Emas Menembus $5.000 untuk Pertama Kalinya — Tiga Risiko di Balik Kepanikan

image

Sumber: CryptoNewsNet Judul Asli: Emas Menembus $5.000 untuk Pertama Kalinya — Tiga Risiko di Balik Kepanikan Tautan Asli: https://cryptonews.net/news/finance/32333882/ Emas menembus $5.000 per ons untuk pertama kalinya dalam sejarah. Harga telah naik lebih dari $650 hanya di bulan Januari. Keuntungan 8,5% minggu lalu menandai kenaikan mingguan terbesar dalam nilai dolar. Ini juga merupakan kenaikan persentase terbesar sejak kepanikan pandemi Covid pada Maret 2020. Perak juga melampaui $100 per ons, naik 44% tahun ini.

Lari ke tempat aman terjadi saat pasar bersiap menghadapi tiga ancaman: eskalasi tarif AS-Kanada-Cina, potensi intervensi yen, dan meningkatnya peluang penutupan pemerintah AS.

Rally Emas Mencerminkan Kepercayaan yang Menciut

Seorang ahli strategi terkemuka mencatat bahwa rally emas terkait dengan pertanyaan tentang kepercayaan dalam sistem keuangan global. Kepercayaan telah terguncang tetapi belum hancur, dengan peringatan bahwa jika benar-benar hancur, momentum kenaikan bisa bertahan jauh lebih lama.

Banyak faktor mendorong lonjakan emas. Dolar melemah di tengah ketegangan geopolitik, tekanan terhadap kepemimpinan bank sentral, dan ancaman tarif. Pemotongan suku bunga telah menurunkan hasil dari obligasi dan dana pasar uang, mengurangi biaya peluang emas.

Bank sentral telah aktif membeli emas selama periode yang panjang, dan bank sentral dari ekonomi utama baru-baru ini menyetujui pembelian besar. Rasio P/E yang disesuaikan siklikal menunjukkan valuasi saham tertinggi sejak gelembung dot-com tahun 2000. Investor beralih ke aset alternatif.

Tiga Risiko yang Diamati Pasar

Selain lari ke emas, tiga katalisator spesifik sedang mendorong kecemasan investor minggu ini.

Kekhawatiran Eskalasi Tarif

Ancaman tarif telah meningkat secara signifikan, dengan mitra dagang utama terlibat dalam negosiasi tegang. Ketegangan perdagangan antara ekonomi utama semakin meningkat, dengan langkah balasan dan usulan balik yang menciptakan ketidakpastian. Kesepakatan terbaru melibatkan kompromi terkait tarif otomotif dan produk pertanian, tetapi tekanan dari pembuat kebijakan menunjukkan volatilitas lebih lanjut akan datang.

Pasar khawatir tentang kemungkinan respons terkoordinasi dari beberapa negara pada hari Senin, yang dapat memperbesar gangguan pasar.

Ancaman Intervensi Yen

Yen menguat 0,7% menjadi 154,58 per dolar. Pejabat bank sentral memperingatkan tindakan terhadap “gerakan tidak normal,” dan laporan muncul bahwa regulator keuangan utama telah menghubungi lembaga keuangan untuk menanyakan tentang nilai tukar yen. Pasar menafsirkan ini sebagai sinyal bahwa intervensi mata uang terkoordinasi mungkin terjadi.

Analis mencatat bahwa sebagian besar upaya mendukung yen akan mendorong suku bunga jangka panjang lebih tinggi, meninggalkan pembuat kebijakan dalam posisi sulit tanpa solusi yang jelas.

Yen adalah mata uang utama untuk pembiayaan carry trade. Intervensi nyata bisa memicu pelepasan posisi carry yen, memperbesar volatilitas di seluruh aset berisiko termasuk cryptocurrency.

Meningkatnya Peluang Penutupan Pemerintah

Kesepakatan anggaran yang berakhir 31 Januari menjadi masalah. Pasar prediksi menunjukkan kemungkinan penutupan meningkat menjadi 78,5%. Penolakan terhadap RUU pengeluaran utama muncul karena insiden kontroversial baru-baru ini, menciptakan kebuntuan legislatif.

Enam dari 12 RUU pengeluaran tahunan telah disahkan menjadi undang-undang, tetapi dukungan diperlukan untuk meloloskan enam lainnya sebelum tenggat waktu hari Jumat. Beberapa departemen sudah mendapatkan dana penuh untuk setahun, jadi penutupan total tidak mungkin terjadi. Tetapi operasi pemerintah lainnya akan terganggu, dan jadwal legislatif terpengaruh oleh cuaca.

Peristiwa Utama Minggu Ini dan Implikasinya

Keputusan kebijakan Federal Reserve dijadwalkan pada 29 Januari. Penahanan diperkirakan, tetapi tekanan untuk pemotongan suku bunga terus berlanjut. Ketidakpastian kepemimpinan bank sentral menambah lapisan ketidakpastian lainnya. Anggaran AS berakhir 31 Januari, dan pemilihan utama lainnya dijadwalkan pada 8 Februari. Pendapatan perusahaan teknologi besar juga menjadi fokus minggu ini.

Volume perdagangan Bitcoin yang melonjak selama akhir pekan menunjukkan bahwa investor sudah masuk ke mode panik. Tiga hambatan utama bersamaan sebelum pasar AS dibuka, dan ancaman tarif kembali mengguncang pasar. Jika pola masa lalu berlanjut, reaksi pasar yang buruk bisa memicu pembalikan kebijakan, tetapi volatilitas tampaknya tak terhindarkan sampai saat itu.

Rekor tertinggi emas dan perak mengirim sinyal yang jelas: pasar sedang mencari keamanan.

BTC-0,79%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)