OTC adalah bentuk pertukaran aset yang tidak melalui pasar saham sistem lama. Merupakan transaksi langsung antara pembeli dan penjual tanpa melibatkan pihak ketiga. Sistem ini telah digunakan secara luas di pasar Forex, CFD, dan pasar Cryptocurrency. Artikel ini akan memperkenalkan Anda untuk memahami lebih dalam tentang OTC adalah apa, cara kerjanya, manfaat, dan risiko yang terkait dengan investasi seperti ini.
Over-the-Counter (OTC) adalah Sistem Pertukaran yang Desentralisasi
OTC adalah mekanisme perdagangan yang berada di luar kerangka pengawasan tradisional. Perbedaannya dari pasar terpusat adalah penghapusan perantara. Pencari aset digital, Forex, atau komoditas dapat bernegosiasi langsung dengan mitra mereka, menentukan kondisi harga dan waktu sesuai kebutuhan, bukan mengikuti aturan pasar terpusat.
Aplikasi OTC meliputi penyimpanan perkiraan berbagai aset, baik itu sekuritas digital, mata uang asing, maupun instrumen derivatif. Namun, fleksibilitas ini datang dengan risiko yang tidak boleh diabaikan, seperti risiko penipuan atau kerusakan data.
Kelebihan dan Kekurangan Investasi OTC
Manfaat yang Jelas
Kebebasan Waktu – Pasar buka 24/7 tanpa terhambat oleh jam operasional pasar tradisional
Akses ke Aset yang Lebih Langka – Bisa membeli dan menjual sekuritas dan derivatif yang tidak terdaftar di pasar saham resmi
Kemudahan untuk Perusahaan Kecil – OTC memberikan peluang bagi banyak perusahaan yang mungkin tidak memenuhi syarat pencatatan di pasar saham
Biaya Lebih Hemat – Dapat bernegosiasi langsung mengenai biaya dan berpotensi mendapatkan keuntungan lebih tinggi
Tantangan yang Perlu Diperhatikan
Kurangnya Perlindungan dari Otoritas Pengawas – Tidak ada penyelidikan ketat, meningkatkan risiko penipuan
Risiko Tinggi pada Aset Itu Sendiri – Banyak perusahaan yang melakukan trading melalui OTC mungkin memiliki kualitas rendah, harga saham lemah, dan volatilitas tinggi
Kurangnya Transparansi dan Pelaporan – Informasi tentang OTC sering tidak konsisten, menyulitkan investor dalam pengambilan keputusan
Cara Kerja OTC di Pasar Forex, CFD, dan Cryptocurrency
Di pasar Forex – Perdagangan mata uang asing melalui OTC memungkinkan pencari untuk melakukan trading untuk spekulasi atau lindung nilai, dari pagi hingga malam hari di berbagai negara di seluruh dunia.
Untuk CFD – Kontrak selisih harga seperti emas, minyak, atau saham asing dapat diperdagangkan di luar jam tutup pasar saham. Platform yang mendukung OTC membantu Anda bernegosiasi langsung dengan pembeli dan penjual tanpa melalui bank sentral.
Dalam hal Cryptocurrency – OTC digunakan untuk memfasilitasi perdagangan jumlah besar aset digital yang aman dan pribadi. Banyak investor institusional memilih jalur ini untuk mengurangi dampak terhadap harga di pasar.
Kesimpulan – Keamanan OTC dan Hal yang Perlu Diketahui Investor
Secara umum, OTC adalah sistem yang memiliki risiko tinggi karena ketentuan pelaporan yang longgar, dan aset yang diperdagangkan melalui jalur ini cenderung lebih volatil karena kurangnya penegakan aturan yang ketat. Jadi, jika Anda tertarik dengan OTC, ini adalah jalur yang cocok untuk Anda atau tidak, harus dipelajari dan dianalisis secara mendalam, karena setiap investasi selalu membawa risiko.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Memahami OTC adalah sistem perdagangan yang mengubah lanskap investasi
OTC adalah bentuk pertukaran aset yang tidak melalui pasar saham sistem lama. Merupakan transaksi langsung antara pembeli dan penjual tanpa melibatkan pihak ketiga. Sistem ini telah digunakan secara luas di pasar Forex, CFD, dan pasar Cryptocurrency. Artikel ini akan memperkenalkan Anda untuk memahami lebih dalam tentang OTC adalah apa, cara kerjanya, manfaat, dan risiko yang terkait dengan investasi seperti ini.
Over-the-Counter (OTC) adalah Sistem Pertukaran yang Desentralisasi
OTC adalah mekanisme perdagangan yang berada di luar kerangka pengawasan tradisional. Perbedaannya dari pasar terpusat adalah penghapusan perantara. Pencari aset digital, Forex, atau komoditas dapat bernegosiasi langsung dengan mitra mereka, menentukan kondisi harga dan waktu sesuai kebutuhan, bukan mengikuti aturan pasar terpusat.
Aplikasi OTC meliputi penyimpanan perkiraan berbagai aset, baik itu sekuritas digital, mata uang asing, maupun instrumen derivatif. Namun, fleksibilitas ini datang dengan risiko yang tidak boleh diabaikan, seperti risiko penipuan atau kerusakan data.
Kelebihan dan Kekurangan Investasi OTC
Manfaat yang Jelas
Tantangan yang Perlu Diperhatikan
Cara Kerja OTC di Pasar Forex, CFD, dan Cryptocurrency
Di pasar Forex – Perdagangan mata uang asing melalui OTC memungkinkan pencari untuk melakukan trading untuk spekulasi atau lindung nilai, dari pagi hingga malam hari di berbagai negara di seluruh dunia.
Untuk CFD – Kontrak selisih harga seperti emas, minyak, atau saham asing dapat diperdagangkan di luar jam tutup pasar saham. Platform yang mendukung OTC membantu Anda bernegosiasi langsung dengan pembeli dan penjual tanpa melalui bank sentral.
Dalam hal Cryptocurrency – OTC digunakan untuk memfasilitasi perdagangan jumlah besar aset digital yang aman dan pribadi. Banyak investor institusional memilih jalur ini untuk mengurangi dampak terhadap harga di pasar.
Kesimpulan – Keamanan OTC dan Hal yang Perlu Diketahui Investor
Secara umum, OTC adalah sistem yang memiliki risiko tinggi karena ketentuan pelaporan yang longgar, dan aset yang diperdagangkan melalui jalur ini cenderung lebih volatil karena kurangnya penegakan aturan yang ketat. Jadi, jika Anda tertarik dengan OTC, ini adalah jalur yang cocok untuk Anda atau tidak, harus dipelajari dan dianalisis secara mendalam, karena setiap investasi selalu membawa risiko.