Cobalah bayangkan sebuah skenario ekstrem: di pasar perdagangan global tidak ada yang bisa membuktikan asal-usul barang. Barang palsu bertebaran di mana-mana, setiap transaksi harus mengeluarkan biaya besar untuk memverifikasi keaslian, skala bisnis pun tidak bisa berkembang.
Perdagangan data Web3 saat ini terjebak di titik ini. Ketika dataset AI, file asli karya seni digital, aset dunia meta perlu diperdagangkan atau dijadikan jaminan, masalah sebenarnya bukan kecepatan transmisi—melainkan—Saya percaya data ini asli, lengkap, dan tidak dimanipulasi@E5@?
Pembeli tidak bisa mendapatkan bukti netral melalui penyimpanan terpusat tradisional. Di sinilah protokol penyimpanan terdesentralisasi dapat berperan.
Logika inti sangat sederhana: melalui kriptografi dan konsensus global, setiap data diberikan sertifikat digital yang tidak dapat dipalsukan. Sertifikat ini (yang berupa Content Identifier CID dan janji di blockchain) mengikuti data seumur hidup, dan siapa saja bisa memverifikasi secara independen. Ini seperti memberikan data aset sebuah "KTP" yang memiliki kepercayaan global, secara signifikan menurunkan biaya kepercayaan, sehingga data tersebut bisa masuk ke pasar yang lebih luas, keuangan, bahkan aplikasi.
Lalu, dari mana insentif ekonominya? Di sinilah token berperan. Token ini mendorong node untuk menyimpan data secara jujur dan menghasilkan bukti terpercaya, sekaligus sebagai alat pembayaran dasar untuk menggunakan layanan verifikasi tingkat tinggi ini. Nilai token langsung terkait dengan total skala aset data yang beredar di jaringan.
Pada dasarnya, sistem ini membangun "infrastruktur kepercayaan" di era digital.
Begitu data dilengkapi dengan jaminan kepercayaan yang dapat diverifikasi secara global, pasar aset data yang efisien dan minim gesekan baru bisa benar-benar beroperasi. Untuk bidang seperti pelatihan AI, perdagangan hak kekayaan intelektual, dan dunia meta terbuka yang membutuhkan sumber data yang kompleks dan andal, ini bukan sekadar alat—melainkan prasyarat untuk membangun masa depan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
17 Suka
Hadiah
17
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MissingSats
· 2jam yang lalu
Hmm, CID dan komitmen di blockchain terdengar keren, tetapi saat diterapkan secara nyata, apakah node-node tersebut benar-benar menyimpan data dengan jujur, dan siapa yang mengawasi?
Lihat AsliBalas0
SignatureLiquidator
· 01-08 15:31
Kedengarannya kita harus menyelesaikan masalah kepercayaan terlebih dahulu, kalau tidak, perdagangan data ini benar-benar akan sia-sia
Lihat AsliBalas0
AirdropJunkie
· 01-07 18:57
Baik, logika ini terdengar bagus, tetapi berapa banyak proyek yang benar-benar dapat direalisasikan? Kebanyakan masih sebatas wacana di atas kertas
Lihat AsliBalas0
LiquidatedTwice
· 01-07 18:57
Benar, mengunggah data ke blockchain memang menyelesaikan masalah kepercayaan, tetapi siapa yang menjamin bahwa CID itu sendiri tidak telah diubah?
Lihat AsliBalas0
DataBartender
· 01-07 18:55
Oh akhirnya ada yang tepat sasaran, CID berjanji di chain yang dipasangkan ini benar-benar luar biasa
Lihat AsliBalas0
ReverseTradingGuru
· 01-07 18:47
Kata-kata terdengar bagus, tapi berapa banyak yang benar-benar bisa direalisasikan? Saya lihat sebagian besar masih bermain konsep saja.
Cobalah bayangkan sebuah skenario ekstrem: di pasar perdagangan global tidak ada yang bisa membuktikan asal-usul barang. Barang palsu bertebaran di mana-mana, setiap transaksi harus mengeluarkan biaya besar untuk memverifikasi keaslian, skala bisnis pun tidak bisa berkembang.
Perdagangan data Web3 saat ini terjebak di titik ini. Ketika dataset AI, file asli karya seni digital, aset dunia meta perlu diperdagangkan atau dijadikan jaminan, masalah sebenarnya bukan kecepatan transmisi—melainkan—Saya percaya data ini asli, lengkap, dan tidak dimanipulasi@E5@?
Pembeli tidak bisa mendapatkan bukti netral melalui penyimpanan terpusat tradisional. Di sinilah protokol penyimpanan terdesentralisasi dapat berperan.
Logika inti sangat sederhana: melalui kriptografi dan konsensus global, setiap data diberikan sertifikat digital yang tidak dapat dipalsukan. Sertifikat ini (yang berupa Content Identifier CID dan janji di blockchain) mengikuti data seumur hidup, dan siapa saja bisa memverifikasi secara independen. Ini seperti memberikan data aset sebuah "KTP" yang memiliki kepercayaan global, secara signifikan menurunkan biaya kepercayaan, sehingga data tersebut bisa masuk ke pasar yang lebih luas, keuangan, bahkan aplikasi.
Lalu, dari mana insentif ekonominya? Di sinilah token berperan. Token ini mendorong node untuk menyimpan data secara jujur dan menghasilkan bukti terpercaya, sekaligus sebagai alat pembayaran dasar untuk menggunakan layanan verifikasi tingkat tinggi ini. Nilai token langsung terkait dengan total skala aset data yang beredar di jaringan.
Pada dasarnya, sistem ini membangun "infrastruktur kepercayaan" di era digital.
Begitu data dilengkapi dengan jaminan kepercayaan yang dapat diverifikasi secara global, pasar aset data yang efisien dan minim gesekan baru bisa benar-benar beroperasi. Untuk bidang seperti pelatihan AI, perdagangan hak kekayaan intelektual, dan dunia meta terbuka yang membutuhkan sumber data yang kompleks dan andal, ini bukan sekadar alat—melainkan prasyarat untuk membangun masa depan.