Belakangan ini, latar belakang keputusan bergabungnya Yaoyao yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pertumbuhan Solana Asia Pasifik menjadi perhatian. Menurut laporan Odaily, pilihannya ini bukan sekadar perpindahan karier, melainkan berasal dari perbedaan mendasar dalam filosofi ekosistem yang dianut oleh kedua proyek tersebut.
Sekali Pertemuan Mengubah Segalanya
Saat menghadiri acara StarkNet tahun 2023, Yaoyao berusaha berdiskusi dengan tim terkait strategi ekspansi di Asia Pasifik. Saat itu, dia sedang bekerja di BiBiT dan juga menjalani proses wawancara dengan Solana. Namun, seorang eksekutif StarkNet menunjukkan sikap sombong terhadap pertanyaannya, dan menegur bahwa menanyakan latar belakang dan cara bergabungnya Yaoyao dianggap tidak sopan.
Apa Perbedaan Budaya Perusahaan?
Pengalaman tidak menyenangkan ini menunjukkan betapa berbeda filosofi operasional ekosistem dari kedua proyek tersebut. Sikap angkuh dari eksekutif StarkNet bukan sekadar kesalahan pribadi, melainkan mencerminkan pandangan mereka tentang hubungan dengan komunitas. Sebaliknya, Solana menempatkan penghormatan dan komunikasi terbuka sebagai prioritas saat merekrut talenta di wilayah pertumbuhan utama seperti Asia Pasifik.
Ekosistem Dibuat oleh Manusia
Setelah itu, Yaoyao berbagi wawasan mendalam di platform X, bahwa “ekosistem didefinisikan oleh orang-orang yang membangunnya, dan tanpa komunitas, tidak ada yang akan mendukungmu.” Ucapan ini tidak hanya menjelaskan latar belakang keputusan pribadinya, tetapi juga mengandung esensi dari inti ekosistem blockchain.
Ekspansi di Asia Pasifik, Talenta adalah Jawabannya
Seiring Solana terus mendorong pertumbuhan di wilayah Asia Pasifik, perekrutan pemimpin berpengalaman seperti Yaoyao bukan sekadar perpindahan orang. Ini adalah contoh bagaimana filosofi ekosistem yang menghargai komunitas dan talenta dapat terwujud dalam pengambilan keputusan bisnis. Hal ini mengingatkan kembali bahwa blockchain didasarkan bukan hanya pada teknologi, tetapi juga pada kepercayaan manusia dan komunitas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Alasan sebenarnya Solana merekrut Kepala Pertumbuhan Wilayah Pasifik: Pertemuan dengan eksekutif StarkNet menjadi penentu
Belakangan ini, latar belakang keputusan bergabungnya Yaoyao yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pertumbuhan Solana Asia Pasifik menjadi perhatian. Menurut laporan Odaily, pilihannya ini bukan sekadar perpindahan karier, melainkan berasal dari perbedaan mendasar dalam filosofi ekosistem yang dianut oleh kedua proyek tersebut.
Sekali Pertemuan Mengubah Segalanya
Saat menghadiri acara StarkNet tahun 2023, Yaoyao berusaha berdiskusi dengan tim terkait strategi ekspansi di Asia Pasifik. Saat itu, dia sedang bekerja di BiBiT dan juga menjalani proses wawancara dengan Solana. Namun, seorang eksekutif StarkNet menunjukkan sikap sombong terhadap pertanyaannya, dan menegur bahwa menanyakan latar belakang dan cara bergabungnya Yaoyao dianggap tidak sopan.
Apa Perbedaan Budaya Perusahaan?
Pengalaman tidak menyenangkan ini menunjukkan betapa berbeda filosofi operasional ekosistem dari kedua proyek tersebut. Sikap angkuh dari eksekutif StarkNet bukan sekadar kesalahan pribadi, melainkan mencerminkan pandangan mereka tentang hubungan dengan komunitas. Sebaliknya, Solana menempatkan penghormatan dan komunikasi terbuka sebagai prioritas saat merekrut talenta di wilayah pertumbuhan utama seperti Asia Pasifik.
Ekosistem Dibuat oleh Manusia
Setelah itu, Yaoyao berbagi wawasan mendalam di platform X, bahwa “ekosistem didefinisikan oleh orang-orang yang membangunnya, dan tanpa komunitas, tidak ada yang akan mendukungmu.” Ucapan ini tidak hanya menjelaskan latar belakang keputusan pribadinya, tetapi juga mengandung esensi dari inti ekosistem blockchain.
Ekspansi di Asia Pasifik, Talenta adalah Jawabannya
Seiring Solana terus mendorong pertumbuhan di wilayah Asia Pasifik, perekrutan pemimpin berpengalaman seperti Yaoyao bukan sekadar perpindahan orang. Ini adalah contoh bagaimana filosofi ekosistem yang menghargai komunitas dan talenta dapat terwujud dalam pengambilan keputusan bisnis. Hal ini mengingatkan kembali bahwa blockchain didasarkan bukan hanya pada teknologi, tetapi juga pada kepercayaan manusia dan komunitas.