✨✨✨ Tuduhan bahwa Departemen Kehakiman AS Menjual Bitcoin yang Disita
✨✨ Menurut tuduhan yang telah menyebabkan kehebohan besar di sektor cryptocurrency, Departemen Kehakiman AS (DOJ) menjual Bitcoin yang disita dalam kasus Samourai Wallet pada November 2025. Tuduhan ini menyebar dengan cepat di media sosial. Namun, penjualan tersebut belum dikonfirmasi, dan implikasi hukumnya masih belum jelas. Sumber Tuduhan: Kasus Samourai Wallet
✨ Menurut beberapa media crypto, sekitar 57,55 BTC (dengan nilai sekitar $6,3 juta pada saat itu) diserahkan oleh pendiri Samourai Wallet Keonne Rodriguez dan William Lonergan Hill sebagai bagian dari kasus tersebut telah dilikuidasi.
Beberapa sumber menyatakan bahwa aset tersebut dipindahkan oleh US Marshals Service ke Coinbase Prime dan dijual di sana. Namun, meskipun data on-chain mengonfirmasi transfer tersebut, belum ada bukti pasti tentang penjualan.
Konteks Hukum dan Kekhawatiran Regulasi
Tuduhan ini menarik perhatian lebih karena Executive Order 14233, yang ditandatangani oleh Presiden Trump pada Maret 2025. Perintah ini melarang penjualan Bitcoin yang disita melalui cara kriminal dan mewajibkan penyimpanannya di Cadangan Bitcoin Strategis AS.
Senator Cynthia Lummis menyatakan "keprihatinan mendalam" terhadap tuduhan penjualan ini, dengan menyebutkan bahwa pembuangan aset digital strategis dapat merugikan kepentingan nasional AS. Beberapa komentator menganggap transaksi ini sebagai potensi pelanggaran terhadap perintah tersebut.
Dikonfirmasi dan Belum Dikonfirmasi
Analis blockchain dan sumber verifikasi menekankan bahwa transfer ke Coinbase Prime tampaknya dilakukan secara on-chain, tetapi ini tidak secara otomatis berarti penjualan. Transfer tersebut bisa untuk penyimpanan rutin, pengelolaan aset, atau proses hukum di masa depan.
Hingga saat ini, baik US Marshals Service maupun Departemen Kehakiman belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi penjualan Bitcoin. Tidak ada laporan audit atau dokumen hukum yang mengonfirmasi penjualan yang dirilis secara publik.
Kesimpulan
✨Meskipun spekulasi yang intens, belum ada bukti konklusif bahwa DOJ menjual Bitcoin yang disita. Apakah ini merupakan pelanggaran terhadap perintah eksekutif tetap menjadi perdebatan hukum dan politik.
Komunitas cryptocurrency dan pengamat hukum memantau perkembangan secara ketat untuk pernyataan resmi dan dokumen pendukung.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#JusticeDepartmentSellsBitcoin.
✨✨✨ Tuduhan bahwa Departemen Kehakiman AS Menjual Bitcoin yang Disita
✨✨ Menurut tuduhan yang telah menyebabkan kehebohan besar di sektor cryptocurrency, Departemen Kehakiman AS (DOJ) menjual Bitcoin yang disita dalam kasus Samourai Wallet pada November 2025. Tuduhan ini menyebar dengan cepat di media sosial. Namun, penjualan tersebut belum dikonfirmasi, dan implikasi hukumnya masih belum jelas. Sumber Tuduhan: Kasus Samourai Wallet
✨ Menurut beberapa media crypto, sekitar 57,55 BTC (dengan nilai sekitar $6,3 juta pada saat itu) diserahkan oleh pendiri Samourai Wallet Keonne Rodriguez dan William Lonergan Hill sebagai bagian dari kasus tersebut telah dilikuidasi.
Beberapa sumber menyatakan bahwa aset tersebut dipindahkan oleh US Marshals Service ke Coinbase Prime dan dijual di sana. Namun, meskipun data on-chain mengonfirmasi transfer tersebut, belum ada bukti pasti tentang penjualan.
Konteks Hukum dan Kekhawatiran Regulasi
Tuduhan ini menarik perhatian lebih karena Executive Order 14233, yang ditandatangani oleh Presiden Trump pada Maret 2025. Perintah ini melarang penjualan Bitcoin yang disita melalui cara kriminal dan mewajibkan penyimpanannya di Cadangan Bitcoin Strategis AS.
Senator Cynthia Lummis menyatakan "keprihatinan mendalam" terhadap tuduhan penjualan ini, dengan menyebutkan bahwa pembuangan aset digital strategis dapat merugikan kepentingan nasional AS. Beberapa komentator menganggap transaksi ini sebagai potensi pelanggaran terhadap perintah tersebut.
Dikonfirmasi dan Belum Dikonfirmasi
Analis blockchain dan sumber verifikasi menekankan bahwa transfer ke Coinbase Prime tampaknya dilakukan secara on-chain, tetapi ini tidak secara otomatis berarti penjualan. Transfer tersebut bisa untuk penyimpanan rutin, pengelolaan aset, atau proses hukum di masa depan.
Hingga saat ini, baik US Marshals Service maupun Departemen Kehakiman belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi penjualan Bitcoin. Tidak ada laporan audit atau dokumen hukum yang mengonfirmasi penjualan yang dirilis secara publik.
Kesimpulan
✨Meskipun spekulasi yang intens, belum ada bukti konklusif bahwa DOJ menjual Bitcoin yang disita. Apakah ini merupakan pelanggaran terhadap perintah eksekutif tetap menjadi perdebatan hukum dan politik.
Komunitas cryptocurrency dan pengamat hukum memantau perkembangan secara ketat untuk pernyataan resmi dan dokumen pendukung.