《随庄起舞》—— Jangan melawan tren dalam perdagangan di dunia koin, sebenarnya hanya satu hal: apakah kamu mengikuti arus dana besar, atau berjuang melawannya. Banyak orang merugi bukan karena tidak bisa membaca grafik K, tetapi karena selalu memegang keyakinan—"Posisi ini sudah sangat rendah, kan?" "Tidak masuk akal kalau turun lagi, kan?" "Saya rasa di sini akan rebound." Lalu apa hasilnya? Hal yang kamu yakini, pasar tidak pernah mengakui. Saat pasar naik, kamu malah melakukan short; saat pasar turun, kamu malah membeli di dasar; saat pasar berombak, kamu terus-menerus menaruh posisi besar dan bertaruh besar setiap hari. Kemudian sambil merugi, kamu membela diri: "Saya trading di sisi kiri," "Saya sedang menata posisi." Maafkan saya, tapi: para bandar mendorong tren, sementara kamu membuktikan bahwa kamu pintar. Apa arti mengikuti tren? Tidak rumit, juga tidak misterius. Hanya tiga poin: tren naik, jangan selalu fokus pada tren turun; jangan setiap hari membeli di dasar tanpa tren, berhentilah bertindak terlalu banyak karena harga sudah memberi tahu arah. Kalau kamu tetap berargumen dengan harga, kerugianmu bukanlah hal yang adil. Kenapa trading mengikuti tren terasa lebih ringan? Karena kamu tidak melawan pasar, melainkan menunggu pasar yang akan mengangkatmu keluar. Masuk posisi yang tidak sempurna tidak masalah, selama arah benar, koreksi adalah peluang, dan pasar berombak memberi waktu untuk masuk. Tapi kalau melawan tren? Setiap posisi harus tepat, sedikit terlambat berarti terjebak dalam posisi dalam, ragu sedikit bisa menyebabkan margin call. Ini bukan trading, ini bertaruh nyawa. Masalah terbesar banyak orang adalah: tren sudah terbentuk, mereka masih memikirkan "apakah ini palsu breakout"; struktur pasar sudah rusak, mereka masih membayangkan "berikan saya satu rebound lagi." Akhirnya, bukan kalah di pasar, tapi kalah dalam penilaian sendiri. Ingat satu hal sederhana: saat pasar kuat, jangan pamer; saat pasar lemah, jangan berkhayal. Mengikuti tren tidak selalu menjamin menang, tapi setidaknya tidak akan cepat mati. Kalau tren salah, semakin keras kamu berusaha, semakin serius kerugianmu. Inilah kenyataan paling kejam sekaligus paling nyata dari trading.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
《随庄起舞》—— Jangan melawan tren dalam perdagangan di dunia koin, sebenarnya hanya satu hal: apakah kamu mengikuti arus dana besar, atau berjuang melawannya. Banyak orang merugi bukan karena tidak bisa membaca grafik K, tetapi karena selalu memegang keyakinan—"Posisi ini sudah sangat rendah, kan?" "Tidak masuk akal kalau turun lagi, kan?" "Saya rasa di sini akan rebound." Lalu apa hasilnya? Hal yang kamu yakini, pasar tidak pernah mengakui. Saat pasar naik, kamu malah melakukan short; saat pasar turun, kamu malah membeli di dasar; saat pasar berombak, kamu terus-menerus menaruh posisi besar dan bertaruh besar setiap hari. Kemudian sambil merugi, kamu membela diri: "Saya trading di sisi kiri," "Saya sedang menata posisi." Maafkan saya, tapi: para bandar mendorong tren, sementara kamu membuktikan bahwa kamu pintar. Apa arti mengikuti tren? Tidak rumit, juga tidak misterius. Hanya tiga poin: tren naik, jangan selalu fokus pada tren turun; jangan setiap hari membeli di dasar tanpa tren, berhentilah bertindak terlalu banyak karena harga sudah memberi tahu arah. Kalau kamu tetap berargumen dengan harga, kerugianmu bukanlah hal yang adil. Kenapa trading mengikuti tren terasa lebih ringan? Karena kamu tidak melawan pasar, melainkan menunggu pasar yang akan mengangkatmu keluar. Masuk posisi yang tidak sempurna tidak masalah, selama arah benar, koreksi adalah peluang, dan pasar berombak memberi waktu untuk masuk. Tapi kalau melawan tren? Setiap posisi harus tepat, sedikit terlambat berarti terjebak dalam posisi dalam, ragu sedikit bisa menyebabkan margin call. Ini bukan trading, ini bertaruh nyawa. Masalah terbesar banyak orang adalah: tren sudah terbentuk, mereka masih memikirkan "apakah ini palsu breakout"; struktur pasar sudah rusak, mereka masih membayangkan "berikan saya satu rebound lagi." Akhirnya, bukan kalah di pasar, tapi kalah dalam penilaian sendiri. Ingat satu hal sederhana: saat pasar kuat, jangan pamer; saat pasar lemah, jangan berkhayal. Mengikuti tren tidak selalu menjamin menang, tapi setidaknya tidak akan cepat mati. Kalau tren salah, semakin keras kamu berusaha, semakin serius kerugianmu. Inilah kenyataan paling kejam sekaligus paling nyata dari trading.