Ada perbedaan penting yang perlu dibuat: menekan kemampuan seseorang untuk berbicara secara fundamental berbeda dari mengejar solusi hukum ketika pernyataan palsu menyebabkan kerusakan nyata. Ketika konten fitnah menyebar dan menyebabkan kerugian, mencari ganti rugi melalui pengadilan bukan tentang membungkam diskusi—ini tentang akuntabilitas atas kebohongan yang sudah beredar. Itulah sebabnya saya mengambil tindakan hukum terhadap mereka yang menyebarkan klaim palsu tentang saya. Batas antara sensor dan keadilan sangat penting.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
21 Suka
Hadiah
21
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasBankrupter
· 01-09 20:14
Eh, logik ini... bantuan hukum vs pengujian, memang harus dibedakan dengan jelas, tidak semua "dituntut" adalah penindasan terhadap kebebasan berpendapat.
Lihat AsliBalas0
GhostChainLoyalist
· 01-08 23:13
Eh tidak, logikanya agak mau main kartu hukum ya, rasanya agak masuk akal tapi belum sepenuhnya meyakinkan saya...
Lihat AsliBalas0
AllInAlice
· 01-08 04:42
Eh iya, benar sekali, menyebarkan berita bohong dan membela hak memang dua hal yang berbeda. Jika difitnah, harus berjuang keras, jangan biarkan kebohongan itu tersebar sia-sia.
Lihat AsliBalas0
LiquidationSurvivor
· 01-07 04:56
Eh, aku merasa logikanya agak membingungkan... Kebebasan berpendapat dan tanggung jawab hukum memang harus dibahas secara terpisah, tapi masalah sebenarnya adalah siapa yang akan mendefinisikan apa itu "pernyataan palsu" kan?
Lihat AsliBalas0
SellLowExpert
· 01-07 04:52
Logik ini tidak ada masalah, dan fitnah serta kebebasan berpendapat memang tidak bisa disamakan. Menuntut tanggung jawab atas kebohongan tidak sama dengan memblokir suara, keduanya memiliki sifat yang sama sekali berbeda.
Lihat AsliBalas0
GamefiEscapeArtist
· 01-07 04:50
Hmm... Batas antara fitnah dan kebebasan berpendapat memang mudah menjadi kabur. Tapi logika ini kadang-kadang juga sangat mudah disalahgunakan.
Ada perbedaan penting yang perlu dibuat: menekan kemampuan seseorang untuk berbicara secara fundamental berbeda dari mengejar solusi hukum ketika pernyataan palsu menyebabkan kerusakan nyata. Ketika konten fitnah menyebar dan menyebabkan kerugian, mencari ganti rugi melalui pengadilan bukan tentang membungkam diskusi—ini tentang akuntabilitas atas kebohongan yang sudah beredar. Itulah sebabnya saya mengambil tindakan hukum terhadap mereka yang menyebarkan klaim palsu tentang saya. Batas antara sensor dan keadilan sangat penting.