Kontrak beras futures mengalami penurunan yang cukup signifikan selama sesi perdagangan terakhir, dengan harga kontrak menurun secara modest di seluruh pasar. Harga beras tunai rata-rata nasional CmdtyView turun menjadi $3,84 1/2, mencatat kerugian sebesar 1 1/2 sen dari penutupan sebelumnya. Penurunan ini terjadi di tengah aktivitas ekspor yang terus berlanjut yang tetap menjadi dasar narasi pasar yang lebih luas.
Sorotan Penjualan Ekspor USDA: Pengiriman 195 Ribu Ton Metrik
Departemen Pertanian AS melaporkan aktivitas penjualan ekspor swasta yang signifikan pagi ini, termasuk satu ratus sembilan puluh lima ribu ton metrik yang ditujukan ke destinasi tidak diketahui, bersama dengan tambahan seratus lima puluh ribu ton metrik yang dijual ke Kolombia. Volume penjualan yang besar ini menegaskan sifat kompetitif pasar jagung global dan pentingnya permintaan ekspor dalam dinamika harga. Sementara itu, seorang importir berbasis di Taiwan semalam membeli total enam puluh lima ribu ton metrik jagung AS melalui tender, yang semakin mencerminkan minat internasional yang kuat terhadap pasokan Amerika.
Ekspektasi Pasar dan Data Mendatang
Angka produksi etanol mingguan akan memberikan konteks tambahan bagi pedagang jagung, dengan peserta industri mengantisipasi penurunan dari tingkat produksi tertinggi minggu sebelumnya setelah penundaan libur Senin. Rilis data EIA telah dijadwalkan ulang ke Kamis pagi, memberi peserta pasar satu hari tambahan untuk mencerna pergerakan harga terbaru dan posisi sebelum laporan dirilis. Penyesuaian waktu ini memungkinkan gambaran yang lebih lengkap tentang permintaan energi terhadap etanol berbasis jagung.
Ringkasan Harga Kontrak
Di seluruh kompleks futures, kontrak jagung Maret 2026 ditutup di $4,21 3/4, turun 2 sen, sementara jagung tunai terdekat menetap di $3,84 1/2, menurun 1 1/2 sen. Kontrak jagung Mei 2026 selesai di $4,29 3/4, juga turun 1 1/2 sen dari sesi sebelumnya. Kontrak jagung Juli 2026 berakhir di $4,36 1/4, mencerminkan tekanan penurunan serupa sebesar 1 1/2 sen. Konsistensi penurunan di seluruh kurva menunjukkan minat jual yang seimbang dalam futures jagung saat trader menavigasi antara kekuatan ekspor dan pertimbangan pasokan musiman.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kontrak Berjangka Jagung Menurun karena 195.000 Metrik Ton Menuju Pasar Ekspor
Kontrak beras futures mengalami penurunan yang cukup signifikan selama sesi perdagangan terakhir, dengan harga kontrak menurun secara modest di seluruh pasar. Harga beras tunai rata-rata nasional CmdtyView turun menjadi $3,84 1/2, mencatat kerugian sebesar 1 1/2 sen dari penutupan sebelumnya. Penurunan ini terjadi di tengah aktivitas ekspor yang terus berlanjut yang tetap menjadi dasar narasi pasar yang lebih luas.
Sorotan Penjualan Ekspor USDA: Pengiriman 195 Ribu Ton Metrik
Departemen Pertanian AS melaporkan aktivitas penjualan ekspor swasta yang signifikan pagi ini, termasuk satu ratus sembilan puluh lima ribu ton metrik yang ditujukan ke destinasi tidak diketahui, bersama dengan tambahan seratus lima puluh ribu ton metrik yang dijual ke Kolombia. Volume penjualan yang besar ini menegaskan sifat kompetitif pasar jagung global dan pentingnya permintaan ekspor dalam dinamika harga. Sementara itu, seorang importir berbasis di Taiwan semalam membeli total enam puluh lima ribu ton metrik jagung AS melalui tender, yang semakin mencerminkan minat internasional yang kuat terhadap pasokan Amerika.
Ekspektasi Pasar dan Data Mendatang
Angka produksi etanol mingguan akan memberikan konteks tambahan bagi pedagang jagung, dengan peserta industri mengantisipasi penurunan dari tingkat produksi tertinggi minggu sebelumnya setelah penundaan libur Senin. Rilis data EIA telah dijadwalkan ulang ke Kamis pagi, memberi peserta pasar satu hari tambahan untuk mencerna pergerakan harga terbaru dan posisi sebelum laporan dirilis. Penyesuaian waktu ini memungkinkan gambaran yang lebih lengkap tentang permintaan energi terhadap etanol berbasis jagung.
Ringkasan Harga Kontrak
Di seluruh kompleks futures, kontrak jagung Maret 2026 ditutup di $4,21 3/4, turun 2 sen, sementara jagung tunai terdekat menetap di $3,84 1/2, menurun 1 1/2 sen. Kontrak jagung Mei 2026 selesai di $4,29 3/4, juga turun 1 1/2 sen dari sesi sebelumnya. Kontrak jagung Juli 2026 berakhir di $4,36 1/4, mencerminkan tekanan penurunan serupa sebesar 1 1/2 sen. Konsistensi penurunan di seluruh kurva menunjukkan minat jual yang seimbang dalam futures jagung saat trader menavigasi antara kekuatan ekspor dan pertimbangan pasokan musiman.