinamika Internal Pasar dan Gelombang Likuidasi: Penjualan besar-besaran diamati di bursa crypto; misalnya, penjualan BTC senilai $3,5 miliar menyebabkan harga anjlok dalam 20 menit. $3 miliar dolar ditarik dari ETF, dan penambang menjual di bawah tekanan biaya (biaya produksi ~$87.000). Dalam emas dan perak, pengambilan keuntungan dan tekanan likuiditas efektif setelah reli rekor; perak lebih terpukul karena permintaan industri yang lemah. Investor terkenal Michael Burry memperingatkan bahwa penurunan lebih dari 10% pada BTC bisa menciptakan "lingkaran kematian," menyoroti risiko bagi perusahaan pertambangan dan perusahaan terkait BTC. 4. 👉 Dampak Global dan Ketegangan Geopolitik: Perlambatan data ketenagakerjaan AS, tekanan inflasi, dan penguatan dolar telah menekan selera risiko. Sementara ketegangan geopolitik mendorong emas di atas $5.000, crypto tidak mampu memenuhi peran "safe haven" ini. Penurunan di pasar Asia juga menyebar; misalnya, kerugian teknologi di Wall Street menarik indeks Asia ke bawah.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
17 Suka
Hadiah
17
13
1
Bagikan
Komentar
0/400
CryptoAlice
· 18menit yang lalu
Selamat Tahun Baru! 🤑
Lihat AsliBalas0
cryptoLog
· 23menit yang lalu
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
ToTheYUE
· 28menit yang lalu
Selamat Tahun Baru! 🤑
Lihat AsliBalas0
Z谋谋nxcrypto
· 32menit yang lalu
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
SaharaDreams
· 37menit yang lalu
Selamat Tahun Baru! 🤑
Lihat AsliBalas0
Sand谋3S
· 45menit yang lalu
Selamat Tahun Baru! 🤑
Lihat AsliBalas0
PandaX
· 54menit yang lalu
Bersyukur atas kontribusi yang membantu dan mencerahkan ini. Terima kasih banyak.
Lihat AsliBalas0
SinCity
· 1jam yang lalu
Terima kasih telah berbagi ini – ini benar-benar membantu dan saya menghargainya. Saya sangat menghargai waktu dan usaha Anda dalam berbagi informasi ini. Semoga ini dapat membantu orang lain juga.
Lihat AsliBalas0
Last_Satoshi
· 1jam yang lalu
Selamat Tahun Baru! 🤑
Lihat AsliBalas0
M谋ngYueZen
· 1jam yang lalu
Terima kasih atas bagikanannya! Dukungan Anda sangat dihargai.
Pasar keuangan global mengalami turbulensi hebat semalam (5 Februari 2026). Cryptocurrency, terutama Bitcoin (BTC), serta aset tradisional seperti emas dan perak, sangat terdampak saat investor melarikan diri dari posisi berisiko. BTC turun hingga 12% selama hari itu, melewati $64.000 dan mencapai level terendah sejak Oktober 2024. Kapitalisasi pasar cryptocurrency total terkikis lebih dari $1,2 triliun, harga emas turun 1%, sementara perak mengalami penurunan tajam sebesar 6,6%. Pergerakan ini diartikan sebagai bagian dari gelombang luas penghindaran risiko; namun, sementara emas tetap relatif stabil, likuidasi posisi leverage dalam aset crypto memperdalam krisis. Penurunan kemarin bukan disebabkan oleh satu pemicu tunggal; melainkan, dipercepat oleh pertemuan ketidakpastian makroekonomi, perkembangan politik, dan dinamika pasar. Berikut adalah faktor utama:
1. 👉 Pelarian dari Aset Berisiko dan Efek Penjualan Teknologi: Investor, yang dipengaruhi oleh penjualan saham teknologi, meninggalkan aset spekulatif seperti cryptocurrency. BTC mengalami penurunan 11-13%, menunjukkan korelasi tinggi dengan indeks Nasdaq. Ini menunjukkan bahwa BTC, yang dipromosikan sebagai "emas digital," gagal dalam uji stres; sementara harga emas nyata mempertahankan tren naik selama periode yang sama, BTC bergerak ke arah yang berlawanan. Menurut analisis bersama, pelarian ini disebabkan oleh penarikan likuiditas: "Seiring pendanaan mengerut, perintah stop-loss dipicu, leverage dilikuidasi secara paksa, dan aset likuid dijual terlebih dahulu."
2. 👉 Tekanan Politik dan Kebijakan Moneter: Penunjukan Kevin Warsh oleh Presiden AS Donald Trump untuk memimpin Fed menciptakan ketakutan akan kebijakan "hawkish" di pasar. Penunjukan Warsh dipersepsikan sebagai sinyal bahwa kebijakan moneter akan diperketat, meningkatkan ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi. Ini mempengaruhi aset sensitif suku bunga seperti cryptocurrency; Seperti yang disorot di X, "Pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent bahwa pemerintah tidak akan mendukung crypto mempercepat penjualan." Demikian pula, penurunan emas dan perak dipicu oleh pembalikan posisi spekulatif: Emas turun 9%, perak dua digit, tetapi ini lebih disebabkan oleh perdagangan leverage daripada penurunan fundamental dalam permintaan.
3. 👉 Dinamika Internal Pasar dan Gelombang Likuidasi: Penjualan besar-besaran diamati di bursa crypto; misalnya, penjualan BTC senilai $3,5 miliar menyebabkan harga anjlok dalam 20 menit. $3 miliar dolar ditarik dari ETF, dan penambang menjual di bawah tekanan biaya (biaya produksi ~$87.000). Dalam emas dan perak, pengambilan keuntungan dan tekanan likuiditas efektif setelah reli rekor; perak lebih terpukul karena permintaan industri yang lemah. Investor terkenal Michael Burry memperingatkan bahwa penurunan lebih dari 10% pada BTC bisa menciptakan "lingkaran kematian," menyoroti risiko bagi perusahaan pertambangan dan perusahaan terkait BTC.
4. 👉 Dampak Global dan Ketegangan Geopolitik: Perlambatan data ketenagakerjaan AS, tekanan inflasi, dan penguatan dolar telah menekan selera risiko. Sementara ketegangan geopolitik mendorong emas di atas $5.000, crypto tidak mampu memenuhi peran "safe haven" ini. Penurunan di pasar Asia juga menyebar; misalnya, kerugian teknologi di Wall Street menarik indeks Asia ke bawah.