Akun retail menyusut, akar penyebabnya seringkali bukan terletak pada pemilihan koin, melainkan pada dimanipulasi oleh ritme pasar.
Pernahkah Anda memperhatikan? Modal besar biasanya beroperasi mengikuti pola yang sudah pasti——
Pertama, mereka melakukan dump masif, menciptakan suasana panik ekstrem, membuat Anda melihat harga koin turun drastis hingga mentalitas hancur, akhirnya tidak tahan lagi dan memotong kerugian keluar. Kemudian mereka beralih ke shaking-out, menggoyangkan harga naik turun berulang kali, menguras kesabaran Anda, hingga Anda kelelahan secara fisik dan mental dan memilih untuk pergi. Setelah sebagian besar retail sudah pergi, mereka mulai menarik harga, menggunakan beberapa berita positif untuk menarik retail mengejar kenaikan. Langkah terakhir sangat kejam——saat Anda dengan antusias membeli, mereka dump di level tinggi, menyelesaikan pemanenan terakhir.
Singkatnya, mereka memangsa kelemahan sifat manusia. Anda akan panik saat harga turun, dan sebaliknya tergoda oleh keserakahan saat harga naik, mengejar kenaikan dan menjual saat turun hampir menjadi refleks kondisional.
Ingin balik modal? Bukan dengan prediksi ajaib, melainkan menguasai ritme Anda sendiri. Pegang teguh rencana trading tanpa mengubahnya sembarangan, lihat struktur sebenarnya dari pergerakan harga, tunggu dengan sabar sinyal yang pasti, kemudian ambil tindakan tegas. Apakah akun Anda bisa pulih, pada akhirnya bergantung pada apakah Anda mampu membebaskan diri dari pengikat emosi, dan menguasai kembali inisiatif trading.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
22 Suka
Hadiah
22
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropHunterKing
· 01-08 09:37
Aduh, pola ini sangat akrab bagi saya, sama seperti perjalanan hati saya saat terjebak saat bermain saham tahun lalu.
Lihat AsliBalas0
AltcoinTherapist
· 01-08 00:31
Aduh, benar banget, gue selalu kena lagi setiap kali.
Lihat AsliBalas0
LucidSleepwalker
· 01-07 04:56
Saya kembali mengalami kerugian dan masih belum tahu penyebabnya, ya... Tampaknya memang harus berhenti kebiasaan mengikuti tren dan menjual saat harga naik atau turun secara impulsif.
Lihat AsliBalas0
LuckyBlindCat
· 01-07 04:55
Sungguh, yang paling saya sesali sekarang adalah saat saya dihancurkan oleh gelombang fluktuasi yang membuat mental saya meledak.
Lihat AsliBalas0
blockBoy
· 01-07 04:54
Benar-benar terkejut dan kaget, baru menyadari setelah terlambat
Akun retail menyusut, akar penyebabnya seringkali bukan terletak pada pemilihan koin, melainkan pada dimanipulasi oleh ritme pasar.
Pernahkah Anda memperhatikan? Modal besar biasanya beroperasi mengikuti pola yang sudah pasti——
Pertama, mereka melakukan dump masif, menciptakan suasana panik ekstrem, membuat Anda melihat harga koin turun drastis hingga mentalitas hancur, akhirnya tidak tahan lagi dan memotong kerugian keluar. Kemudian mereka beralih ke shaking-out, menggoyangkan harga naik turun berulang kali, menguras kesabaran Anda, hingga Anda kelelahan secara fisik dan mental dan memilih untuk pergi. Setelah sebagian besar retail sudah pergi, mereka mulai menarik harga, menggunakan beberapa berita positif untuk menarik retail mengejar kenaikan. Langkah terakhir sangat kejam——saat Anda dengan antusias membeli, mereka dump di level tinggi, menyelesaikan pemanenan terakhir.
Singkatnya, mereka memangsa kelemahan sifat manusia. Anda akan panik saat harga turun, dan sebaliknya tergoda oleh keserakahan saat harga naik, mengejar kenaikan dan menjual saat turun hampir menjadi refleks kondisional.
Ingin balik modal? Bukan dengan prediksi ajaib, melainkan menguasai ritme Anda sendiri. Pegang teguh rencana trading tanpa mengubahnya sembarangan, lihat struktur sebenarnya dari pergerakan harga, tunggu dengan sabar sinyal yang pasti, kemudian ambil tindakan tegas. Apakah akun Anda bisa pulih, pada akhirnya bergantung pada apakah Anda mampu membebaskan diri dari pengikat emosi, dan menguasai kembali inisiatif trading.