Asosiasi Bankir Amerika Serikat yang berada di bawah naungan Komite Bankir Komunitas baru-baru ini memberi tekanan kepada Senat, berharap menambahkan satu ketentuan keras dalam RUU pengaturan mata uang kripto yang sedang didorong—yaitu tidak membiarkan pihak terkait stablecoin (seperti bursa) menghindari pengawasan secara tidak langsung melalui penyediaan hasil atau bunga.
Kejadiannya seperti ini: meskipun《GENIUS Act》 sudah lama secara tegas melarang penerbit stablecoin membayar bunga langsung kepada pengguna, beberapa platform menemukan jalan alternatif—mereka sendiri tidak membayar bunga, melainkan membiarkan bursa atau mitra lain yang membayar. Dengan begitu, pengguna tetap bisa mendapatkan hasil dari kepemilikan token, dan maksud dari RUU tersebut pun "diartikan secara kreatif".
Poin kekhawatiran para bankir sangat sederhana: jika stablecoin dibiarkan seperti ini, mereka akan kehilangan bisnis simpanan dan pinjaman mereka. Sebelumnya, Institute of Financial Policy telah mengeluarkan peringatan keras, mengatakan bahwa jika celah ini tidak diperbaiki, bisa menyebabkan aliran dana hingga 6,6 triliun dolar AS ke bidang kripto.
Tampaknya ini adalah babak baru dari pertarungan antara keuangan tradisional dan pasar yang sedang berkembang. Regulasi akan memutuskan bagaimana, dan harus dilihat apakah legislasi kali ini benar-benar mampu menutup semua kemungkinan "cara-cara" yang ada.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
Ser_This_Is_A_Casino
· 01-08 19:59
Haha, keuangan tradisional mulai panik lagi, kali ini benar-benar takut
Sekali lagi dengan dalih "kami ingin melindungi konsumen" memainkan drama perebutan wilayah, angka 6.6 triliun ini saja sudah menunjukkan betapa paniknya bank-bank
Ngomong-ngomong, trik bursa yang satu ini sudah saya lihat sejak lama, intinya mencari mitra untuk menghindari pengawasan, pola dalam keuangan memang segitu-gitu saja
Lihat AsliBalas0
GhostAddressHunter
· 01-08 14:25
Sedang bermain permainan kata lagi, bankir menjadi panik haha
Lihat AsliBalas0
DegenTherapist
· 01-07 04:50
哈,又是老一套,bankir-bankir itu panik, makanya nggak heran
Lihat AsliBalas0
RugDocDetective
· 01-07 04:45
Haha, bankir ini benar-benar panik, menutup satu celah malah muncul sepuluh lagi
Lihat AsliBalas0
SchrodingerGas
· 01-07 04:42
Ha, it's this "whack-a-mole" regulatory game again. Why are the bankers in such a hurry? The legislative loopholes are as big as a testnet snapshot—plug one hole and another opens up. The key is, market efficiency always outpaces regulators, and arbitrage opportunities, once they open up, can't be closed—that's game theory equilibrium right there.
Lihat AsliBalas0
GasFeeCryer
· 01-07 04:41
Haha bankir ini begitu terburu-buru, menunjukkan bahwa stablecoin memang menyentuh titik lemah mereka
Lihat AsliBalas0
quietly_staking
· 01-07 04:34
Haha, bankir benar-benar panik, ini adalah sinyal bullish terbesar.
Asosiasi Bankir Amerika Serikat yang berada di bawah naungan Komite Bankir Komunitas baru-baru ini memberi tekanan kepada Senat, berharap menambahkan satu ketentuan keras dalam RUU pengaturan mata uang kripto yang sedang didorong—yaitu tidak membiarkan pihak terkait stablecoin (seperti bursa) menghindari pengawasan secara tidak langsung melalui penyediaan hasil atau bunga.
Kejadiannya seperti ini: meskipun《GENIUS Act》 sudah lama secara tegas melarang penerbit stablecoin membayar bunga langsung kepada pengguna, beberapa platform menemukan jalan alternatif—mereka sendiri tidak membayar bunga, melainkan membiarkan bursa atau mitra lain yang membayar. Dengan begitu, pengguna tetap bisa mendapatkan hasil dari kepemilikan token, dan maksud dari RUU tersebut pun "diartikan secara kreatif".
Poin kekhawatiran para bankir sangat sederhana: jika stablecoin dibiarkan seperti ini, mereka akan kehilangan bisnis simpanan dan pinjaman mereka. Sebelumnya, Institute of Financial Policy telah mengeluarkan peringatan keras, mengatakan bahwa jika celah ini tidak diperbaiki, bisa menyebabkan aliran dana hingga 6,6 triliun dolar AS ke bidang kripto.
Tampaknya ini adalah babak baru dari pertarungan antara keuangan tradisional dan pasar yang sedang berkembang. Regulasi akan memutuskan bagaimana, dan harus dilihat apakah legislasi kali ini benar-benar mampu menutup semua kemungkinan "cara-cara" yang ada.