Akankah Ethereum menjadi "detak jantung dunia"? Vitalik membahas keseimbangan antara skalabilitas dan desentralisasi

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

【区块律动】Bagaimana cara meningkatkan skalabilitas Ethereum? Pertanyaan ini baru-baru ini kembali dipikirkan oleh Vitalik.

Poin utamanya cukup menarik—daripada hanya fokus pada mengurangi latensi, lebih baik mengarahkan energi untuk meningkatkan bandwidth. Kenapa? Karena latensi dipengaruhi oleh batasan fisik seperti kecepatan cahaya, distribusi lokasi node, resistensi sensor, dan biaya ekonomi, sehingga sulit untuk diperbaiki tanpa batas. Sementara itu, ruang untuk meningkatkan bandwidth jauh lebih besar, dan melalui teknologi seperti PeerDAS dan ZKPs, secara teori dapat mencapai peningkatan ribuan kali lipat, sekaligus mempertahankan desentralisasi.

Di balik itu ada sebuah filosofi mendalam—Ethereum seharusnya dapat diandalkan dan stabil seperti “detak jantung dunia”, bukan digunakan sebagai server game berkinerja tinggi. Jika aplikasi benar-benar membutuhkan kecepatan tinggi, maka harus mempertimbangkan solusi off-chain, seperti jaringan layer dua. Ini juga menjelaskan mengapa meskipun Ethereum sendiri telah mengalami peningkatan skala yang besar, ekosistem layer dua tetap akan ada dan berkembang. Kedua hal ini sebenarnya saling melengkapi.

ETH0,17%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 6
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
DaisyUnicornvip
· 01-09 13:59
Aduh, akhirnya saya mengerti, bukan harus bersaing kecepatan, bandwidth adalah kunci utama. Pemikiran Vitalik kali ini cukup brilian, kecepatan cahaya pun tak bisa dihentikan, jadi apa lagi yang perlu dipersingkat... Lebih baik fokus menumpuk bandwidth, hal seperti PeerDAS adalah gambaran nyata dari bunga yang mekar. Layer kedua akan selalu hidup, sepertinya ramalan ini benar.
Lihat AsliBalas0
down_only_larryvip
· 01-08 07:57
Haha, lagi-lagi soal latensi? Aku cuma ketawa, bahkan kecepatan cahaya tidak bisa menghentikan tapi masih ingin mengejar level milidetik... ide bandwidth ini emang gila, kalau PeerDAS dijalankan Ethereum beneran bisa bernafas
Lihat AsliBalas0
TideRecedervip
· 01-08 07:51
Aduh, logika ini memang jernih... bandwidth > latensi, kecepatan cahaya adalah batas atasnya
Lihat AsliBalas0
EthMaximalistvip
· 01-08 07:51
Jujur saja, V神 ini pemikirannya masih jernih, penilaian bandwidth > latency tidak salah, kecepatan cahaya kita tidak bisa ubah
Lihat AsliBalas0
FloorPriceNightmarevip
· 01-08 07:42
vitalik logika ini menurut saya tetap jelas, bandwidth memang jauh lebih mudah diatasi daripada latency, batas kecepatan cahaya tidak ada yang bisa menghindarinya
Lihat AsliBalas0
ChainDoctorvip
· 01-08 07:39
Haha, finally someone said it out loud, latency is really a killer, even the speed of light can't save it Bandwidth is the real king, this PeerDAS solution is truly amazing, thousands of times scaling without losing decentralization, just thinking about it feels great The "world's heartbeat" metaphor is spot on, stop thinking about being a game server, doing Layer 1 well is enough Layer 2 continuing to exist is inevitable, L1 stability comes first, speed requirements can be delegated downward, clear division of labor Vitalik's approach this time is really clever, finally not just stacking parameters blindly
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)