Belakangan ini saya mengenal proyek SAI, dan cukup menarik. Gameplay inti adalah pengguna mengirimkan ide kreatif dan prompt, AI bertanggung jawab untuk membantu menghasilkan gambar dan video, kemudian semua konten dikumpulkan di satu platform, untuk dilihat, berinteraksi, dan berbagi oleh semua orang.
Dari segi antarmuka interaktif, logika desainnya agak mirip dengan IG—ada aliran informasi, like, komentar, dan semua fitur tersebut, perbedaan terbesar adalah hampir semua konten di platform ini berasal dari kreasi AI. Kombinasi konten yang dihasilkan AI + atribut sosial ini memberikan pengalaman konsumsi dan kreasi konten yang benar-benar baru bagi pengguna.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MEVHunterBearish
· 01-10 02:37
Bro, ini bukan versi AI dari 小红书 (Xiaohongshu) ya, tapi semua kontennya dihasilkan, rasanya agak kosong nih
SAI lebih mudah digunakan daripada Instagram, bener gak?
Selalu merasa platform AI ini berlomba-lomba membuat UX-nya lebih mirip aplikasi sosial tradisional ya
Satu kata kunci dimasukkan, gambar langsung dihasilkan, lalu tinggal menunggu like? Berapa lama rasa segar ini bisa bertahan?
Ide yang cukup menarik, tapi tergantung kualitas pengguna seperti apa
Komunitas konten yang dihasilkan AI ini bisa menyimpan sesuatu yang berharga, atau cuma hiburan semata?
Tapi yang penting juga tergantung bagaimana desain model token-nya, kalau tidak ya cuma galeri gambar yang berlapis web3
Gabungan IG + AI terdengar bagus, tapi kualitas kontennya cukup meragukan
Jadi, apakah pengguna benar-benar akan berinteraksi dengan konten yang dihasilkan AI, rasanya agak diragukan
Apakah hal semacam ini akan sukses atau tidak, tergantung pada aktivitas pengguna awalnya ya
Lihat AsliBalas0
StableGenius
· 01-08 19:06
Jadi pada dasarnya Instagram tetapi semuanya digabungkan oleh model difusi... ya biarkan saya jelaskan mengapa ini akhirnya akan gagal dalam 18 bulan
Lihat AsliBalas0
UncommonNPC
· 01-07 16:58
Gabungan gambar AI+media sosial, singkatnya adalah menganggap prompt sebagai bahasa kreativitas yang baru, cukup menarik
Lihat AsliBalas0
AlphaLeaker
· 01-07 16:58
Konten yang dibuat AI menjadi social, idenya memang segar, tapi apakah benar-benar bisa mempertahankan pengguna?
SAI ini agak mirip IG cuma pakai shell AI, poinnya tetap apakah kualitas konten bisa bagus
Jujur, sekarang konten AI begitu banyak, gimana caranya jamin daya saing diferensiasi platform?
Gameplay prompt memang menarik, cuma nggak tahu aktivitas komunitas gimana
Strategi ini terasa plagiat desain interaksi IG, intinya masih lihat kualitas output AI
Konten AI + atribut sosial memang terdengar bagus, tapi user retention beneran jadi masalah sih
Lihat AsliBalas0
TopBuyerForever
· 01-07 16:49
Ini seperti menjual kreativitas sebagai prompt, padahal kreativitas sejati tetap AI
SAI ini sebenarnya hanya IG yang berganti kulit, tapi semua kontennya dihasilkan AI terdengar cukup magis
Saya sudah bosan dengan gambar yang dihasilkan AI, akankah atribut sosial bisa menyelamatkan jalur ini? Agak meragukan
Cukup dengan mengirim prompt bisa melompat-lompat di platform, sekarang semua orang jadi kreator
Intinya tetap AI, di mana kreativitasmu? Apakah hanya ide dan naskah?
Rasanya seperti komunitas berbagi prompt dibalut dengan lapisan sosial, berapa lama sensasi ini bisa bertahan, tidak pasti
Sekali lagi AI dan sosial, kombinasi ini bisa memikat siapa, agak sulit dipastikan
Surga bagi pemain prompt? Atau hanya sesuatu yang bersifat sementara
Lihat AsliBalas0
PoolJumper
· 01-07 16:33
Konten yang dihasilkan AI saat ini cukup kompetitif, tapi logika SAI ini memang segar, cuma belum tahu apakah kualitas kontennya bisa stabil.
UI dari IG langsung dipindahkan saja, lalu bagaimana membedakan atribut sosialnya?
Pada dasarnya ini tetap menguji kemampuan prompt, orang yang kreatif pasti akan mendapatkan keuntungan.
Rasanya akan banyak konten buruk yang menumpuk, scroll penuh gambar AI yang membosankan.
Tapi ide dasarnya bagus, kita lihat nanti bagaimana operasionalnya.
Belakangan ini saya mengenal proyek SAI, dan cukup menarik. Gameplay inti adalah pengguna mengirimkan ide kreatif dan prompt, AI bertanggung jawab untuk membantu menghasilkan gambar dan video, kemudian semua konten dikumpulkan di satu platform, untuk dilihat, berinteraksi, dan berbagi oleh semua orang.
Dari segi antarmuka interaktif, logika desainnya agak mirip dengan IG—ada aliran informasi, like, komentar, dan semua fitur tersebut, perbedaan terbesar adalah hampir semua konten di platform ini berasal dari kreasi AI. Kombinasi konten yang dihasilkan AI + atribut sosial ini memberikan pengalaman konsumsi dan kreasi konten yang benar-benar baru bagi pengguna.