Cara melihat "dividen saham" dan tips memilih saham dividen yang tepat waktu

Mengapa Harus Melihat Saham Dividen?

Investasi dalam saham dividen adalah pilihan yang baik ketika pasar cukup tenang dan tidak berharap harga saham akan melonjak tinggi, karena selain mendapatkan arus kas dari kepemilikan saham (seperti bunga dari deposito), juga memiliki peluang untuk mendapatkan kenaikan modal dari ekspansi harga saham di masa depan. Dan yang terpenting, Anda akan menjadi bagian dari perusahaan yang Anda investasikan.

Apa sebenarnya saham dividen

Saham dividen adalah saham perusahaan yang memiliki kebijakan membayar laba kepada pemegang saham secara rutin, di mana jumlah yang dibayarkan tergantung pada laba yang diperoleh perusahaan dan persetujuan dari rapat umum pemegang saham.

Contoh nyata: Jika saham ABC mengumumkan XD (Exclude Dividend) dengan tarif 1,75 Baht/saham, dan Anda memegang 10.000 saham sebelum hari XD, Anda akan menerima dividen sebesar 17.500 Baht (sebelum dipotong pajak 10%).

Yang perlu dipahami adalah dividen berasal dari laba, bukan modal. Setiap tahun perusahaan membagi laba untuk diinvestasikan kembali, dan sisanya dikembalikan kepada pemegang saham, yang bisa berupa laba tahunan, laba khusus, atau laba akumulasi dari tahun sebelumnya.

Berapa banyak bentuk atau metode pembayaran dividen

Dibagi berdasarkan jenis pembayaran

1) Dibayar dalam bentuk uang tunai - Cara yang paling umum, langsung masuk ke rekening (dipotong pajak 10%).

2) Dibayar dalam bentuk saham - Mendapat saham biasa yang baru diterbitkan sebagai pengganti, yang membantu perusahaan menyimpan uang tunai, tetapi akan menurunkan harga saham (dilusi) karena jumlah saham di pasar bertambah.

Dibagi berdasarkan waktu pembayaran

Dividen tahunan - Dibayar sekali setahun setelah penutupan laporan keuangan (sekitar Maret), setelah disetujui rapat umum pemegang saham dan dibayar satu bulan kemudian.

Dividen interim - Dibayar di luar periode tahunan (misalnya Agustus-September), untuk perusahaan yang membayar dua kali setahun.

Tiga angka yang harus dilihat investor untuk menilai saham dividen

1) Kebijakan pembayaran dividen (Dividend Policy)

Setiap perusahaan memiliki kerangka pembayaran sendiri, misalnya:

  • INTUCH membayar 100% dari dividen dari anak perusahaan
  • PTT membayar tidak kurang dari 25% dari laba bersih

Jika INTUCH memiliki laba per saham (EPS) sebesar 3,3 Baht, diperkirakan akan membayar sekitar 3,3 Baht. Sedangkan PTT dengan EPS 2,64 Baht akan membayar tidak kurang dari 0,66 Baht.

2) Rasio pembayaran dividen (Dividend Payout Ratio)

Rumus: (Dividen per saham ÷ Laba bersih per saham) × 100

Ini memberi tahu Anda berapa persen laba perusahaan dibagikan kepada pemegang saham, misalnya:

  • INTUCH tahun 2022 membayar 4,72 Baht, sedangkan EPS hanya 3,28 Baht = rasio 144% (perusahaan menggunakan laba ditahan)

3) Imbal hasil dividen (Dividend Yield)

Rumus: (Dividen per saham ÷ Harga saat ini) × 100

Ini yang paling penting! Memberi tahu Anda hasil pengembalian nyata sesuai biaya Anda.

Contoh:

  • INTUCH membayar 4,72 Baht pada harga 72,75 Baht = Yield 6,5%
  • Jika Anda membeli dengan harga 50 Baht = Yield 9,44%
  • Jika membeli dengan harga 80 Baht = Yield hanya 5,9%

Inilah alasan mengapa timing pembelian sangat penting!

5 Teknik memilih saham dividen agar tidak terjebak dalam perangkap

1) Cari perusahaan yang berkelanjutan dalam menghasilkan laba

Dividen harus berasal dari laba, tanpa laba tidak ada dividen. Jadi pilih perusahaan yang kuat dari segi fundamental (lihat ROE, debt-to-equity, industri yang berkembang).

2) Jangan terlalu berharap dari rasio dividen yang “luar biasa”

Saham dividen dengan rasio tinggi yang membayar secara konsisten tidak pernah ada. Jika menemukan yang seperti ini, perlu diselidiki lebih dalam:

  • Apakah hanya membayar sekali saja?
  • Apakah menggunakan laba ditahan (yang akan habis dalam beberapa tahun)?

Seringkali investor mendapatkan dividen tinggi hanya 2-3 kali, lalu harus menahan saham yang mengalami kerugian dalam waktu lama.

3) Periksa riwayat pembayaran, selama 5 tahun terakhir

Perusahaan yang membayar dividen secara konsisten dan dalam rasio yang masuk akal menunjukkan kestabilan keuangan, lebih baik daripada yang fluktuatif tanpa pola.

4) Pertimbangkan biaya pembelian

Contoh: saham yang sama membayar dividen 1 Baht

  • A membeli dengan biaya 5 Baht → Yield 20%
  • B membeli dengan biaya 6 Baht → Yield 16,6%

Biaya rendah = hasil tinggi. Timing pembelian sangat penting.

5) Tingkat inflasi akan “menggerogoti” keuntungan Anda

Dividen harus dibandingkan dengan inflasi. Jika inflasi rata-rata 2% per tahun, tetapi dividen hanya 1,5%, Anda secara tidak langsung mengalami kerugian. Oleh karena itu, carilah dividen dari 3-5% ke atas.

Langkah-langkah membeli saham dividen dari nol sampai menerima uang

Langkah 1: Buka rekening saham di broker

Dokumen yang diperlukan: salinan KTP, halaman buku tabungan, formulir pendaftaran dari broker. Mungkin perlu menunjukkan riwayat gaji 3 bulan untuk mengajukan limit kredit.

Tips: Daftar E-Dividend Service bersamaan agar dividen otomatis masuk ke rekening bank (menghemat waktu).

Waktu persetujuan: 1-5 hari kerja.

Langkah 2: Transfer dana ke rekening

Setelah disetujui, transfer dana sebagai modal trading dan tunggu timing yang tepat.

Langkah 3: Cari dan pantau

Gunakan alat seperti:

  • Watch List untuk mengikuti harga
  • Grafik teknikal (TA) untuk menemukan titik beli yang baik
  • Valuasi untuk analisis harga wajar (Fair Value).

Langkah 4: Pantau kinerja

Baca laba/rugi tahunan → Perkiraan dividen → Tunggu pengumuman XD Day → Periksa rapat umum pemegang saham.

Penting: Harus memegang saham sampai hari XD agar berhak atas dividen. Jual sebelum XD = tidak mendapatkan dividen.

Langkah 5: Terima dividen

Dana masuk ke rekening bank yang terdaftar di E-Dividend dalam waktu 1 bulan (dipotong pajak 10% dan), dan dapat dikurangkan dari pajak akhir tahun.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa hari sebelum XD harus membeli? Bisa membeli kapan saja sebelum XD, tetapi dilarang membeli pada hari XD karena XD = Exclude Dividend.

Di mana melihat saham dividen?

  • Situs set.or.th lihat Dividend Payout Ratio dan Dividend Yield
  • Pantau indeks SETHD (yang mencakup 30 saham dividen tertinggi)
  • Cek laba perusahaan + kebijakan dividen.

Kapan waktu terbaik membeli agar hasil maksimal? Menurut teori Efficient Market, harga saham cukup “menyerap” berita dividen, jadi jika membeli setelah pengumuman, harga mungkin sudah tinggi.

Tips: Beli saat harga saham turun mengikuti pasar sebelum perusahaan mengumumkan hasil kinerja, untuk menghindari membeli dengan harga tinggi.

Ringkasan singkat

Saham dividen cocok untuk investor yang menginginkan: ✓ Arus kas tetap dari kepemilikan saham ✓ Peluang kenaikan modal jangka panjang ✓ Konsistensi pendapatan

Tapi harus berhati-hati: jangan mengikuti sinyal dengan rasio dividen tinggi, periksa fundamental, riwayat pembayaran, pilih waktu beli yang tepat, dan bersedia memegang saham dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil yang sesungguhnya.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)